
*PLAAAAAAAKKK!*
"DASAR ANAK DURHAKA!!!" Teriak seorang gadis yang berdandanan seperti seorang ibu, ia baru saja menampar anaknya yang bernama Alvin Ghifari, ibu Alvin yang bernama Yuriko Ghifari telah merasa sangat kesal dan marah besar terhadap anaknya yang telah berhenti dari kuliah, jarang bekerja, belajar, dan hal-hal yang selalu manusia normal lakukan.
Alvin selalu saja diam di rumah yang ia beli dari uang tournament game yang pernah ia menangkan bersama pacarnya Korrina Comi, mereka berdua selalu saja bermain game dan menghabiskan beberapa hari bermain di dunia Virtual. Tamparan yang terkena pipi kanan Alvin mampu membuatnya terjatuh hingga Korrina langsung menghampirinya dengan wajah yang terkejut.
"Kau memanglah anak yang tidak tahu malu...!!! Seluruh kehidupanmu kau habiskan di dunia game itu, dunia yang sangat tidak berguna!!!" Ucap Yuriko dengan wajah yang kesal dan air matanya mulai berjatuhan karena merasa kecewa terhadap anaknya sendiri.
"Ibu sudah bilang 'kan...!? Ibu membebaskan diriku untuk melakukan apapun yang aku mau!!!" Bantah Alvin dengan wajah yang kesal hingga Yuriko menghampiri Alvin dan mencoba untuk menamparnya, tetapi ia terhentikan oleh Korrina yang tiba-tiba berdiri tepat di depannya.
"Ibu Yuriko, aku mohon... Alvin sudah berjuang sekeras mungkin untuk membuat kalian semua bangga! Ia sudah menjadi player yang dapat menghasilkan uang yang sangat amat banyak, ia juga selalu memenangkan beberapa tournament dan memberi kalian semua uang bukan?!" Tanya Korrina dengan wajah yang sangat serius.
"Aku tahu itu, tapi... Bermain game terus menerus akan membuat otaknya busuk...! Aku tidak suka itu, aku ingin anakku yang bodoh ini untuk menjadi manusia yang sangat sukses dengan pekerjaan yang sangat logis dan asli melainkan bermain game!" Ucap Yuriko dengan ia sudah kesal dan tidak mau memberikan Alvin kesempatan apapun lagi. Alvin hanya terdiam selagi mengusap pipinya yang merah.
"Ibu Yuriko! Alvin sudah melakukan yang terbaik untuk membuatmu bangga---"
"DIAM, KORRINA!!! KAU BERHAK UNTUK DIAM KARENA KAU BUKANLAH ANGGOTA KELUARGA KAMI!!!" Teriak Yuriko dengan sangat keras hingga itu membuat Korrina cukup terkejut.
Yuriko menatap wajah Alvin dengan sangat kesal. "Untuk sekarang juga... Aku sudah tidak akan menganggapmu sebagai anakku, selamat tinggal." Yuriko berjalan pergi meninggalkan rumah Alvin, ia menutup pintu rumahnya dengan sangat keras karena rasa saking kesalnya.
"Sudah biarkan saja, Korrina. Ibuku memang terkadang brengsek." Alvin bangkit dari atas lantai dengan wajah yang bereksperesi rata. Korrina melirik kepada pacarnya yang selalu terlihat kaku atau datar, kehidupan Alvin sangatlah hancur karena dia adalah anak durhaka dan anak haram.
Alvin dan Korrina sudah 1 tahun tidak bermain game VRMMORPG karena akun Alvin dan Korrina yang selalu saja terkena Banned, ia tidak pernah melakukan kesalahan apapun atau merusak pertarungan tetapi ia masih tetap terkena Banned. Dan hari inilah dimana Alvin memutuskan untuk bermain game lagi bersama Korrina.
