Cinta Yang Terhalang Oleh Sahabat

Cinta Yang Terhalang Oleh Sahabat
episode 7


__ADS_3

Rani tak ada pilihan lain selain menerima tawaran yang di ajukan oleh Reno.


Tak ada pilihan lain untuk Rani, jika dia tetap bersi keras untuk tidak setuju sama syarat yang Reno berikan, maka dia tidak akan lagi bisa mengenyam bangku kuliah. Dia tak mau semua cita cita dan harapan orang tuanya hancur karna keegoisan nya.


" nak jika kamu sudah besar jadi lah orang yang berguna, lihat lingkungan sekitar mu bantu mereka. Mama dan papa mu tak mengharap kan uang dari mu nak. Kami akan bangga pada mu jika engkau bisa berguna bagi Nusa dan bangsa ini nak". Ucapan mama Rani kembali terniang di memori Rani, Rani


sekarang kamu harus bertahan dan ingat kamu gak boleh terlihat lemah di depan nya". ucap Rani sembari menyemangati dirinya sendiri.


Tak lama kemudian Reno datang dan langsung menarik tangan Rani. Dan reflek Rani langsung melepas tangan Reno dari tangan nya secara kasar.


" Lo mau ngebunuh gue , hah".Ucap Rani sambil memeriksa pergelangan tangan nya yang terasa sakit.


" Sekarang Lo ikut gue". Ucap Reno datar tak melihat Rani sedetik pun.


" Sekarang?


" Lo gak dengar gue barusan bilang apa?


" Lo yang benar aja, bentar lagi tu kelas mulai. kalo Lo ajak gue pergi terus gue bolos gitu. enak aja, tunggu kelas berakhir ya, gue janji kalo kelas Uda berakhir gue bakal ikut Lo kemana pun Lo pergi. Please".


Reno masih diam belum memberikan jawaban kepada Rani.


"Ok".


__________


Jam pelajaran di mulai dan para mahasiswa sibuk dengan tugas yang di berikan oleh dosen.


"ran lo bantu gue ya ngerjain tugas ini. Pusing kepala gue kalo gue kerjakan sendiri, Lo mau ya bantu gue. mohon Lia pada Rani dengan muka yang di buat sesedih mungkin.


" Ya elah Lo tu ya dari dulu gak berubah


terus bikin gue susah aja. balas Rani pada lia dengan muka yang sedikit di buat agak marah .


" kali ini aja kok ran. mungkin besok besok enggak lagi hehehehe...


" hemmmm...ujar Rani


Tak lama Reno menghampiri mereka yang sedang ngobrol.


" ayo pergi sekarang ". ujar Reno pada Rani

__ADS_1


"Iya. Bentar


Rani pun mulai memasukkan alat tulisnya ke dalam tas nya, Lia tampak bingung dengan percakapan singkat yang terjadi antara Rani dan Reno itu, tapi dia masih memilih untuk diam. Dia tak berani untuk ikut campur urusan mereka. Namun rasa penasaran nya membuat dia ingin bertanya.


" Ran Lo mau kemana sama Reno". ujar Lia kepada Rani dengan tatapan kebingungan nya.


Rani melihat Reno sebentar dan terus membuang napas nya secara kasar


" Reno ngajak gue pergi. tapi gue gak tau mau pergi kemana. jawab Rani sambil merapikan buku bukunya


"ohh...gitu".


Lia kembali diam "wahai hati tenang lah mungkin mereka ada urusan penting.


Lo gak boleh lemah gini wahai hati ku. Lo tu harus kuat, ini lah resiko yang harus Lo terima karna berani mencintai orang yang tak mencintai mu". gumam Lia dalam hati.


" Lia gue pergi dulu". pamit Rani pada lia


" oh.. ya udah Lo hati-hati ya".


Tak lama pun Rani meninggal kan Lia sendiri. lia melihat kepergian mereka dengan tatapan sedih dan dengan hati yang hancur.


