Cintamu Tak Setulus Cinta Ibuku

Cintamu Tak Setulus Cinta Ibuku
Episode 12 Orang Ke Tiga ??


__ADS_3

Orang Ke Tiga ??


Tit…. Tit…, Tit… tit…, Ring tone Hp zaki


berderit tanda sms masuk, dengan sigap zaki langsung membukanya cepat.


Boz, biz isya Qta jln nyok da karnaval di Sentra.


(Sender : dHani 08136894xxxx)


Kyk y W gK bsa om, skrg W jG warnet y Nole nee..


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Oya, sjak kpn om..??


(Sender : dHani 08136894xxxx)


Mlai mlm neh, w sngaza ngambil mlem spya siank`y bs santaigtu..


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Oke dWeh, nti kpn” w mMpir dh k`sna


(Sender : dHani 08136894xxxx)


Oke boz… Thax yE


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Oke… 86


(Sender : dHani 08136894xxxx)


----------


Zaki siap-siap berangkat padahal berat


rasa hatinya meninggalkan sang bunda sendiri dirumah, tapi mau bagaimana lagi


disisi lain dia nggak bisa terus- menerus menggantungkan diri sama nyokap akhirnya dengan inisiatifnya iapun harus melakukannya.


Sedangkan nyokapnya zaki juga coba berbesar hati mengizinkan putranyauntuk belajar hidup mandiri sebagai operator warnet yang tak jauh dari rumahnya.


“ Za, loe standby aja disini, kalo ada yang bayar loe tinggal lihat disini oke gampangkan ?”  Nole memberi intruksi


pada zaki.


“ Oke, siap bos..” sambut zaki antusias.


Zaki memang pegawai baru tapi keterampilanya pada computer bisa dibilang sudah lumayan bagus karna dia menguasai Ms. Word, Excel, Power Point, Corel draw dan Photosop. ditambah dengan tampang yang


kebule-bulean diharapkan mampu menarik para konsumen khusunya kaum hawa.


“ Berapa mas ?” Tanya gadis ABG bergaya


Japanis hendak membayar.


“ Tunggu sebentar ya mbak..” zaki mengecek


komputernya “ 5000 mbak..” sambungnya singkat.


“ Orang baru ya mas..?”


“ Iya mbak, inikembaliannya”


“ Makasih ya”  ujar si gadis ABG sambil meletakan secarik kertas bertuliskan deretan angka yang ternyata nomorHpnya diatas maja zaki sambil tersenyum genit.


Melihat respon yang diberikan sigadis,


zaki langsung mengamankan secarik kertas tersebut di kantong celananya sambil


memperhatikan kepergian sigadis. “ gila,


gue baru masuk kerja aja udah ada cewek yang ngasih nomor Hpnya apalagi kalo gue udah setahun jangan-jangan tuh cewek rela ngelakuin apa aja buat gue. Hehehe….” Batin zaki berpikiran jorok.


Tanpa pikir panjang zaki langsung merogoh


Hp dikantong celananya dan ilmu mengetik 10 jarinyapun beraksi.


Hay,…


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Hay jg..


(Sender : 08572314xxxx)


Leh knalan dOnk ?


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Leh z, namamu sp?


(Sender : 08572314xxxx)


W zaki, nah kao sp?


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Q Nita, Btw loe nak mn Neh..?


(Sender : 08572314xxxx)


Pomahan blkg msjid, kMu sndri?


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Nak mn z bleh.. Hehehe…


(Sender : 08572314xxxx)


Dih…, curank


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Byarin hehe…


(Sender : 08572314xxxx)


Eh, dh dlu yach ntr sMbug lg da bOz  neh


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Oke dWeh…


(Sender : 08572314xxxx)


Malam semakin larut para pengunjung juga


sudah mulai berkurang satu persatu hingga tak tersisa. Hari pertama kerja dirasakan zaki cukup melelahkan apalagi dia nggak bisa bebas jalan-jalan lagi sama dhani karena tanggung jawab barunya sebagai operator warnet.


