Conqueror of World

Conqueror of World
Chapter 3 - Killer of Entity


__ADS_3

Malam hari telah tiba di game CoW dan sekarang itu pukul tepat jam dua belas malam di game tersebut. Alvin dan Korrina sedang berdiri di atas atap rumah penginapan selagi melihat jalanan yang terlihat sangat amat kosong. "Korrina, siapa yang akan melakukan pergerakan pertama?" Tanya Alvin dengan ia mengeluarkan pedangnya yang berada di punggungnya.



"Aku..."



"Pembukaannya aku kasih untukmu saja." Ucap Korrina dengan wajah yang serius, ia tiba-tiba melihat satu player yang menggunakan armor jelek dan mudah untuk ditebas oleh Alvin, player itu juga memakai helm yang menghalangi seluruh kepalanya.



"Player itu sepertinya cukup pengecut dalam berpakaian..." Korrina menujuk player yang ia lihat dengan telunjuknya selagi menunjukkan wajahnya yang sadis. Alvin melihat player tersebut dan ia langsung melompat menuju player tersebut dengan sangat cepat.



Alvin langsung mendarat tepat di depannya hingga membuat player tersebut terkejut dan mundur beberapa langkah. Alvin bangkit dari atas lantai lalu ia menatap player itu dengan tatapan yang sangat tajam seperti seekor serigala yang melihat makan malam-nya. "Aku adalah Alvin. Aku membunuh player yang menarik perhatianku terhadap sikapnya yang busuk... Jika kau pengecut dalam segala hal, kau hanya akan mati melawan monster level rendahan." Alvin langsung menunjukkan pedangnya kepada player tersebut.



"Apa yang kau perbicarakan? Ini semua hanya game. Game itu hanya untuk dinikmati melainkan untuk menghabiskan waktu emas kita!" Ucap player itu.



"CoW bukanlah game biasa, kau bermain hanya untuk kesenangan layaknya seperti bocah!!!" Tiba-tiba Alvin bergerak dengan sangat cepat menuju player itu hingga ia berada tepat di depannya, Alvin lalu mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat ke arah lengan kanan player tersebut.



*SLASH!!!*



Serangan Alvin mampu mengenai lengan kanannya hingga lengan kanan player tersebut langsung putus dan mengeluarkan banyak sekali darah yang alis. "A-AHHHHHHHHHH!!!!" Teriak player itu dengan sangat kesakitan karena HP-nya perlahan mulai menurun dengan sangat dratis. Alvin langsung menendang wajahnya lalu menginjak wajahnya dengan sangat keras menuju lantai hingga player itu perlahan mulai kehabisan HP.



"Berhentilah berteriak." Alvin langsung menusuk mulutnya dengan menggunakan pedang yang ia pegang hingga perlahan player itu bersinar lalu berubah menjadi bola aura yang berlambang tengkorak. Player itu sudah mati oleh Alvin, semua player dibebaskan untuk membunuh di segala tempat jadi tidak ada safezone di game ini.



Ketika HP player menginjak angka maka tubuh mereka akan bersinar dan berubah menjadi bola aura yang berlambang tengkorak dan nasib bagi playernya adalah mereka akan langsung log-out dan resmi tidak akan bisa memainkan CoW lagi. Alvin mengambil bola aura itu selagi menunjukkan wajahnya yang dilumuri dengan darah. "... ..."



"System Access: Quick Inventory" Aura bola itu langsung hilang dan masuk ke dalam inventory milik Alvin dengan sistem akses yang mampu memasukan item dengan cepat ke dalam inventory, bola aura itu memiliki kegunaan yang cukup menguntungkan baginya.



"Alvin, di arah belakangmu, terdapat satu player pengecut lagi yang mencoba untuk menghampiri ke tempat yang sama denganmu." Korrina yang berada di atas Alvin mampu berbicara dengannya karena System Access: Guild Call, sistem yang mampu berbicara dengan member dari guild saja walaupun jaraknya jauh sekali.



"Jangan b-bergerak!" Ucap player yang berada di belakang Alvin selagi memegang pedangnya dengan sangat erat, seluruh tubuhnya juga bergetar layaknya seperti ketakutan melihat Alvin yang dilumuri oleh darah.