Alvin sudah dikenal oleh seluruh orang yang pernah memainkan VRMMORPG, orang lain menjulukinya sebagai player yang berbahaya karena cara bermainnya yang sangat sadis dan menyeramkan, ia tidak memperdulikan siapapun melainkan bertarung dengan sekuat tenaga. Ia membunuh musuhnya dengan cara yang sangat sadis layaknya seperti pembunuh bersama dengan Korrina. Tidak ada yang berani mendekati Alvin dan Korrina, mereka juga disebut sebagai Duo of Destruction.
"Korrina, ayo kita mulai sekarang." Alvin tiba-tiba berjalan menaiki tangga-tangga untuk menghampiri kamarnya.
"Sudah waktunya kau memiliki niat untuk bermain CoW 'kah?" Tanya Korrina dengan senyuman. CoW adalah singkatan dari dunia Virtual Reality yang bernama Conqueror of World, Virtual Reality yang sangat populer dan realistis juga layaknya seperti dunia asli.
VRMMORPG pertama yang dirilis tahun 3000 tanggal 1 Januari, semua orang langsung bergegas untuk mengambil game CoW itu, dan mereka semua pasti akan mendapatkan game CoW karena gamenya meliki stok yang tidak terbatas dan harganya cukup murah tidak seperti VRNMORPG lainnya.
Conqueror of World, game VRMMORPG yang sangat terkenal sejak 5 bulan yang lalu. Dengan menggunakan teknologi Virtual Reality yang sudah dibuat sejak 20 tahun lalu dan sekarang semua teknologi Virtual Reality ini sudah berjalan dan berkembang lebih baik. Conqueror of World telah resmi menjadi game yang tidak akan bisa digantikan karena game tersebut memiliki semuanya, gameplay yang baik, stats yang sangat seimbang, bebas cheater dan hacker, anti-buff and glitch, semua ras yang memiliki kemahiran mereka sendiri.
Conqueror of World sekarang sudah pasti memiliki player-player yang sangat kuat dan handal berkeliaran. Alvin dan Korrina selalu tertarik terhadap player yang kuat karena mereka berdua berencana untuk membunuh player itu, tidak ada satupun player dengan kekuatan yang sangat besar melainkan Alvin dan Korrina, itulah kenapa mereka berdua selalu saja di Banned karena selalu membunuh semua player yang kuat dan handal, semua player yang pernah Alvin dan Korrina kalahkan melapor kepada Gamemaster untuk menghapus akun Alvin dan Korrina karena mereka pikir bahwa Alvin dan Korrina itu melakukan cara yang curang dalam bermain, contohnya seperti cheater.
Alvin menutup pintu kamarnya dan ia lalu menatap Korrina yang sedang duduk di atas kasur selagi menatap helm merah yang menghalangi seluruh kepala. Helm tersebut adalah alat canggih yang bisa disebut sebagai Virtual-Gear bernama Transmission Gear, alat yang dibutuhkan untuk memainkan game seperti VRMMORPG atau semua game yang berkaitan dengan Virtual Reality.
"Aku dengar bahwa Conqueror of World benar-benar tidak memiliki peraturan yang berkaitan dengan membunuh atau bertarung dengan sembarangan. Itu artinya kita bisa bertarung melawan para player kuat tanpa harus menahan diri, Alvin..." Korrina tersenyum selagi melihat Alvin yang sedang berjalan menghampiri Transmission Gear-nya. Alvin mengambil helm merah itu lalu ia menatapnya dengan wajah yang kesal.
"Cih... Aku harap game satu ini memiliki keadilan yang baik bagi kita. Aku sudah bosan dengan Grandmaster yang bersikap pilih kasih..." Alvin dan Korrina adalah player yang disebut menakutkan karena aktivitas mereka yang selalu bertarung melawan player yang terkuat lalu membunuhnya dengan cara yang sangat sadis.
