
LDKS SMKIT Nurul Qolbi 2012
Waktu terasa semakin berlalu tinggalkan cerita tentang kita….
Tiada terasa tiada lagi tawamu tuk hapuskan semua sesal dihati…..
Sepengal lirik lagu peterpan teralun pelan
dari bibir zaki, seperti biasa gitar tua peninggalan Mark menjadi teman dalam
kesendiriannya. Zaki menahan ke enam
senar gitarnya secara bersamaan hingga terhenti.
Ia memandangi subur anak mang sukarta yang menagis terisak- isak dibelakang bahu ayahnya. Si ayah terlihat begitu sabar mendengarkan curahan hati subur saat mengadu bahwa dia dimusuin sama teman-temannya.
Zaki terdiam sejenak sambil membayangkan seandainya ia bisa seperti suburbisa merasakan perhatian seorang ayah, pasti dia nggak akan iri sama orang lain.
Suara pintu berderit perlahan terdengar
langkah kaki mengahampiri zaki. Zaki yang menyadari kedatangan mamanya langsung
memetik senar gitar satu persatu berlagak tak terjadi apa-apa.
“ Za, jadi berangkat abis Djuhur ?” Tanya siti menghapiri zaki yang lagi asyik bermain gitar diteras depan rumah.
“ Insya Allah jadi mah..!! ”
“ Disana hati-hati ya, jangan terlalu malem tidurnya..”
“ Iya mah. Eh, mama nggak ngajar neh hari ?”
“ Mama kan nggak ada jam setiap hari rabu,
zaki lupa ya ?”
“ Oiya, I love you mah..”
“ Iya sayang I love you too,…” jawab siti sambil memandangi anak semata wajangnya
itu dengan perasaan haru dan bangga. Siti pun memeluk zaki erat dan tanpa disadari linangan air matanya menetes dibahu zaki.
Zaki yang menyadari kesedihan mamanya
balas memeluk erat entah apa yang dipikirkan mamanya tapi ia coba memahami tanpa banyak bicara. Mungkin ini yang disebut ikatan batin anatara anak dan mama bisa merasakan satu sama lain.
Seperti biasa sebelum berangkat pak Rizal
selaku kepala sekolah memberi sepatah dua patah kata untuk melepas keberangkatan mereka. Dengan rasa percaya diri dia membakar semangat para peserta LDKS dengan menceritakan beberapa tokoh yang menginsfirasi untuk terus maju dan pantang meneyerah menghadapi jaman yang semakin menggila.
“ Bagaimana, sudah siap semua…!!?” Tanya zaki mengecek perlengkapan peserta LDKS.
“ Siap…!!!”
“ Za, seksi dokumenter kagak ikut tuch” ujar dinda menghampiri zaki.
“ Lah…, emang si lina kemana din?”
“ Kata evi sih dia meriang dari semalem..”
“ Loe bisa nggak kira-kira ngegantiin lina?”
“ Ya…, gue sih bisa-bisa aja za”
“ Oke, gue percaya sama loe. Loe tulis kroonologis acara kita dari mulai berangkat jam berapa, sampe di Ragunan jam berapa, trus kita ngapaen aja disana sampe kita balik kesini. Bisa ?”
“ Siap ketuaku..” goda dinda coba cari perhatian.
13 : 21 WIB
Lima mobil TNI-AU mulai bergerak perlahan
meninggalkan sekolah. Terdengar sorak sorai para peserta yang berhimpit-himpitan ditruk yang penuh sesak.
Kegaduhan mulai terdengar dari mobil 1 yang dipimpin oleh pak basri. bau kringet tejo alias syahroni yang sanggup membunuh seekor serangga membuat kontroversial. Kalo dimobil 1 ada tejo. dimobil 2 ada jeko atau syarifudin, dia juga nggak kalah sensasionalnya yang udah berhasil
membius teman-temannya dengan bau sepatunya yang konon katanya hampir tidak
pernah dicuci. Bahkan pak tedy pun takluk dibuatnya. Di bus 3 dan 4 relatif aaman. Sedangkan mobil 5 yang diketuai pak
fachrudin aman terkendali, 86 merapat ke
lokasi hehehe...