"Terlambat." Alvin tiba-tiba melompat ke belakang dengan sangat cepat hingga player itu tidak bisa melihat pergerakan Alvin, Alvin mendarat tepat di belakangnya dan seketika player itu berbalik arah ke belakang, Alvin dengan cepat langsung menebas tubuh player itu menjadi dua dengan pedangnya yang ia pegang.



*JRATTT!!!*



HP player itu menginjak angka nol dengan sangat cepat karena pendarahannya yang banyak, tubuhnya terbelah menjadi dua hingga membuat lantai-lantai dilumuri dengan banyak darah. Tubuh player itu bersinar lalu berubah menjadi aura bola lagi. "Dua Soul Essence... Sepertinya kita bisa membeli senjata kedua kita." Ucap Alvin dengan ia mengambil dan memasukkan aura bola itu yang bisa disebut dengan Soul Essence ke dalam inventory-nya.



Alvin melirik ke arah bangunan penginapan dan ia tiba-tiba tidak melihat Korrina, ia menghilang dari atas entah kemana. "System Access: Guild Call."



"Kau dimana, Korrina?" Tanya Alvin.



"Aku berada di belakangmu." Ucap Korrina yang berada di belakang Alvin selagi memegang dua Soul Essence, Alvin melirik ke belakang lalu ia merasa cukup terkesan bahwa pacarnya juga tidak hanya diam dan melihat. Ia juga mulai bergegas membunuh player.



"Bagus, kau ternyata mulai melakukan pembunuhan ya?" Alvin mengelus rambut Korrina selagi memujinya, Korrina mulai tersenyum dan tersipu malu. "Hehe~"



"Dengan item Soul Essence yang kita miliki ini, kita bisa membeli senjata dari Blackmarket." Ucap Alvin dengan wajah yang sangat serius, Korrina memberi dua Soul Essence itu kepada Alvin dan ia langsumg memasukan keduanya ke dalam inventory. Mereka berencana untuk pergi ke blackmarket sekarang untuk membeli senjata yang hanya pantas untuk pembunuh, Blackmarket adalah sebuah toko yang hanya buka di tengah malam dan toko itu menyediakan senjata yang berkaitan dengan senjata mematikan, racun, semua hal-hal yang bisa dibeli dengan nyawa.



Alvin dan Korrina langsung bergegas lari menuju Blackmarket yang berada di luar gerbang Kota Legenia. "Karena anda telah membunuh sebanyak dua player, anda telah berubah job menjadi SwordSlayer, job yang hanya pantas untuk pembunuh seperti anda."



"Sekarang anda telah memiliki sebanyak 2 Kill player." Kedua bola mati Alvin melirik ke bagian atas kanan dan ia melihat sistem baru yaitu...



[Kota Legenia] [Kill: 2 Players]



"Hmph... Game ini sepertinya sudah mulai menarik bagiku." Alvin tersenyum dengan sangat kalem bahwa CoW ini benar-benar realistis, jadi setiap serangan dan pergerakan karakter bisa di kontrol dengan semau karakternya bahkan cara bertarung di dunia asli bisa saja dimasukan ke dalam CoW, game VRMMORPG lainnya masih menggunakan hit dan pergerakan yang disediakan di game-nya sendiri jadi Alvin tidak terlalu suka.



Beberapa menit kemudian, mereka berdua tiba di luar gerbang kota Legenia, mereka langsung menemukan sebuah tenda besar yang berwarna hitam. Tempat itu adalah tempat yang ingin mereka berdua kunjungi, Blackmarket... Tahapan kedua mereka untuk menjadi player pembunuh yang bisa di kenal oleh semua player lagi sama seperti semua VRMMORPG game yang pernah mereka mainkan.



Alvin dan Korrina masuk ke dalam tenda itu, seketika mereka masuk terdapat banyak sekali kepala-kepala monster yang sudah mati di seluruh tempat bahkan di atas meja terdapat beberapa tabung yang berisi jantung-jantung monster. "Selamat datang para pembunuh player..." Ucap seorang nenek yang memakai sebuah jubah yang menghalang seluruh tubuhnya.



"Beritahu aku, apakah kau menjual senjata Dagger yang bernama <>" Tanya Alvin dengan wajah yang sangat serius. Nenek itu mulai tertawa lalu ia berjalan menghampiri sebuah kawah yang di dalamnya terdapat sebuah air yang berwarna merah seperti darah.