Sembilan game Virtual Reality yang pernah mereka mainkan, mereka terus disebut sebagai player yang menakutkan. Mereka berdua sangat menikmati hal dalam berlatih, bertarung, dan membunuh lalu ulangi dari awal. Alvin dan Korrina adalah pemain yang kuat dengan kekuatan dan kecepatan mereka yang sangat besar, ia mampu menghancurkan pedang yang sangat kuat dengan pedang biasanya karena kekuatan dan tenaganya yang sangat besar, kecepatan mereka juga mampu membuat semua player yang mereka lawan kewalahan.
Mereka selalu saja memenangkan tournament apapun berkat kerja keras mereka dalam berlatih bersama, tetapi walaupun mereka selalu saja memenangkan uang dalam tournament... Keluarga Alvin dan Korrina sangat membenci anak mereka sendiri karena telah kecanduan bermain game setiap hari hingga tidak memperdulikan dunia luar.
"Aku cukup bersyukur bahwa CoW adalah game yang benar-benar cocok untuk dimainkan oleh semua orang, game ini bebas dari pembayaran seperti ingin membeli peralatan bagus dan overpower dengan uang asli, bodoh sekali..." Ucap Alvin dengan rautan wajah yang kesal.
Alvin dan Korrina mendapatkan Virtual Gear ketika mereka memasuki toko yang sudah masih tutup lagi hingga sekarang, mereka membeli helm aneh yang tersisa dua lagi dan seketika mereka membeli helm itu... Si penjual mengatakan sesuatu tentang helm itu bahwa helm itu adalah sebuah Virtual-Gear yang bernama Transmission Gear, helm yang mampu menjalankan game yang berkaitan dengan VR. Mereka berdua merasa sangat bersemangat hingga mereka membelinya dengan harga yang sangat mahal sekitar 100 juta lebih.
Mereka membeli Transmission-Gear itu hanya untuk memainkan game VR pertama mereka yang bernama <>, mereka berdua dulunya adalah player yang biasa di dunia virtual itu layaknya seperti pahlawan yang selalu membantu semua player yang kesusahan dalam quest atau misi mereka, tapi suatu kejadian mengubah mereka menjadi sosok yang berbeda...
Mereka berdua dihianati karena akun mereka tiba-tiba di hack oleh seorang hacker yang sangat berbahaya, dengan hanya memegang tangan Alvin dan Korrina mereka berdua tiba-tiba langsung secara paksa log-out dari game dan tidak bisa masuk lagi, hal itu membuat Alvin dan Korrina marah besar hingga mereka berdua sudah lelah dengna mempercayai orang-orang yang tidak mereka kenal, mereka memutuskan untuk menjadi player Duo yang memilih jalan yang mereka pilih dan tentukan.
"Korrina, ayo. Ayo kita masuk ke dalam dunia game yang baru ini." Ucap Alvin dengan ia berbaring di atas kasur dan memakai Transmission-Gearnya yang menghalangi seluruh kepalanya. Korrina mengangguk lalu ia melakukan hal yang sama seperti Alvin.
"Transmission-Gear Online: System are being online, please wait for a moment..." Transmission Gear milik Alvin dan Korrina langsung bersinar yang mengartikan bahwa sistem mereka telah aktif dan berjalan dengan lancar.
__ADS_1
"Conqueror of World: Login Access!" Ucap Alvin dan Korrina bersama hingga helm mereka langsung bergetar. Pandangan mereka berdua mulai buram hingga menggelap seperti malam hari tanpa sebuah cahaya dan bulan, kesadaran mereka mulai berpindah ke dunia game CoW berkat Transmission Gear itu.
Penglihatan mereka mulai perlahan kembali seperti semula dan mereka bisa melihat sinar yang sangat kecil layaknya seperti matahari yang terbit dari timur, mereka langsung dipindahkan ke ruangan yang berwarna abu-abu dan beberapa kamera yang memiliki sayap untuk terbang mulai melakukan scan terhadap tubuh mereka berdua.
