
Aku merogoh saku ku menyerahkan uang lima ribu rupiah untuk membayar ongkos angkot.
dua orang ya bang,,,kataku sambil membayar.
sambil berjalan santai aku memandang dari kejauhan.
wah,,,aku selamat hari ini.gumamku dalam hati, bagaimana tidak, petugas yang biasa nya memeriksa kelengkapan seragam sekolah,pagi ini belum kelihatan.aku tersenyum lebar seketika.
woi,,,, ngapain senyuman-senyum sendiri?
Dea datang menghampiri ku setengah berlari.
enggak ada apa-apa kok Dea.
ah,,, dasar orang aneh,,, gumamnya pelan.
aku hanya tertawa cekikikan melihat sahabat ku yang paling sering ngertiin aku.
masuk kelas yuk,, aku menggandeng tangan nya sambil berjalan.
Dea sahabat ku sejak awal masuk SMA.bahkan hingga saat ini kami masih bersama.
oh iya,Na nanti sepulang sekolah kita mampir yuk?aku menatap nya heran, dan berusaha menyelidiki sesuatu.
mampir kemana De?tanyaku
udah ikut aja,ntar aku kasih tau pas kita jalan.
ooooh,,,,ya sudah.
tapi, jangan lama-lama ya besty, karena aku ada urusan penting.
okey Na,jawabnya berlalu begitu saja,karena bel sudah berbunyi,tanda pelajaran akan di mulai.
tak terasa waktu berlalu begitu cepat,bunyi bel yang paling indah pun terdengar.
kring....kring...kring.
semua siswa-siswi berhamburan keluar gerbang pulang sekolah.seperti biasanya aku bergandengan dengan Dea.saat menuju gerbang sambil bercerita,ada seseorang yang mencuri perhatian ku.dia berdiri di luar gerbang bersama teman-temannya.
Deg,,,,deg,,,,deg
apa-apaan ini,kenapa aku jadi grogi melihatnya.aku berusaha bersikap santai agar tidak terlihat grogi.
Dan kemacetan pun membuat aku dan Dea harus berjalan untuk melewati kemacetan.
saat sedang asik bercerita sambil menyusuri jalan raya, seperti nya ada orang yang sengaja mengikuti kami.
memang banyak anak sekolahan yang berjalan santai sambil cekikikan.
Tapi kali ini, kenapa dia lagi.
Dia Rico,bersama seorang temannya Jhonny.
aku menatap Dea penuh pertanyaan,lalu aku hanya berbisik.
Dea, kenapa Rico berjalan di belakang kita?
__ADS_1
bukankah rumahnya beda arah dengan kita De ?
aneh!
Dea hanya tersenyum dan menjawab,tenang aja.
aku dan Dea pun akhirnya naik angkot,,,
tapi,kenapa Rico dan Jhonny juga ikut.
ini pasti ada sesuatu yang dirahasiakan Dea dariku.Dea hanya tersenyum melihat ku,tapi aku malah melotot ke arahnya,dan menyenggol sepatutnya,meminta penjelasan darinya.Namun aku tidak berhasil.
begitu sampai ditujuan, angkot berhenti.aku turun tanpa menunggu Dea lagi.
Yana,,, yan tunggu aku!
Yan,,Rico ingin bicara dengan mu!
langkah ku terhenti seketika.aku menoleh dan mereka bertiga datang mendekat.
Na, maafkan aku ya,please,,,,
Dea memohon,
huff,,baiklah, maafkan aku juga.lain kali jangan ada rahasia lagi,okey?jawabku.
okey yana.sekarang kita jalan?
ayo,,kami pun berjalan bersama.
sambil berjalan,Rico berjalan mendekati ku.
Na,perut ku lapar nih!kita makan dulu ya,sahutnya begitu cepat.
Rico dan Jhonny pun setuju.mungkin cacing ditubuh Dea itu sudah meronta-ronta kelaparan,dia bahkan meninggal kan aku berjalan bersama Rico.
awas aja ya kamu Dea!!
kami pun masuk ke salah satu tempat makan kesukaan anak sekolahan.Dea,bahkan sengaja duduk berdua dengan Jhonny.
aku memilih tempat dudukku sambil melirik ke arah Dea,yang sengaja tidak memperhatikan tatapan ku.