"Hohoho... Apakah kalian memiliki nyawa player untuk membuat senjata itu?" Tanya nenek itu dengan senyuman mengerikan di wajahnya.



"System Access: Quick Inventorg - 2 Soul Essence" Alvin langsung mengeluarkan dua Soul Essence di inventory-nya hingga itu membuat si nenek terkejut karena seorang player yang memiliki level 6 mampu memiliki dua Soul Essence dengan mudah. Biasanya player yang baru saja main tidak akan pernah membunuh player, tapi karena kebiasaan mereka berdua yang telah menjadi player pembunuh di sembilan game sebelumnya.



"Cukup menarik, ternyata masih ada player yang ingin menjadi pembunuh berdarah dingin... Kalian player berlevel 6 cukup membuatku terkesan." Alvin memberikan kedua Soul Essence yang ia pegang kepada nenek yang mengerikan itu, nenek tersebut langsung mengambil kedua Soul Essence itu.



"Dengan ini aku menawarkan kalian untuk masuk ke dalam job yang lebih pantas seperti kalian." Ucap nenek tersebut dengan ia langsung memasukan kedua Soul Essence itu ke dalam kawah lalu mengaduknya menggunakan sendok yang sangat besar.

__ADS_1



"Anda telah mendapatkan tawaran job." Ucap sistem kepada Alvin.



"System Access: Job" Ucap Alvin hingga sebuah jendela pesan muncul tepat di depannya, Korrina juga pasti akan melakukan yang sama karena ia memilih apa yang pacarnya pilih.



[Job List]


-Killer of Entity



Alvin langsung tersenyum bahwa ia benar-benar telah mendapatkan job yang sangat ia inginkan. Korrina juga mendapatkan job yang sama sepertinya yaitu Killer of Entity atau bisa disingkat dengan KOE.



Killer of Entity adalah job khusus yang hanya untuk player yang telah membunuh sebanyak 1 player lebih di level minimal satu dan maksimal sepuluh. Jika seorang player membunuh player sebanyak satu player lebih di level 11 maka dia akan mendapatkan job Killer saja berbeda dari job KOE ini. Job KOE ini sangatlah berguna untuk Alvin karena setiap ia membunuh player, musuh, atau semua hal-hal yang hidup maka EXP dan Uang yang lebih banyak. Job ini memiliki stage dua khusus yang bernama <> dan <>.



"Kalian berdua harus berhati-hati dalam memilih, ketika kalian memilih job itu maka kalian tidak akan bisa kembali... Kalian juga akan mendapatkan kekuatan aneh ketika kalian terus membunuh dan mengamuk dalam pertarungan... Job ini terbatas untuk level satu sampai sepuluh, jadi hanya kalian berdua SAJA yang baru mendapatkan ini." Ucap nenek itu dengan wajah yang sangat serius.



"Berdua?! Apakah kau serius?! Semua manusia yang tinggal di planet bumi ini bermain game CoW yang sedang mendunia, mungkin terdapat 100 milliar lebih yang sedang bermain game ini!" Ucap Korrina dengan wajah yang sangat serius. Nenek itu tiba-tiba mengeluarkan jendela yang menunjukkan job KOE.



[Killer of Entity]


-Alvin???


-Korrina???



Tanda tanya ini masih belum di konfirmasi bahwa Alvin dan Korrina akan masuk ke dalam job itu. "Korrina, buku panduan yang aku baca tentang CoW itu adalah buku panduan yang terlarang dan hanya dibuat satu untuk player yang beruntung. Aku merasa beruntung karena bisa mendapatkannya online karena semua orang sepertinya tidak terlalu tertarik dalam membunuh player lain di dunia ini, jadi aku mendapatkan buku panduan tentang Pembunuh dan sisi kegelapan yang ada di CoW." Ucap Alvin dengan wajah yang sangat serius.



"Itu artinya job kita termasuk overpowered?" Tanya Korrina dengan wajah yang serius. Overpowered artinya terlalu kuat hingga tidak ada siapapun yang bisa mengalahkannya.



"Tidak ada job yang overpowered, Korrina. Semuanya benar-benar telah diseimbangkan oleh perusahaan HCF." Ucap Alvin dengan ia langsung mengganti job-nya menjadi KOE dan Korrina juga tidak ada pilihan lain selagi memilih job itu juga. Ia tidak merasa kesal ataupun melainkan dia cukup senang bahwa mereka berdua sudah berada di tahapan yang mampu membunuh semua player tanpa segan.