"Semua sistem berjalan dengan lancar. Detak jantung berjalan dengan normal... Apakah anda ingin membuat akun yang baru untuk masuk ke dalam dunia Conqueror of World?"
"Ya." Jawab Alvin dan Korrina.
"Semua player hanya bisa membuat satu karakter di game ini dan ketika seorang player yang sudah memiliki akun lama membuat karakter baru maka di akan terkena hukuman Banned... Dan juga, ketika karaktermu mati maka kau tidak akan bisa memainkan game CoW lagi, hanya satu nyawa dan gunakanlah satu nyawa itu dengan baik."
"Sebutkan nama anda sekarang juga..."
"Alvin Ghifari." Ucap Alvin dengan wajah yang sangat serius, ia tidak terlalu khawatir tentang player lain yang sudah memakai nickname-nya karena dia pernah memberi pelajaran terhadap player yang menggunakan nickname-nya, player-player itu dibantai habis oleh Alvin.
"Korrina Comi." Korrina dan Alvin itu sama-sama mengerikannya, jadi Korrina juga tidak terlalu memperdulikan player lain yang akan mengambil nickname-nya. Mereka berdua tidak menggunakan nama samaran dengan nickname mereka karena mereka tidak terlalu memperdulikannya.
"Silahkan pilih gender yang anda suka. Apakah itu Pria? Wanita? Atau Genderless?"
Sudah jelas Alvin akan memilih pria dan Korrina memilih wanita, mereka menganggap game sebagai dunia nyata karena mereka selalu saja serius dalam hal yang berkaitan dengan game.
"Conqueror of World memiliki 10 ras yang resmi dan tidak akan ada penambahan lagi... Manusia, Iblis, Malaikat, Beast, Giant, Dragon, Vampire, Elf, Orc, Legend."
"Legenda!" Ucap mereka berdua yang tanpa segan memilih ras favorit mereka.
"Legenda adalah ras makhluk yang sama seperti manusia tetapi lebih berevolusi di bandingkan dengan manusia, Legenda memiliki tampang dan tubuh sama persis seperti manusia, tetapi Legenda tidak akan menumbuhkan kumis dan bahkan menjadi tua seperti berkeriput di wajah mereka. Walaupun memiliki tampang seperti manusia, Legenda memiliki DNA dari semua hewan dan juga semua tumbuhan yang hidup, jadi terkadang terdapat Legenda yang akan memiliki telinga kucing."
"Legenda adalah ras yang memiliki Strength dan Speed yang tingkatnya sama. Kelebihannya adalah Legenda lebih mahir dalam kekuatan dan kecepatan tetapi kekurangannya adalah pertahanannya dan kecerdasannya dalam pertarungan. Legenda adalah ras yang sangat kuat dan mahir dalam pertarungan jarak dekat. Dan yang terakhir mereka bisa menggunakan semua job yang ada."
"Apakah anda ingin mengganti penampilan anda atau tetap seperti penampilan yang ada di dunia nyata?"
"Status, Atribut, dan job anda telah ditentukan sesuai dalam permainan. Kami harap anda bisa menikmati permainan Conqueror of World dan ingat... Kalian hanya memiliki satu percobaan untuk bermain."
Mereka berdua langsung dipindahkan ke kota yang dipenuhi dengan petualang, kedua mata mereka melihat banyak sekali player pemula atau amatiran bagi mereka. Alvin mulai menatap kedua tangannya yang terlihat sangat asli. "CoW... Dunia Virtual yang cukup realistis..."
Korrina menatap baju Alvin yang terlihat seperti baju Kimono. Baju kimono adalah baju khas bagi ras Legenda, para Legenda memberi nama baju itu <>, baju khusus untuk Legenda. "Kita benar-benar mengulang semuanya kembali, Alvin."
