
Sudah hampir setengah jam Rani meninggal kan Reno di meja makan. Reno jadi merasa khawatir dia takut akan terjadi sesuatu yg buruk pada Rani. Akhirnya Reno mencari Rani ke toilet. Namun tak ketemu juga, Reno semakin khawatir. dia mencoba menghubungi ponsel Rani namun tak kunjung di angkat oleh Rani.
" Tu bocah kemana sih. Seneng banget bikin orang khawatir". Omel Reno sambil berjalan mencari keberadaan Rani. Tak lama kemudian Reno berhenti dan memandang kearah taman.
"Apa mungkin dia ke taman". Tanya reno pada dirinya sendiri.
Akhirnya Reno memutuskan untuk mencari keberadaan Rani di taman. Reno melihat ada tiga orang di taman dan dia melangkah untuk memastikan apakah ada Rani di situ.
Dika melihat ada seseorang yang berjalan mendekat ke arah mereka langsung menghampiri orang tersebut dan dia terkejut setelah mengetahui siapa orang itu.
" ren Lo sedang apa di sini". tanya dika
" gue sedang cari Rani apa Lo lihat? tanya Reno.
" Rani sedang bersama Lia. biarkan mereka bersama untuk beberapa saat, selama ini mereka Uda gak ada waktu untuk bersama karna Lo". ucap Dika dengan muka dingin dan terpancar tatapan tak suka terhadap Reno.
Reno hanya diam tak menanggapi apa yg barusan di katakan oleh Dika. Reno berjalan menuju bangku taman yg telah di sediakan.
Tak lama kemudian Rani dan Lia menghampiri Dika dan Reno.
" Kok Lo ada di sini ren? tanya Rani
__ADS_1
" Gue cuma cari udara segar aja".
" kirain Lo cariin gue". ucap Rani
" Buat apa gue cariin Lo, gak penting banget". ucap Reno dingin dan memandang Lia sekilas.
Lia hanya bisa menunduk dia tak mau menatap muka Reno dia takut jika tak bisa mengendalikan diri nya. Saat ini jantung Lia serasa mau copot. Lagi lagi dia harus menyaksikan pertengkaran antara Reno dan Rani.
Dika yang melihat gelagat Lia agak berbeda dari yang sebelumnya langsung menghampiri Lia. " Kita pulang yuk li. Uda malam, nanti aku di marahin mama kamu". ucap Dika sambil meraih tangan Lia.
" oh.. ya udah kita pulang, lagian ini juga Uda malam banget. Kalo gitu aku duluan ya ran, ren". ucap Lia sambil memandang Rani dan Reno secara bergantian.
" Ya uda Lo hati hati ya". ucap rani.
" ren pulang yuk". ajak Rani
" ok".
Reno dan Rani akhirnya pulang, Reno mengantarkan Rani sampai rumahnya.
" Lo gak mau singgah dulu ren". ajak Rani pada Reno.
__ADS_1
" Lain kali aja ran, ini juga Uda malam, gue langsung pulang aja ya".
". ohh.. yaudah Lo hati hati ya. emm.. makasih". ucap Rani sambil tersenyum.
" makasih buat apa?
" Karna Lo Uda mau ngajak gue jalan".
" heh. Lo jangan ke GRan gue ajak Lo jalan, karna atas permintaan mami gak lebih, jika mami tak minta ini semua mungkin gue tak mau jalan bareng Lo". ucap Reno sambil mencibir.
Rani terkejut atas perkataan yang di lontarkan oleh Reno kepadanya, dia tak habis pikir dengan Reno. dan entah kenapa hatinya tiba tiba hatinya sakit saat Reno mengatakan kalo semua ini demi maminya. Rani langsung masuk ke dalam rumahnya tanpa melihat Reno.
Reno pun menjalan kan mobilnya, meninggalkan rumah rani. Di sepanjang perjalanan Reno selalu saja memikirkan atas sikap Rani pada nya barusan.
" Apa gue salah ngomong ya sama tu bocah. Lagian ngapain juga dia marah sama gue. Ah. bodok amat lah mau dia marah atau gak gue gak perduli".
bersambung...
salam dari eneng 🤩
Jangan lupa like sama vote nya kk
__ADS_1
terimakasih