
selama hidup tidak ada akurnya antara Nur dan Dirta. bagaikan tom and Jerry hahaha 😅. kadang kala mereka berpikir dewasa tapi kebanyakan bagai anak kecil yg kehilangan induknya tidak tau harus berbuat apa selain keonaran. jika di pikir selalu saja pertikaian yg terjadi hanya masalah sepele. author jadi bingung dengan mereka. tapi bagaimana lagi harapan author harus tetap jalan dengan sifat labil mereka. sudah lah author gak ambil pusing yg penting bisa meranin lakon dengan baik sudah lebih dari cukup.
kini Dirta tengah berada di depan cermin sambil melihat penampilan culun nya terasa sangat menggangu pemandangan. tidak disangka banyak yg tak suka dengan perubahan itu. Dirta pun merasa rada tak nyaman namun demi mendapatkan yg tulus rela di lakukan nya.
tak disangka takdir nya harus berakhir dengan perjodohan oleh kedua orang tua nya. walau begitu Dirta belum yakin bahwa Nur bisa menerima kekurangan yg ada pada diri nya. Dirta dapat tau sifat Nur yg masih kekanak-kanakan. kata mama nya Nur baik tapi nyata nya cerewet udah kayak nenek-nenek gitu. " haiss ngapain juga mikirin si nenek lampir itu "
Dirta kembali fokus menata rambut nya yg kelihatan klimis bagai lautan minyak rambut terasa risih dan tak sedap di pandang mata. di keringkan nya rambut nya dan mulai memberi sedikit gel minyak rambut lalu menata sedemikian rupa. setelah selesai ia melepaskan kacamata yg terlihat sangat besar yg bertengger di mata nya. setelah dirasa cukup ia melangkah menuju almari mengambil pakaian yg pas di tubuh nya dan tentu nya tidak kebesaran seperti yg ia pakai selama penyamaran.
kembali ia menatap diri nya yg kembali keren serta tampan yg di idolakan kaum hawa. namun dirinya lupa menutup pintu kamar nya hampir saja Nur melihat penampilan asli nya. jika di pikir awal bertemu di rumah nya Nur telah melihat ketampanan Dirta tanpa kacamata tapi tetap dengan rambut klimis ala culun nya.
jika di bedakan dengan sekarang sangat lah jauh perbandingan nya. Nur yg melihat Dirta merasa aneh ketika melihat pakaian yg dikenakan pas di tubuh nya tanpa kebesaran seperti biasanya.
__ADS_1
" sedang apa kamu kok penampilan nya beda gak culun lagi"
" bukan urusan mu juga " tanpa melihat Nur
" kalo orang ngomong itu liat kesini tatap mata orang nya jangan membelakangi gini lah gak sopan tau "
" sejak kapan kamu urusin tata Krama "
" sejak sekarang dan selanjutnya masalah heh "
" dasar suami kagak ada akhlak nya"
__ADS_1
" heh gak kebalik tuh mungkin istri gak ada akhlak nya baru bener "
" haiyaaa ngajak berantem lagi rupanya "
" ogah ngomong ama kamu "
" au ah bodo amat mending juga auto pergi daripada disini terus di kira kepo huh"
" husssshhhh sono pergi dengan senang hati aku mempersilahkan "
" haiss menyebalkan nya "
__ADS_1
" hampir ketahuan untung nya gak liat dia nya. bodoh bener kamu Dirta 😅"
dengan segera di lepas nya kembali pakainya dan mengenakan baju yg sedikit kebesaran. lalu mengambil kaca mata dan mengenakan nya. rambut Dirta di tata dengan sangat klimis hingga bagaikan bak minyak rambut. kalo author berpikir dan berangan-angan dicampur dengan ayam yg dibumbui mungkin matang ya. hahahaha 🤣 tentu nya di atas api yg menyala dan di atas kompor hihi. krik krik krik garing 🤣🤣