Dan ya,Rico duduk tepat di sampingku,dan berusaha untuk bersikap santai.
warung favorit para remaja, selalu penuh bagai halte bus yang berdesakan untuk memesan makanan.mungkin ketepatan jam pulang sekolah,jadi seluruh warung dipenuhi anak sekolahan.
Diusia belia sepertiku ada banyak anak sekolah yang menghabiskan waktu bersama teman-teman di warung bakso ini, walaupun hanya nongkrong dan mengobrol dengan pacarnya.mungkin karena Abang tukang bakso yang sangat ramah dan baik hati.
Bang,,, minum nya dua y!Rico berteriak menambahkan pesanan untuk kami lagi.
Ok,,,bro.abang tukang bakso langsung menjawab tanpa menoleh.
Aku menoleh ke arah Dea dan Jhonny, sepertinya mereka cocok.Dea tidak berhenti tersenyum saat berbicara dengannya,apakah Dea diam-diam menyukai Jhonny?aku bertanya dan menjawab sendiri pikiran ku.
Mie ayam dua dan minumnya bro,,,
si abang tukang bakso mengagetkan ku.
__ADS_1
iih,,,si abang ngagetin aja!jawabku kesal.
lho,jangan melamun dong Na,kasian tuh si Rico gak ada teman ngobrol.siabang bakso pergi sambil cekikikan.
kita makan dulu Na, keburu dingin nih.
tidak butuh waktu lama,kami menghabiskan dua mangkuk mie ayam lezat.Dan tanpa mengobrol pasti nya.
Yan,,,hari Minggu kita kan libur.Gimana kalau kita lari pagi bareng?
Boleh, memang nya kamu sering lari pagi ya Co?
emmm,,,enggak.lagi pengen olahraga aja kok,biar lebih sehat dan bugar.jawabnya seadanya.
ya udah, kalau mau lari pagi,bangun nya juga pagi,bukan siang.kataku mencibir ke arahnya.
oke siap buk jawabnya sambil tertawa.
dasar kamu ya,,,awas aja kalo kamu bangunnya kesiangan.
kita cabut sekarang?karena Dea dan Jhonny sudah pergi meninggalkan kita lebih dulu.
refleks,aku melihat ke arah Dea dan Jhonny. benar saja,mereka sudah lebih dulu pergi.
Sepertinya,Dea dan Jhonny yang merencanakan ini semua.Agar aku dan Rico bisa Berdua(gumam ku dalam hati)
kami meninggalkan warung bakso, menyusuri jalan raya.
cuaca hari ini lumayan terik,hingga kami sepakat untuk duduk sebentar.kebetulan kami melewati taman yang sangat sejuk dan nyaman.karena Dea dan Jhonny sudah pergi lebih dulu.jadi kami hanya berdua.
ya,,hanya aku dan Rico.
suasana berdua dengannya membuatku Deg-degan.dan inilah alasan mengapa aku selalu mengelak dekat dengannya.rasa deg-degan di dadaku selalu datang entah dari mana.
aku duduk dibawah pohon rindang untuk mengurangi rasa gerah dan menghindari teriknya matahari.
Disini udaranya sejuk ya Na?Rico memecah keheningan.
Iya,karena banyak pepohonan rindang,makanya rasanya adem duduk disini.
Benarkah?di tidak yakin dengan jawaban ku.
lalu menurut mu,apa yang membuat udara menjadi sejuk? aku balik bertanya
aku merasakan kesejukan saat kau si dekatku.
deg-deg,,,deg aku tertunduk tersipu malu, mendengar perkataan nya yang membuat aku terbang entah kemana.
ya ampun Rico,,,kamu bisa berkata semanis itu padaku.ah,mungkin karena cuaca yang terlalu terik membuat aku jadi halusinasi.
Yana,,, Rico dengan lembut memegang tangan ku.ternyata aku tidak halusinasi,ini beneran Na,hatiku meyakinkan ku lagi.
Yana,ijinkan aku menyayangimu?
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
#selamat malam readerโบ๏ธ
__ADS_1
mohon dukungannya ya ๐
author masih belajar menulis ๐