"Jika mencintai mu sesakit ini. Maka aku akan terus berjuang sampai kau mau melihat ku dan mengerti akan hati ku ini. Aku yakin suatu saat perasaan ku ini akan kau balas.Wahai hati bersabar lah dalam penantian mu ini". gumam Lia pelan.


________


" Lia tumben Lo sendiri kemana Rani. tanya dika.


Dika adalah salah satu teman Lia dan Rani, namun mereka tak terlalu akrab. karna Lia dan Rani tak ingin akrab dengan lawan jenisnya takutnya nanti mereka mencintai orang yang sama.


" ee..elo dik. Gue kira entah siapa. Tadi tu Rani di ajak pergi sama Reno gak tau deh pergi kemana". ucap Lia kepada Dika


" Jadi Lo sendiri ni. Kebetulan banget gue juga sendiri, Lo mau ke kantin kan bareng yuk".


" gue gak ke kantin dik, gue mau ke taman aja, merilekskan pikiran bentar,.


" ohh. kalo gitu gue temanin ya ke taman. dah lama kita gak ngobrol heheh..


" boleh ayok..


______

__ADS_1


Di tempat lain Reno dan Rani yang kini berada di dalam mobil. Tak ada obrolan di antara mereka. Suasana hening dan senyap.


Tak lama pun mereka sampai ke tempat tujuan mereka, sebuah rumah besar seperti istana. Rani heran dan sesekali dia melirik kepada Reno. Namun Reno tak menanggapi Rani sedikit pun.


" ren ini rumah siapa dan mau ngapain kita kesini. Lo gak ngejual gue kan". tanya Rani dengan tatapan kebingungan nya melihat rumah yang ada di hadapannya saat ini.


Reno sedikit terkejut dan tersenyum tipis atas pertanyaan yang di lontarkan oleh Rani.


" ini rumah gue". ucap Reno datar


" what. Rumah Lo". Rani terkejut dengan jawaban yang di berikan oleh Reno.


" terus Lo ngapain ngajak gue ke sini. Lo mau nyuruh gue jadi pembantu Lo.


lagi lagi Reno ter kekeh dalam hati atas ucapan Rani yang menurut nya konyol. Namun dia masih bisa menahan diri agar tidak tersenyum atau pun tertawa di depan rani,


" pembantu di rumah gue Uda banyak, lagi pula Lo gak termasuk kriteria pembantu di rumah gue.


" lah terus mau ngapain.


" Uda gak usah banyak tanya. yang penting lo harus ikut gue kedalam dan mengiyakan apapun yang gue bilang paham. ucap Reno dengan tatapan dingin nya itu.


'" maksud Lo mengiyakan apa.


" udah deh. gak usah banyak tanyak ikuti aja apa pun yang gue bilang saat di dalam nanti dan nanti jika Lo di tanya sama mami gue lo itu siapa Lo bilang aja, kalo Lo itu pacar gue ngerti.


" pacar". tanya Rani lagi dengan nada agak sedikit tingii.


namun Reno tak lagi menanggapi bicara nya Rani. Dia mulai melangkahkan kakinya untuk masuk kerumahnya. Rani yang masih bingung dengan kata-kata yang di ucapkan oleh Reno Masih diam di tempat dan enggan untuk beranjak dari situ. Reno yang menyadari Rani belum bergerak untuk masuk ke rumahnya udah mulai kesal.


" Lo mau masuk atau gue DO dari kampus. ucap Reno


lagi lagi Reno mengancam nya. Rani tak ada pilihan lagi selain masuk dan mengikuti Reno agar dirinya selamat dan tak di DO dari kampus nya.


**Bersambung....


penasaran dengan kelanjutan nya


yok vote author biar semangat up nya..


jangan lupa like dan komen ya kk

__ADS_1


salam dari eneng 🤩**


__ADS_2