"Ya, aku baru saja di mulai untuk berkembang lagi, Korrina." Kedua bola mata Alvin mulai melirik ke bagian kiri atas dimana ia bisa melihat HP dan MP bar-nya sendiri, ia juga melihat nama dan ras-nya juga. HP bisa disebut sebagai <>, sebuah bar panjang yang berwarna merah yang menunjukan nyawa player sedangkan MP <> sebuah bar panjang yang berwarna biru kegunaan MP yaitu batas untuk menggunakan sihir, setiap player menggunakan sihir maka MP mereka akan terkuras.
Stats, kependekan dari Statistics, menentukan aspek pertempuran tertentu dalam game Conqueror of World. Vitalitas karakter dan output kerusakan serta peluang mereka untuk berhasil memukul atau menghindari musuh semua ditentukan oleh statistik mereka dalam kategori tertentu. Artikel ini hanya membahas game-game seri MMORPG
Semua statistik meningkat secara otomatis setiap kali level karakter naik, tetapi mereka mungkin juga dipengaruhi oleh, antara lain: makanan peningkatan stat yang secara permanen meningkatkan stat tertentu dengan persen kecil, berbagai Peralatan yang meningkatkan statistik pemakai selama mereka dilengkapi, dan banyak Keahlian statistik buff dalam setiap pertempuran.
Ada delapan statistik utama yang hadir dalam game Conqueror of World:
•Health Points (HP) - meningkatkan jumlah karakter kerusakan yang dapat diambil sebelum mati.
•Mana Points (MP) - meningkatkan jumlah sihir yang bisa diluncurkan karakter selama pertempuran.
•Strength [STR] - meningkatkan output kerusakan fisik karakter.
•Defence [DEF] - mengurangi jumlah kerusakan fisik yang diberikan pada karakter.
•Agility [AGL] - meningkatkan output kecepatan atau kelincahan karakter.
•Intelligence [INT] - meningkatkan output kecerdasan karakter.
•Luck [LUCK] - meningkatkan keberuntungan.
[Alvin Ghifari] [Legend]
[HP: 12.000] [MP: 10.000]
Kedua bola mata Alvin melirik ke bagian kiri atas sekarang dimana ia bisa melihat nama kota. "Legenia..."
__ADS_1
[Kota Legenia]
"Bagaimana, Alvin? Berapa jumlah HP dan MP-mu?" Tanya Korrina dengan senyuman manisnya kepada Alvin. Terkadang HP dan MP akan ditentukan melalui game-nya sendiri, minimal mendapatkan HP dan MP itu sekitar 5.000 dan maksimalnya sekitar 25.000. Sepertinya Alvin sedang tidak beruntung untuk mendapatkan jumlah yang besar terhadap HP dan MP-nya sendiri.
"Sialan...! Aku tidak beruntung sepertinya, HP-ku berjumlah 12.000 dan MP-ku berjumlah 10.000!" Ucap Alvin dengan wajah yang sangat kesal, Korrina mulai terkekeh lalu ia menepuk punggung Alvin dengan halus.
"Aku dua kali lipat dari itu, HP-ku 24.000 dan MP-ku 20.000. Sepertinya kau harus bermain dengan tenang dulu, Alvin." Korrina mulai menertawakan Alvin hingga membuatnya cukup kesal lalu mencubit kedua pipi Korrina dengan sangat keras. "Dasar kau...!!!"
"A-Aww...! S-S-Sakit...!"
***
Alvin dan Korrina sedang duduk di atas kursi karena mereka memiliki urusan yang harus mereka kerjakan yaitu sistem sihir. "Kita bisa mengakses sihir kita di Level 10, Alvin. Untuk sekarang kita harus fokus mengembangkan kekuatan kita agar kita bisa membunuh dengan lebih mudah."
"System Access: Magic." Korrina memanggil sebuah jendela yang menunjukkan 3 slot sihir yang masih kosong, Korrina bisa mengakses sihir unik jika ia sudah berada di level 10.