15 : 07 WIB
“ Akhirnya sampe juga….!!” Ujar dinda yang langsung keluar dari mobil 2 nggak tahan.
“ Loe kenapa din ?” tanya zaki membantu dinda yang terlihat lemas.
“ Gak apa-apa za, Thank`s ya za,..”
“ Gue bilangindhani dulu ya din”
“ Eh, nggak usah za. Gue bisa sendiri kok paling bentar lagi baikan…”
Zaki mengambil kotak P3K mencari minyak
kayu putih dan memberikannya pada dinda
namun saat zaki menyodorkannya tangan dinda kurang sigap hingga minyak kayu putihnya jatuh. zaki dan dinda langsung mengambilnya bersamaan dan tak sengaja tangan zaki menindih tangan dinda dan keduanya saling berpandangan.
Dhani yang tak sengajamelihatnya langsung menghampiri zaki dan dinda. Dari sorot matanya bisa dibayangkan betapa kesalnya dhani dengan mereka berdua khususnya zaki.
“ Eh`mm…,jadi gini kelakuan loe berdua
dibelakang gue ya za..!!” tanya dhani kesal.
“ ini nggak seperti yang loe bayangindhan ?”
“ Gue cuma nggak nyangka aja rupanya loe
pagar makan tanaman juga, loe kan udah punya keyla boss masa loe samber juga cewek gue..” tuding dhani semakin mengada- ada.
“ Dhan udah donk, loe nggak tau kejadian
yang sebenernya..” dinda coba melerai mereka.
“ Loe jangan asal ngomong dhan..!, gue
hargai loe sebagai temen gue, jangan asal
nuduh donk” ujar zaki dangan nada tegas.
“ Itu loe pegang-pegang tangan dinda,
maksudnya apaan boss ?” dhani nyolot.
“ Owh…., loe nuduh gue macem-macem sama
dinda ?. Neh loe dengerin baik-baik boss, tadi si dinda mual-mual pas turun dari
mobil terus gue ambilin minyak kayu putih buat dia nah tiba-tiba jatuh ya gue ambil eh nggak taunya dinda mau ngambil juga kepegang dah tuh tangannya dinda. Nah pertanyaan gue dimana loe pas dinda lagi ngebutuhin loe.., bukannya waktu loe nembak dinda loe bilang sama semua orang kalo loe pengen jadi orang yang selalu ada buat dinda, loe pengen jadi orang pertama saat dinda butuh ?, dimana loe dhan saat dinda butuh loe..?” balas zakimemojokan dhani dan meninggalkannya.
Dhani hanya terdiam melihat sahabatnya
pergi meninggalkannya.
“ Gue bener-bener nggak ngerti sama loe
__ADS_1
dhan, cuma gara-gara gini doang loe rusak persahabatan loe sama zaki, gue kecewa sama loe..” dinda juga pergi meninggalkan dhani seorang diri.
----------
Malam pembukaan LDKS berjalan kurang menggairahkan, perasaan yang tak menentu akibat kejadian tadi sore membuat zaki tidak semangat. Mereka berkumpul dipendopo utama yang berbentuk mengelilingi. Pendopo disebelah utara, tribun senam disebelah barat, dua lagi seperti pendopo berada disebelah selatan dan timur. Buat cewek-cewek dipenopo sebelah timur, sedangkan yang cowok disebalah selatan. Tribun senam
dipake untuk guru dan pendopo utama khusus untuksholat berjamaah dan tempat kumpul para peserta LDKS.
Malam kedua para guru-guru sepakat untuk
mengadakan game yang cukup menantang Adrenalin buat para peserta. Awalnya game ini hanya berlaku untuk anak cowok saja
tapi rupanya cewek-cewekpun nggak mau kalah dengan mengajukan protes ingin
diikut sertakan dengan alasan emansipasi wanita katanya.