"Hohoho... Menarik, sangat-sangat menarik... Kalian benar-benar memilih job yang sangat berbahaya. Kalian memanglah player yang berani."



"Seketika kalian mencapai stage dua dari job kalian maka job yang bernama Crimson Killer dan Scarlet Killer tidak akan bisa di dapatkan oleh player lain karena job itu telah benar-benar memilih kalian." Ucap nenek itu.



Tiba-tiba kawah itu langsung bersinar warna merah dan perlahan dua pedang belati melayang keluar dari kawah itu. Alvin dan Korrina langsung terkejut melihat belati itu yang terlihat cukup keren dan menyeramkan karena terdapat sebuah lambang ular phython di belati tersebut.



Dua jendela pesan muncul tepat di depan Korrina dan Alvin, jendela itu menjelaskan semua hal tentang belati itu.



[ATK 40-60]



"Damage yang cukup adil juga." Alvin tersenyum lalu ia mengambil belatinya dan Korrina mengambil yang satunya lagi, kedua belati itu sudah resmi menjadi pemilik Alvin dan Korrina. "Belati itu hanya bisa di gunakan oleh job KOE seperti kalian, belati itu sekarang masih belum jadi dan belum menunjukkan potensi sebenarnya. Untuk menunjukkan potensi dari belati kalian harus memasukan darah kalian ke dalam belati itu." Ucap nenek itu selagi tersenyum dan melihatkan mulutnya yang tidak memiliki gigi.



Korrina menatap Alvin dengan wajah yang serius. "Alvin, kau siapa?"



"Aku sudah siap kapanpun." Alvin langsung menusuk ibu jarinya dan dengan perlahan belati yang menusuk ibu jarinya langsung bersinar warna merah, belati milik Korrina juga sama bersinar berwarna merah. "Sudah siap... Kalian sudah bisa melihat seluruh kemampuan dari belati dan ingat ini... Belati itu tidak akan bisa dijual, dibuang, dan dicuri oleh player lain karena belati itu akan melekat kepada kalian untuk selamanya.



Di game CoW semua player di batasi untuk bisa menggunakan dua senjata dalam pertarungan. Karena Alvin dan Korrina adalah ras Legenda, ras yang mahir dalam pertarungan jarak dekat maka mereka bisa menggunakan pedang dan belati dalam bersamaan. Belati itu hanya bisa di gunakan jika job Alvin dan Korrina adalah KOE.



KOE juga memiliki sword dan dagger skill tambahan menjadi 5, sekarang mereka berdua bisa menggunakan sword skill yang memiliki slot 5.



Alvin memegang belatinya dengan sangat erat lalu ia mengejamkan kedua matanya. "System Access: Dagger Info" Sebuah jendela pesan muncul tepat di depan Alvin dan menunjukkan semua info tentang Dagger itu secara lengkap.



[Alvin's Acid Phython Level 6]


Weapon - Dagger - Special


Wielder: Killer of Entity (KOE)


ATK ~ 40-60


'Pedang belati yang hanya bisa di gunakan oleh player yang memiliki Job KOE'



°Weapon Boost - Boost level 20 - Setiap dagger ini membunuh lawan dan menyerap darahnya maka tubuh pengguna dan dagger-nya akan bersinar warna merah yang mengartikan kebal terhadap debuff selama 5 menit. [TIDAK DAPAT DI STACK]


°Weapon Overboost - Boost level 15 - Dagger ini berkemungkinan 75% akan memberi musuh efek debuff Toxic, 20% efek debuff stun, 25% efek debuff blindness, 2% efek debuff instant Death. Seketika salah satu efek ini mengenai player yang anda serang maka kekuatan anda dalam menyerang akan bertingkat selama 5 menit. [TIDAK DAPAT DI STACK]


°Weapon Restricted - Boost level 50 - Terlalu lama menggunakan dagger ini akan memberi pengguna efek blindness selama 1 menit. Dagger ini hanya bisa digunakan selama 10 detik setiap si pengguna memegangnya, jika anda menggunakan dagger ini selama 9 detik lalu melepasnya maka hitungan 9 detik itu akan berubah menjadi hitungan 0 detik. [TIDAK DAPAT DI STACK]



[Dagger Skill] [Setiap skill akan memakan MP sebanyak 1000]


+Smog Eject - Seketika dagger ini menancapkan benda-benda, player juga bisa termasuk maka dagger ini akan mengeluarkan asap-asap abu yang mampu menghalangi pemandangan player kecuali pengguna dari dagger ini, ia akan melihat asap-asap itu seperti cahaya yang mudah di lihat.