[System Acces: Magic]
+
+
+
"Sepertinya kita semua dibatasi dengan memiliki 3 slot sihir ya? Kita harus menggunakan sihir yang sangat berguna." Ucap Korrina dengan wajah yang sangat serius.
"Developer dari game ini sepertinya benar-benar adil, dia menyeimbangkan seluruh sistemnya agar game ini tidak terlalu mudah untuk dimainkan... Tiga slot sihir kosong itu sudah cukup untuk kita menggunakan sihir yang maut melainkan sihir buff. System Access: Weapon Skill" Alvin mencoba untuk memanggil jendela yang menunjukkan skill senjatanya, tetapi jendela itu tidak muncul karena Alvin masih belum memiliki sebuah senjata untuk bertarung.
"Loh...? A-Apakah ini bug?" Alvin terus mencoba untuk memanggil jendela yang menunjukkan sword skill-nya, tetapi jendela itu tidak muncul melainkan sebuah jendela informasi. "System Access: Weapon Skill akan bisa di akses ketika seorang player memiliki sebuah senjata, misalnya jika anda memiliki pedang maka System Access: Sword Skill akan bisa di akses."
"Pfft... Jadi inikah player pembunuh yang tidak tahu apa-apa dalam game CoW---" Kedua pipi Korrina langsung tercubit dengan sangat kasar oleh Alvin, wajahnya menunjukkan eksperesi yang sangat kesal terhadap pacarnya yang selalu mengejeknya. "Diam..."
"M-Maaf." Korrina tersenyum lalu Alvin berhenti mencubit kedua pipinya. Ia masih harus melihat beberapa jendela yang penting baginya. "System Access: Inventory"
Sebuah jendela inventory muncul di depan Alvin dan hanya menunjukkan dua item yaitu <<500 Silver Balls>> dan <>, "Wahh... Sebagai pemula kita hanya mendapatkan uang dan makanan" Ucap Korrina yang sedang menatap jendela inventory Alvin.
"Kau benar, sepertinya 500 Silver Balls ini bisa kita gunakan untuk membeli Kisetsu yang dapat meningkatkan kelincahan kita dan juga pedang biasa dengan ATK yang besar." Setiap peralatan juga mempengaruhi stats dalam bertarung.
"Bagaimana kalau kita bergerak sekarang dan membeli peralatan itu?" Tanya Korrina.
"Tidak, tahan dulu. Kita masih harus meningkatkan status kita menggunakan SP." SP adalah singkatan dari Stats Point dan kegunaannya adalah meningkatkan setiap stats yang ada di game ini, cara untuk menjadi kuat di game ini adalah setiap karakter naik level maka stats-nya tidak akan meningkat melainkan dia hanya akan mendapat SP yang berjumlah 10.
"System Access: Status." Jendela yang menunjukkan stats milik Alvin muncul tepat di depannya.
[Alvin Ghifari] [Status] [SP: 10]
•HP [0]
•MP [0]
•STR [0]
•DEF [0]
•AGL [0]
•INT [0]
•LUCK [0]
Semua player akan memulai stats mereka dari angka nol dan mereka juga akan diberi SP yang berjumlah 10 untuk menaikan stats mereka. Jadi para player diwajibkan untuk memulai petualangan mereka di level 5 karena mereka pasti sudah memiliki stats yang seimbang.
Alvin tanpa segan langsung menaikan STR-nya menjadi 10 poin dan itu membuat Korrina cukup tertarik bahwa Alvin benar-benar ingin memiliki status STR yang terbesar di game ini. Korrina menaikan STR-nya menjadi 4 poin, AGL-nya menjadi 4 poin, dan INT-nya menjadi 2.
"Dengan ini kita sudah selesai menyelesaikan semua-nya bukan?" Tanya Korrina.
"Ya... Aku baru saja dimulai." Ucap Alvin dengan ia mengepalkan kedua tinjunya dengan wajah yang sangat amat kesal.
__ADS_1