Setelah musyawarah yang cukup alot akhirnya pak rizal pun setuju dengan meminta pihak pengelola Bumi Perkemahan Ragunan membantu mengawasi jalannya acara tersebut. Dengan ketentuan anggota kelompok tidak boleh pingsan, tidak boleh bermesra-mesraan, tidak boleh berlama-lama dipos jika sudah dapat petunjuk, tidak boleh membawa senjata tajam, peserta juga tidak dianjurkan untuk yang fisiknyalemah.
Setelah pembentukan kelompok yang dipilih
secara acak, terpilih 5 kelompok yang terdiri dari 5 orang.
Setelah menyiapkan perlengkapan secukup nya masing-masing kelompok dilepas oleh kepala sekolah SMKIT Nurul Qolbi untuk
mencari sebuah kotak berwarna hijau. Kelompok yang menemukan nya dialah pemenangnya.
“ Oke semua, kita disini satu tim dan gue
harap semuanya bisa bekerjasama dengan baik. Siap Rajawali…!!” zaki menyemangati kelompoknya.
Terlihat masing-masing kelompok membentuk lingkaran menyatukan visi dan misi serta do’a bersama sebelum berangkat.
Peluitpun dibunyikan tanda permainan dimulai, masing-masing ketua kelompok
mengambil amplop yang disediakan panitia didepan tribun senam.
Sesampainya didepan tribun rupanya ada banyak amplop dan masing-masing ketua mencari amplop yang ada isinya, sebab banyak amplop yang kosong. Elang yang
diketuai indra telah lebih dulu kembali kekelompoknya dengan petunjuk yang
terdapat didalam amplop. Kemudian disusul oleh grup bison.
“ Alhamdulillah dapet..” ujar zaki semangat dan langsung menuju kelompoknya, sedangkan dhani,dewi, dendi dan ivan masih sibuk mencari.
Petunjuk awal zaki dan kawan-kawan harus
menuju pos 1 yang berada disebelah selatan untuk mengambil senter. Sesampainya
disana ada 2 petugas yang langsung memberinya senter untuk mencari pohon
bertanda huruf X berwarna merah karna disana ada petunjuk selanjutnya.
Tim singa dan bison pun mulai bergerak menuju pos 1.
“ Za, atut neh..” ujar mashitoh menggenggam tangan zakierat.
“ Akh.. cari kesempetan aja loe..” pekik
shodikin sebelyang mengikuti disamping zaki.
“ Idih.. sirik aja loe gendut..”
“ Biar gendut cewek gue banyaktau..”
“ Udah-udah jangan pada ribut kita cari
pohonnya aja dulu” ujar zaki menengahi.
“Akh….!!!”
terdengar teriakan salah satu peserta dari kejauhan dan pekatnya malam membuat
Tim singa hampir separuh jalan dan kini
mereka menemui kendala karna sari tiba-tiba pingsan saat melihat pohon yang bertuliskan X, tapi disampingnya ada kain putih polos
yang sengaja di seting agar lebih memberi efek serem. Dengan demikian kelompok
elang secara otomati di diskualifikasi dan harus kembali ke pendopo.
“ Za, tuch tanda X nya..” syafei menunjuk
salah satu pohon besar yang berada dekat dinding pemisah jalan raya. Merekapun
langsung mendekati pohon tersebut dan menemukan amplop yang berisi lari menuju
post satpam depan tanyakan kata sandi “punya korek api nggak om” jika sudah ketemu mintalah petunjuk selanjutnya.Tanpa membuang-buang waktu mereka langsung
berlari menuju pos satpam dan mendapati ada 10 satpam yang berada disana dengan
lokasi yang berpencar-pencar.
“ Punya korek api nggak om” Tanya syafei pada satpam yang lagi asyik sms’an
“ Sorry saya nggak ngarokok, karena merokok itu merusak kesehatan ” jawabnya singkat padat tapi ngeselin.