+Recall - player mampu memanggil daggernya kembali menggunakan skill ini, jadi jika dagger tersebut tergeletak di atas tanah dan player menyebut nama skill ini maka dagger itu akan terbang menuju player yang memanggilnya.


+Dancing Venom - Melempar dagger selagi menggunakan skill ini akan membuat dagger itu bersinar merah dan mengeluarkan dagger berwarna merah yang berjumlah sebanyak sepuluh, dan di dalam setiap dagger itu mengandung debuff Toxic selama 5 detik dan jika player terkena tebasan dari dagger yang asli maka dia akan terkena debuff Toxic dan Blindess selama 20 detik.


+Penetration of All - Dengan menggunakan skill ini, dagger yang anda pegang akan mampu menembus armor, menghancurkan kekebalan debuff, menghancurkan segala sihir, dan 20% kesempatan kecil untuk menghancurkan semua senjata. Skill ini akan bertahan selama 30 detik dan itu artinya ketika 10 detik telah terlewati maka anda pasti sudah terkena efek blindness.


+???


__ADS_1


Setiap senjata akan memiliki dua tipe yaitu <> dan <>, senjata common itu hanyalah senjata yang hanya menunjukkan ATK dan deskripsi dari senjata itu sedangkan Special adalah senjata yang menunjukkan ATK, deskripsi, Weapon Boost, Weapon Overboost, dan Weapon Restricted.



Skill dagger milik Alvin tidak akan bisa diganti, tetapi skillnya bisa bertambah kuat dan memiliki efek baru ketika ia sudah menempuh level 100. Dagger-nya akan bertambah level ketika Alvin juga bertambah level dan dagger ini tidak memiliki durability jadi tidak akan bisa hancur, dagger ini akan hancur ketika Alvin mati.



Weapon boost itu sama seperti buff yang diberikan dagger itu kepada Alvin, jadi setiap ia menggunakan dagger-nya maka weapon boost dari dagger itu akan aktif. Weapon boost ini akan bertambah kuat setiap Alvin melampui level weapon boost-nya. Setiap weapon boost akan bertambah kuat hingga batasnya menempuh level 500.



Weapon Overboost itu juga sama dengan Weapon boost, tetapi Weapon Overboost memiliki buff yang kuat dan debuff bagi musuh. Sama seperti Weapon boost, Weapon Overboost akan bertambah kuat hingga batasnya menempuh level 500 juga.



Weapon Restricted adalah batasan atau resiko dalam menggunakan senjata kuat seperti dagger milik Alvin. Karena CoW adalah game yang sangat seimbang jadi setiap senjata kuat pasti akan memiliki batasan dan resiko dalam menggunakannya.



"A-Apaan ini...? Masih ada skill yang memiliki tanda tanya...?" Tanya Alvin dengan ia melihat dagger skill-nya di slot ke lima yang memiliki tanda tanya. Mungkin skill slot terakhirnya adalah skill terlarang atau skill yang beresiko tinggi, Alvin mulai tidak memperdulikannya.



"Alvin, kau harus menggunakan dagger-mu dengan baik atau resikonya akan membuatmu buta akan membunuhmu." Ucap Korrina dengan wajah yang serius.



"Aku tahu itu, dan itulah kenapa kita berdua ini disebut sebagai Duo 'kan? Kita bisa bekerja sama." Alvin mulai menepuk punggung Korrina hingga ia langsung tersipu malu melihat wajah Alvin yang terlihat kalem.



"Sekarang, tunjukkan dagger info-mu, Korrina."



"Ya, System Access: Dagger Info." Jendela pesan mulai muncul tepat di depan Korrina dan Korrina langsung membacanya secepat mungkin.



