Cintaku Putih Abu-Abu

Cintaku Putih Abu-Abu
3.Malu


__ADS_3

Apa,,,, apakah ini hanya mimpi.laki-laki yang membuat jantung ku berdebar-debar saat ini memegang tangan ku erat.aku tersenyum bahagia menatap tangannya yang masih menggenggam jemari ku.


Aku menyayangimu Yana,,,dia menarik bahuku, menyandarkan kepalaku di bahunya.seperti terhipnotis, Yana tidak menolak perlakuannya.


nyaman sekali,,,hingga ku pejamkan mataku sesaat menenangkan hatiku.


Aku mau Rico,,,aku ingin kamu selalu menggenggam tangan ku seperti ini,entah sampai kapan aku tidak tau.Yana menjawab dengan sangat tenang.


terimakasih Yana,,,,Rico membelai rambutku dengan sangat lembut,jemarinya menyentuh wajahku dan usap daguku.sesaat dia menatap ku sangat dalam.


apakah dia ingin menc**mku?aku pun bersiap-siap.kupejamkan mataku, menanti first kiss yang sangat didambakan gadis belia sepertiku.Dan,,,Rico meniup kepala ku,mau ngapain,bibir manyun begitu? tuh,,ada daun di rambutmu.


Hah,,,,daun.aku memegang kepala ku,dan aku menemukan daun kering.kenapa mesti sekarang sih ,ini daun merusak suasana aja (gumam ku kesal)


Rico tertawa melihat ku menggerutu,aku hanya tersenyum menahan malu.


kita pulang sekarang yuk,Rico berdiri dan menarik tanganku.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Tak terasa sekarang sudah pukul 15:00.aku bersiap untuk pergi ke rumah paman Roy.seperti biasa dalam dua kali seminggu,aku ada jadwal latihan vocal dirumah paman Roy.bukan keluarga dekat,tapi aku menghormati nya, kebetulan rumah nya tidak jauh,jadi aku bisa berjalan kaki saja.


Mak,,, Yana pergi latihan dulu yah!aku pamit sambil berjalan keluar menutup pintu.


ditengah jalan aku melihat seorang ayah sedang duduk diteras rumahnya,bercerita sambil tertawa,bahagia sekali rasanya.


aku menatap langit biru sesaat,apakah bapak ku baik-baik saja?kapan bapak ku akan kembali membawakan dodol dan tas yang berisikan pakaian kotornya.aku bertanya dan bertanya dalam hati.Semoga bapak baik-baik saja,aku berdoa dalam hati,berharap agar bapak cepat pulang.


Aku tahu,bapak tidak setuju jika aku belajar menyanyi,karena aku masih sekolah.aku ingat ketika bapak dirumah. Yana,,,kamu tidak usah berlatih dan belajar menyanyi seperti yang dikatakan mamak!kamu harusnya belajar,sebentar lagi kamu Ujian akhir kan nak.ingat nak kamu masih sekolah!Bapak selalu mengingat kan aku,sekolah itu penting.meskipun hidup kita susah paling tidak Tamat SMA sederajat.


Tapi maafkan kan Yana pak,yana harus melakukan ini,agar Yana bisa terus melanjutkan sekolah.memang uang yang aku hasilkan tidak seberapa,namun itu cukup untuk membiayai sekolahku.


samar -samar terdengar suara musik yang bergema.itu bertanda latihan sudah di mulai.


permisi,,,aku mengetuk pintu yang memang terbuka.


masuk aja Yan,,paman Roy menyahut dari dalam.


aku masuk dan langsung duduk di samping sound sistemnya.


gimana,kamu siap??


siap paman!ku ancungkan jempolku.

__ADS_1


musik pun bergema kembali,aku menyanyikan lagu-lagu yang sedang trend.menyanyi dan menari adalah hobi ku,jadi aku tidak kesulitan saat berlatih.waktu berlalu empat puluh lima menit tak terasa,kami menghentikan kegiatan berlatih dan minuman air putih seadanya.