Zaki berharap dengan hal ini ia bisa menambah pengalaman dalam proses pendewasaannya. Zaki menghela napas panjang nan berat, matanya mulai sayup meredup karena jam sudah menunjukan 00 :21 WIB.


“ Ngopi dulu zek mata loe sepet banget


kayaknya”  ujar Nole membawa dua gelas

__ADS_1


kopi hangat.


“ Boleh juga tuch boss..”


“ Gimana hari pertama kerja, enak nggak?”


“ Ya lumayan gerogi juga sih ngadepin pengunjung soalnya`kan gue  baru pertama


kali megang yang beginian, nanti juga biasa


bang” ujar zaki sambil menguyup kopi yang masih mengepul perlahan.


“ Loe mah enak za, lah gue dulu waktu


pertama kerja abis gue dibentak-bentakin sama bos gue” nole mulai berbagi cerita masa lalunya “ gue ngerintis dunia kerja dari


nol zek. Pertama gue kerja di wintrad pabrik kayu di Cakung, gue bagian ngamplas gila tuch ruangan abu mulu kalo kagak pake masker bisa jebol paru-paru” sambungnya sambil menyalakan rokok (benda ini juga bisa merusak paru-paru loh hehehe..!). Peace..


“ Trus sampe berapa lama disitu bang?”


Tanya zaki mulai menyelaraskan ritme pembicaraan.


“ Gue di wintrad hampir dua tahun, cape


badan cape pikiran gue lakonin dah abis nyari kerja susah apalagi Ijazah gue cuma SMA. Gue tabung gaji gue sedikit-sedikit soalnya gue nggak mau kayak gini-gini terus gue harus jadi orang”


“ Emang sekarang bukan orang bang hehehe?” zaki coba melucu agar lebih


akrab


“ Bukan itu maksud gue bule..!!, loe paham


dah maksud gue”


“ Iya bang paham gue cuma becanda kok”


Semakin malam desiran angin mulai membelai dingin sehangat kopi hitam yang mulai mendingin dan tinggal menyisakan ampasnya saja. Tak lama kemudian zaki berpamitan dengan bang nole soalnya ia khawatir meninggalkan nyokapnya berlama-lama sendirian dirumah.


---------


Malam-malam  berikutnya nita semakin rajin nongkrong di warnet kita. Keduanya semakin dekat baik didunia nyata maupun didunia maya. Sms an, facebook an seakan menjadi kebutuhan bukan lagi gaya hidup kadang beberapa kali mereka beradu pandang dan saling melempar senyumdari bilik warnet.


hingga akhirnya nita menaruh perasaan lebih terhadap zaki,bener kata pepatah jawa Writing Tresno jalaran Soko Kulino (rasa suka bisa datang karena seringnya bertemu).


Sesekali nita curi-curi pandang kearah


zaki, memperhatikannya dari ujung kepala sampe ujung kaki sosok seperti zakilah


yang diidam-idamkannya selama ini setelah pengalamannya yang kurang menyenangkan dengan boby mantannya yang telah menyia-nyiakan ketulusan cintanya.


Dengan kejadian itu membuat nita cuti pacaran selama dua tahun lamanya dan kini sepertinya ia telah menemukan tambatan hatinya yang baru, ia berharap zaki orang yang tepat untuk menggantikan posisi bobysebagai orang yang disayanginya.


“ Za, besok nongkrong di sentra nyok” ajak


nita yang hendak membayar.


“ Zaki…!!, “ seru nita menurunkan erphon yang menempel dikuping zaki.


“ Apa`an sih nit ?” Tanya zaki kaget


“ Besok jalan-jalan ke sentra nyok..”


“ Emm… boleh, jam berapa soalnya gue juga


ada yang mau gue beli di Carefure… ” Tanya zaki mengiyakan.


“ Jam lima`an aja biar adem-ademan


dikit..”


“ Biarkan rumput senbis yang menjawabnya  Hahay..”