[Korrina's Acid Phython Level 6]


Weapon - Dagger


Wielder: Killer of Entity (KOE)


ATK ~ 30-60


'Pedang belati yang hanya bisa di gunakan oleh player yang memiliki Job KOE'



°Weapon Boost - Boost level 20 - Setiap dagger ini membunuh lawan atau menyerap darah maka tubuh pengguna dan dagger-nya akan bersinar warna merah yang mengartikan kebal terhadap debuff selama 1 menit dan juga tenaga menyerangnya akan meningkat selama 1 menit. [TIDAK BISA DI STACK]


°Weapon Overboost - Boost level 15 - Dagger ini berkemungkinan 75% akan memberi musuh efek debuff Toxic, 20% efek debuff stun, 25% efek debuff blindness, dan ketika dagger ini mampu memberikan salah satu dari efek ini kepada musuh maka kecepatan anda akan meningkat selama 5 menit. [TIDAK BISA DI STACK]


°Weapon Restricted - Boost level 50 - Menggunakannya selama 5 menit akan membuat anda terkena efek blindness sekitar 5 menit, selama 4 menit kecepatan anda akan meningkat tetapi pertahanan anda akan menurun (efek akan hilang ketika memasuki menit kelima), selama 3 menit pertahanan anda akan meningkat tetapi HP anda akan menurun satu angka setiap detik (efek akan hilang ketika memasuki menit keempat). [TIDAK BISA DI STACK]



[Dagger Skill] [Setiap skill akan memakan MP sebanyak 1000]


+Chains of Fang - dagger anda akan mampu mengeluarkan sebuah rantai yang mampu membelit musuh dengan rantai itu, menusuk musuh dari jarak jauh, menggunakan rantai itu sebagai ayunan untuk melompat dari jurang, atau hal-hal lainnya. Panjang dari rantai tersebut tidak memiliki batas, jadi anda bisa menggunakan rantai ini sepanjang mungkin.


+Raining Blades - Dengan menggunakan skill ini, ketika anda melemparkan dagger ini ke atas langit maka dagger ini akan menghujankan beberapa besi runcing setajam pedang yang berjumlah ratusan.


+Recall - player mampu memanggil daggernya kembali menggunakan skill ini, jadi jika dagger tersebut tergeletak di atas tanah dan player menyebut nama skill ini maka dagger itu akan terbang menuju player yang memanggilnya.


+Acid Rush - skill ini mampu menyerang musuh dengan mencabik-cabiknya, kecepatan anda akan meningkat dengan cepat dan habis seketika dagger anda telah melakukan 100 - 500 hit, terdapat 30% untuk membuat musuh terkena efek debuff Toxic.


+???



"Sekarang kedua senjata itu telah resmi menjadi milik kalian." Ucap Nenek itu selagi tersenyum. Alvin memasukan belati-nya ke dalam saku belatinya yang terletak di pinggang bagian kanannya. Korrina juga melakukan hal yang sama dengan meletakan belatinya ke dalam saku untuk belati.



"Ngomong-ngomong, apakah nenek memiliki sebuah quest yang berkaitan dengan pembunuhan? Atau quest yang berkaitan dengan job KOE ini." Tanya Alvin dengan ia menyilangkan kedua lengannya.



"Ya, tentu saja. Quest yang sangat sulit, tetapi hadiahnya memiliki sebuah pedang, jubah, dan kisetsu yang pantas untuk kalian berdua." Ucap nenek itu hingga sebuah jendela pesan muncul di depan Alvin.



"Maukah anda menerima quest dari sang nenek penyihir? Ya/Tidak"



Alvin langsung memegang tangan kanan Korrina dan mereka langsung menekan pilihan Ya bersamaan. "Hohoho! Ternyata kalian memang menarik, kalian bahkan melakukan quest yang sangat sulit ini demi sebuah pedang, jubah, dan kisetsu."



Sebuah jendela yang berkaitan dengan Quest muncul tepat di depan mereka berdua. Alvin dan Korrina langsung membaca quest tersebut.



[Quest] [Mengumpulkan Nyawa]


{Kesulitan ~ SSS]


~Keterangan: Kumpulkan dua nyawa Player dan monster...


°Soul Essence [2/2]


°Soul of Day [0/10]


°Soul of Night [0/15]


~Hadiah: ???



---



Bila ada yang ingin ditanyakan atau ada yang kurang dimengerti maka para reader bisa melakukan komen dan author akan secepatnya menjawab ya~ maklum kalau ada yang kurang karena ini novel yang berkaitan tentang game pertamaku xD



°Gambaran dari belati [Acid Phython]




__ADS_1



__ADS_2