Mereka pindah ke satpam yang lagi markirin mobil “ punya korek api nggak om?” Tanya shodikin, tapi kata sama yang dia dapatkan.
“ Masih sekolah udah ngerokok luh tong, gak boleh tau masih kecil..” kata satpam yang lagi main hape.
“ Om ganteng, Punya korek api nggak ya..” Tanya sri rizkimanja.
“ Ada neng..” tiba-tiba satpam tersebut
memberikan sebuah amplop Airmail ke
sri rizki yang berisi petunjuk selanjutnya, cowok emang nggak bisa tahan kalo cewek udah beraksi hihihihi.
Setelah tim Rajawali mendapatkan petunjuk
baru datanglah tim singa dan bison secara bersamaan dengan nafas yang masih
tersengal-sengal.
Zaki memandangi dhani dan dinda kemudian langsung menuju ke post terakhir. Jam sudah menunjukan pukul 23.41, suasana yang semakin larut membuat fisik sangat terkuras, keringat membanjiri sekujur tubuh dan konsentrasi mulai buyar.
“ Za, kayaknya gue dah nggak kuat neh kaki
gue sakit banget..” ujar mashitoh merintih kesakitan.
“ Udah paksain aja sih manja banget deh cari perhatian melulu..” maki syafeibete.
“ Loe enak cowok tenaga loe gede”
“ Suruh siapa ikutan” lagi-lagi shodikin
ketus
“ Au akh… gue nggak mau jalan lagi kaki
gue sakit banget neh beneran..”
“ Emang kaki loe kenapa masitoh ?”
Tanya zaki menghentikan langkahnya.
“ Nggak tau neh tadi gara-gara lari dari
__ADS_1
pohon asem ke post satpam..”
Karna sedikit kasihan akhirnya zaki
menggendong masithoh sampai post terakhir dan ternyata disana tesnya berupa
pilihan ganda dan esai yang berjumlah 40 soal. Gile, udah tenaga tekor otak juga dipaksa berpikir keras. jika selesai menjawabnya maka penguji akan memberikan setoples anak kunci
dengan berbagai ukuran untuk membuka loker jika beruntung didalam loker ada
kotak hijau yang dimaksud kepala sekolah SMKIT Nurul Qolbi saat sambutan sebelum permainan dimulai.
Beberapa saat kemudian tim Singa, Bison,
Jaguar dan Banteng tiba dipost terakhir dan langsung bergabung dengan tim
Rajawali untuk menyelesaikan soal-soal. Kurang dari setengah jam tim Rajawali
berhasil menaklukan soal dan siap mencari kunci untuk membuka salah satu loker
yang disiapkan panitia.
“ Ayo syafei cari kuncinya, Rajawali ditanganmu..!!” seru zaki dan tim menyemangati.
Diluar dugaan tim Benteng bisa dengan
mudah menyelesaikan 40 soal kurang dari 15 menit. Ditim ini ada usman yang lumayan pinter untuk anak seusianya. Diapun diberi kehormatan untuk mencari kunci perwakilan dari tim Banteng. Disusul tim singa yang langsung mencari anak kunci dan mencocokannya satu persatu. Aroma persaingan semakin terasa diantara
masing-masing tim.
“ Kebuka..!!” ujar usman dengan raut wajah
sumringah menatap kearah rekan-rekannya yang terlihat begitu bahagia saat loker
terbuka.
“ Yes..!!” dhanipun berhasil membuka
lokernya dengan cepat.
“ Yeaahh….!!” Dinda juga berhasil
membukanya secara bersamaan. Baik usman, dhani dan dinda saling memandang dan
membukanya perlahan tapi saat dibuka baik loker usman, dhani dan dinda kosong tak ada apa-apa terlihat kekecewaan diwajah mereka.