“ Wuich.., sue banget sih loe.. tapi gue


suka gaya loe.. “


“ Ya udah, gue balik dulu neh dah malem


ntar ada yang nyulik lagi, hehe,.. “


“ Waduh, siapa juga yang berani nyulik


anaknya Jendral cuy. Hehehe,.. Becareful


on the way nit..”


“ Thank`s…”


----------


16:30 WIB


Setelah berpamitan dengan sang bunda zaki


melaju supra fitnya ditengah jalan yang berdebu dengan kecepatan 90 Km perjam,


matanya menatap jauh kedepan tanpa berkedip dan meliuk-liuk bebas seperti tanpa


hambatan. Sesekali zaki melirik jam tangannya yang sudah menunjukan jam 16:40 Wib. Ia langsung menambah kecepatannya menjadi 100 km perjam soalnya sebelum mememui nita di sentra ia harus membeli sesuatu di Carefure.


Beberapa saat kemudian.


Zaki memarkir motornya ditempat parkir dan


langsung masuk ke bagian penjualan sandal yang berada dipojok lurus dari pintu utama. lagi-lagi zaki melirik jam tangannya yang sudah menunjukan pukul 16: 57 wib.


“ Makasih ya mbak…” ujar zaki buru-buru


“ Mas kembaliannya neh..” seru si pelayan


toko SPG (sales promotion grils)


“ Udah ambil aja mbak buat beli es..”


jawab zaki yang mulai menjauh.


“ Alhamdulilah,.. ternyata masih ada juga


orang yang baek jaman sekarang” ujar sipelayan toko.


17:01 WIB


Setelah muter-muter mencari akhirnya zaki


menemukan nita sedang duduk manis dihamparan tiker dengan sebotol coca cola


dingin dan sepiring batagor yang hampir habis menemaninya.


“ You are late…” ujar nita menyambut zaki yang baru saja tiba.


“ Jaelah Cuma beberapa menit aja ribet”  kilah zaki sambil menempelkan bokongnya ditikar seraya menikmati hembusan angin sore menerpa tubuhnya “ Bang teh botol satu” pinta zaki memesan.


“ Bukan masalah beberapa menitnya za, tapi On time lebih baik dari pada telat, bukan begitu sodara ?”


“ Kan semalem gue dah bilang mao beli


sesuatu dulu wajar dong telat dikit, lagian loe juga nggak On time ya`kan"

__ADS_1


“ Maksud loe ?” Tanya nita menoleh kearah Zaki.


“ Yang dikatakan On time kan tepat waktu nah loe dateng kesini pasti sebelum jam 5 iyakan?. Seharusnya kalo loe ngerasa orang yang On time loe jalan dari rumah harus sampe jam 5 tepat disini, buktinya batagor and munuman loe udah mao abis berarti loe gak on time juga donk hehehe”


“ Ya nggak bisa lah gimana sih loe”


“ Nah itu dia permasalahannya On time tuch susah kita hanya manusia biasa yang hanya bisa mengupayakan sesuatu tapi tetap Allah yang menentukanya semuanya nit” ujar zaki panjang lebar sambil menyalakan rokok dan menghempaskan asepnya perlahan.


“ Iya dah pak UZ, Ust. Zaki”


“ BTW, tumben-tunbenan neh ngajak kemari


biasanya nggak mau jalan-jalan.”


“ Emm,.. apa ya ?, lagi pengen aja kali ya


abisnya boring dirumah terus.”


“ Setuju, selagi masih ada kesempatan raih


kebaikan sebanyak-banyaknnya,..”


“ Formal banget sih loe,..”


“ Biarin yang penting happy,…”


Ditengah-tengah perbincangan mereka yang


semakin melebar tak sengaja risty yang kebetulan melintas menyempatkan waktu


untuk singgah sejenak di sentra bisnis sekedar menikmati segernya es kelapa


muda, tanpa sengaja ia memperhatikan gerak-gerik seseorang yang gelagatnya mirip dengan zaki.