Yan,,,paman Roy memanggil ku.


iya paman,,,


Sabtu malam jam 18:00 kita ada job.kamu bisa ikut kan?


iya paman,Yana akan ikut.jawabku bersemangat.


ya sudah, latihannya cukup untuk hari ini.kamu sudah bisa pulang.


baiklah,,,,Yana balik dulu ya paman.aku pun bergegas pamit untuk pulang.


sesampainya di rumah,aku bersiap memasak untuk makan malam.kubuka kaleng berukuran sedang tempat menyimpan beras.didalamnya kosong,bahkan untuk makan pun tak cukup.


aku masuk ke kamar tidur ku, mengambil selembar uang limapuluh ribu.aku memeluk uang selembar tersebut dan menangis.


hiks,,, hiks,,,hiks,,,aku menangis bukan karena uang itu harus aku belanjakan untuk makan malam.tapi aku menangis karena tabungan yang aku simpan dengan sudah payah untuk membayar tunggakan ku di sekolah jadi berkurang,


namun aku sadar,hanya ini cara yang tepat,agar aku bisa masak makan malam untuk kami.


aku pergi keluar untuk berbelanja ke warung terdekat.dengan uang selembar itu,aku cukupkan untuk kebutuhan seadanya.


Aku bangun pagi lebih awal dari biasanya,karena hari ini aku ada piket pagi untuk kebersihan kelas.selesai sarapan aku dan adikku berangkat ke sekolah.sekolah pagi ini terlihat masih sepi,mungkin karena aku tiba lebih dulu.aku melakukan tugasku,karena giliran ku piket kebersihan hari ini.


bikin kaget aja ni orang aneh! kata ku mencibir.


wah,,,tumben banget pagi-pagi udah pada kebersihan.lagi Heppy ya besty???Dea cengar-cengir di hadapanku.


minggir-minggir sana,,,ntar kena sapu tau rasa Lo.


aku melanjutkan pekerjaan ku tanpa memperhatikan ucapannya.


Selesai,,,,,kataku tersenyum menatap kelas yang sudah aku bersihkan.tidak butuh waktu lama siswa-siswi sudah berlalu-lalang di halaman sekolah.


Kring,,,,kring,,,kring bel berbunyi tanda pelajaran akan segera di mulai.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


Na,,, kemaren kamu kemana dengan Rico?Dea langsung nyamperin aku saat jam istirahat.


kemanapun itu,, terserah aku dong.jawabku ketus .

__ADS_1


Na,,,jangan ngambek dong.aku dan Jhonny ngelakuin itu semua kemarin demi kamu Dan Rico.agar kalian bisa baikan lagi.lagian kan kamu pasti seneng kan berduaan bareng Rico?udah ngaku aja,,,,dia mencubit pipiku.


issh,,,,kamu tu ya ,udah salah masih aja pintar ngeles.


ngomong-ngomong ada kabar baik apa kemarin diantara kalian?Dea bertanya memainkan kedua alisnya.


Gak ada apa-apa kok.aku tersenyum malu-malu.


cerita dong besty,,,, ceritain ke aku,ntar aku mati penasaran nih,,,Dea memohon.


biarin,,,siapa suruh ninggalin kita berdua.nah,jadinya kepo kan???


weeek,,,aku pergi berlari dan menjulurkan lidahku ke arahnya.


Nana,,,,Dea mengejar ku berlari keluar.


begitu melewati pintu,Bruuk,,,,,tubuh ku oleng karena menabrak seseorang .Dengan cepat dia menahan tubuhku agar tidak terjatuh ke lantai.


jantungku berdegup kencang ketika aku menatap wajah yang tak asing bagiku.


Rico,,,aku menabrak tubuhnya karena berlari.


Dea dan teman yang lainya melihat kami.


ciye,,,,ciye,,,,semua teman-teman bersorak melihat kami,Dea bersorak lebih keras dihadapan kami.


kamu gak apa-apa kan kan Na,Rico melepaskan kan pegangan tangan nya.


iya,,,aku baik-baik saja.maaf kan aku, berlari tanpa melihat jalan.


hmmmm,lain kali hati-hati, jangan berlari di koridor sekolah,bukan bocah lagi.Rico pergi menyentuh kepala ku.


Apa???aku melotot kearah Dea.


hah,,,,ha,,,hawa Dea menghampiriku dan tertawa.


masih kepo gak?aku mencubit pipinya.


gak dong,aksi Rico yang barusan sudah menjawab semua pertanyaan ku.jawabnya dan tertawa.


udah,diem,,,aku menarik tangannya pergi ke kantin sekolah.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

__ADS_1


hai reader,,semoga suka ya kisah anak sekolahan yang labil dan suka baperโ˜บ๏ธโ˜บ๏ธ


di komen y reader,biar author semangat up lg๐Ÿ™


__ADS_2