Disatu sisi dimas, dan dendi masih
berusaha mencari anak kunci yang pas Trraak…, loker syafei dan terbuka dan
disusul oleh dendi secara bersamaan sungguh persaingan yang luar biasa terlihat
ekspresi kebahagian diwajah mereka, keduanya saling menatap dan membuka
perlahan kini posisi mereka 50.50 bisa saja diloker syafei dan tidak menutup kemunkinan dendi yang keluar sebagai pemenang, detik-detik penentuan terasa begitu menegangkan kedua tim pun terlihat cemas.
“ Alhamdulillah…!!” syafei langsung jatuh
duduk saat mendapati lokernyalah yang berisi kotak kecil berwarna hijau. Anggota tim Rajawalipun langsung meluapkan expresinya
dengan berteriak, loncat-loncatan dan memeluk syafei seneng. Dengan demikian
tim Rajawali dinyatakan keluar sebagai pemenang.
Disesi terakhir para anggota tim bersalaman sebagai penghormatan atas kerja keras yang sudah ditunjukan dari masing-masing tim. Dhani menghampiri zaki seraya mengulurkan tangannya dan disambut oleh zaki dengan dingin.
----------
Dua hari berlalu tanpa banyak cerita yang
ada hanya rasa bersalah pada sahabatnya dhani, dan di malam terakhir saat acara
api unggun zaki berniat menghampiri dhani dan coba untuk melupakan yang terjadi. Didepan anak-anak zaki memang
memperlihatkan profesionalismenya
sebagai ketua OSIS tanpa pandang bulu dengan mengesampingkan urusan pirbadi
semata-mata untuk memberikan contoh yang baik bagi anggota lainnya.
“ Dhan, apa kabar ?”
“ Baik, gue kira loe udah nggak mao lagi temenan sama gue boss..” ujar dhani sambil memandangi kobaran api unggun yang masih menyala.
“ Gue nggak mao kayak gini terus, padahal
setelah acara kemarin gue nungguin loe mampir ketenda gue buat nyelesaiinmasalah ini, eh tapi ternyata kagak”
Dhani menghela napas panjang dan
menghempaskannya perlahan.
“ Gue malu sama loe boss, sama dinda juga. nggak seharusnya gue nuduh loe kayak gitu
maafin gue ya gue salah” dhani mengulurkan tangannya minta maaf.
“ Iya boss gue juga minta maaf, gue cuma pengen kita saling percaya aja cuma itu kok nggak lebih ” balas zaki menggamit tangan
dhani dan memeluknya erat.
“ Gue kangen banget neh ma keyla, lagi apa
ya dia dirumah?”
“ Paling-paling lagi sms`an ma risty kalo
kagak lagi menjelajahi dunia maya” jawab dhani
“ Menurut loe keyla tipe cewek kayak
gimana sih, jujur...”
“ Dia baik, cantik, pandai bersosialisasi
terus yang paling penting dia bisa ngejaga perasaan pasangannya.”
“ Emang menurut loe dinda nggak bisa menjaga perasaan loe?”
“ Ya.., yang gue rasain sih begitu”
ucap dhani sambil memandangi tenda dinda yang berada didepan dekat pendopo.
“ Neh gue kasih tau kuncinya, cewek itu
mahluk yang haus akan perhatian, nah tinggal loe dah mikir gimana caranya ngedapetin hatinya, cewek kalo loe udah dapetin hatinya jangankan cuma peluk cium lebih dari itu pasti di kasih bro..”
“ Maksud loe lebih dari itu apaan boss?” dhani mengangkat sebelah alisnya
“ Ya…, loe pasti tau lah apa yang gue
maksud, udah akh gue ngantuk neh duluan ya” ujar zaki meninggalkan dhani
sendiri.
“ Oke, makasih ya sarannya ” seru dhani yang dibalas dengan acungan jempol dari zaki.
Malam semakin larut, desiran semilihr angin
malam mulai menyelimuti bumi perkemahan ragunan, kobaran api unggunpun mulai meredup seiring dengan putaran waktu yang berjalan dan memaksa dhani untuk segera
__ADS_1
beristirahat karena besok pagi mereka harus sudah bersiap kembali pulang.
----------