Tapi apa benar itu zaki dan siapa cewek cantik yang bergaya ala Japanis itu bisik risty dari kejauhan. Tanpa diberi aba-aba iapun merogoh Hpnya dan mengirim pesan singkat (sms) ke keyla yang bermaksud untuk menanyakan posisi zaki .


“ Za, sebenernya sih gue ngajak loe kemari


karena gue mao ngomong sesuatu sama loe” ujar nita memberanikan diri untuk


mulai duluan.


“ Wuich.., kayaknya gantian jadi loe yang


formal sekarang neh, emang apaan sih jadi penasaran gue” sambut zaki nggak sabar.


“ Emm.. gimana yach bingung gue ngomongnya juga neh..”


“ Kalo bingung pegangan aja bu..”


“ Ih gue serius neh..”


“ Oke, gitu aja ngambek, tarikmang..” zaki mempersilahkan nita


“ Se-se-bener-nya – gue…,aduh gimana ye, Emm…,gue.., gue..,gue”


“ Loe mau bilang kalo sebenernya loe


kembarannya Sherina Munaf ?” potong zaki melucu.


" Bukan zaki,… tapi…”


“ Tapi loe lebih mirip Mhika Tambayong


begitu nit?”


“ Et dah, au akh,..”


“ Oke dah, gue nggak akan ganggu loe lagi


ayo kasih tau gue ?”


“ Za,  ada sesuatu yang udah lama banget ngeganjel dibenak gue dan loe tau itu


apa?” nita menatap bola mata zaki lekat yang dibalas dengan gelengan kepala zaki.


“ Sesuatu itu adalah cinta za. Gue suka


sama loe, gue rasa ada yang beda dari loe dan entah mengapa hati gue nyaman


banget kalo didekat loe” akhiarnya nita mengeluarkan unek-uneknya selama ini.


Zaki yang mendengar pengakuan nita


langsung terdiam dan menghela napas panjang seraya menundukan wajahnya. Hati


zaki tersentak kaget padahal dalam hatinya ia hanya ingin berteman dengan nita nggak lebih.


“ Za, gimana ?” Tanya nita H2C alias


harap-harap cemas.


“ Sorry nit, gue nggak bisa, soalnya gue


udah punya cewek. Namanya keyla dia sekolah di SMKN 1 Tarumajaya. Sekali lagi


gue minta maaf  ye nit, gue cuma pengen


kita jadi temen aja nggak lebih. Loe wanita yang baik dan loe pasti akan menemukan orang yang lebih baik lagi” ujar zaki pelan.


Keduanya terdiam tuk sesaat.


Tit… tit…, Tit… tit…, Ring tone Hp zaki


memecah keheningan diantara mereka. Zaki memandangi layar Hpnya “keyla..!!”


batin zaki kaget.


 gE dmn A….?


 (Sender : Keyla 08563091xxxx)


gE d`sNtra neh ma tMn..


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


cWek pa cwok tuch….


(Sender : Keyla 08563091xxxx)


Zaki terperanjat heran nggak biasa-biasanya keyla nanya kayak gini, iapun memperhatikan


sekelilingnya khawatir ada seseorang yang mengadukannya sama keyla. Akhirnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan zaki mengatakan yang sebenarnya.


Cwek de


(Sender : z@ki 08562949xxxx)


Setelah beberapa saat sms balasan keylapun tak kunjung tiba hal ini membuat zaki


semakin dilema. Pasalnya orang yang dianggap teman ternyata mengungkapkan cinta padanya dan yang kedua orang yang disayangi zaki sepertinya telah salah faham


padanya.


“ Gue harap kita masih bisa temenan ya za, gue nggak mau ini jadi akhir pertemanan kita, maafin gue ye za seandainya waktu bisa gue tarik lagi gue nggak akan ngungkapin perasaan gue sama loe. Yaudah gue pulang duluan, semoga hari loe menyenangkan..” ujar nita pergi meninggalkan zaki sendiri.


----------

__ADS_1


__ADS_2