
Setelah sesampainya di rumah Dirta masih saja nggerundel tak habis-habisnya. Nur terasa pusing dengan celotehan Dirta yg banyak sekali berbagai sumpah serapah muncul tak terkendalikan.
Sedangkan khalayak ramai membicarakan kemunculan anak semata wayang dari perusahaan DH grup yg merupakan perusahaan terbesar pada masanya. Telah banyak bisik-bisik yg mengatakan Dirta seorang anak yg cupu lagi culun tak modis tapi heran jadinya waktu itu muncul dengan penampilan keren lagi cool nya. Sehingga membuat Dirta menjadi berita trending topik. Segala siaran TV serta akun sosmed berita nya perusahaan DH grup semua.
Nur melihat segala siaran TV berdecak heran. Namun Dirta gak menggubris sama sekali dengan yg terjadi. Nyatanya Dirta masih saja sedih dengan sebuah rasa kehilangan.
Ali yg tiba-tiba datang berkunjung membuat Dirta tersenyum kikuk. Lama sekali Ali tidak melihat penampilan Dirta kini dihadapan nya telah berdiri seorang Dirta yg gagah lagi keren.
" hoi bro udah kembali Lo rupanya"
" dikira pergi kemana sih parah nih jadi sahabat "
" hahaha gua kira Lo lagi merantau cari tambatan hati "
" bukan gua kali tapi Lo tuh yg jones "
" gila parah nih anak ngatain gua jones. gua bukan jones kali "
" lalu apaan bro "
" jomblo happy dong "
" hahaha gak ada nama nya jomblo happy yg ada tuh ngenes baru betul "
" tau lah punya sahabat kagak ada gunanya. malah ngatain orang seenak jidat. "
" woi santui aja dong jangan baper gitu"
__ADS_1
" ye lah"
Dirta dan Ali bicara panjang lebar sambil tertawa lepas. Melihat itu Nur tersenyum bahagia melihat dua sahabat yg tengah bercanda.
Pagi nya Dirta kembali pada aktivitas nya sebagai mahasiswa fakultas ekonomi. Ia kembali ke kampus dengan penampilan yg berbeda tidak lagi cupu dan culun. Membuat mahasiswi cewek klepek-klepek dan terkagum-kagum dengan ketampanan Dirta. Yang telah mengenal Dirta hanya diam saja dan tak mau berurusan lagi dengan nya. Apalagi setelah insiden yg terjadi di sebuah restoran waktu itu membuat mereka malu sendiri. Dengan gaya nya yg cool Dirta berjalan dengan gagah bagai panglima tempur siap berperang.
Kembali lagi masalah terjadi dengan para mahasiswa lainnya. Dibalik ketampanan dan kegagahan Dirta selain memuji banyak yg mencela karena rasa iri.
" oh si cupu sok keren ini berubah penampilan nya untuk cari perhatian rupanya "
" sorry gua gak ada masalah ama Lo orang"
" sombong Lo cuih "
" Lo kalo mau cari gara-gara mending cari lawan yg sepadan agar Lo orang gak malu nantinya"
Dengan gesit Dirta mengelak karena tak ingin kena hantam. Hingga terjadi baku hantam. Banyak cewek berteriak untuk menghentikan perkelahian mereka. Namun mereka yg telah tersulut emosi apalagi Dirta yg diganggu ketenangan nya membuat Dirta tak dapat lagi mengontrol emosi nya.
Ali yg melihat kerumunan tersebut mencari tau apa yg terjadi. Setelah melihat ternyata Dirta sedang baku hantam mau tidak mau Ali harus turun tangan menghentikan perkelahian mereka.
Terjadi kah arena tinju bebas. Ada yg teriak panik ada yg menjerit menambah suasana jadi gaduh. Nur yg mendengar adanya perkelahian membuat nya melihat. Tak di sangka ternyata Dirta yg tengah berkelahi dengan geng biang onar plus rusuh. Selain itu Nur melihat Ali yg ikutan juga berkelahi membantu Dirta. Nur bergumam marah " apa lagi si Ali nih bukan nya melerai malah ikutan berkelahi dasar sobat sama-sama gila nya dengan Dirta. "
Tak ada pilihan lagi Nur maju ketengah perkelahian mereka dan berteriak-teriak sekuat mungkin. Berhenti sebentar karena terkejut. Setelah hilang terkejut nya mereka kembali pada aktivitas perkelahian mereka yg belum selesai. Bisa di bilang adu otot lebih manco. Dasar anak muda jaman sekarang sudah pada gila. Nur yg melihat tak ada respon pun melangkah dengan berani tak takut kena pukul jika ada serangan salah sasaran. Benar saja Nur terkena pukulan sehingga membuat kepala nya pusing. Dirta yg melihat Nur terkena pukulan pun menyudahi dengan memberikan pukulan yg begitu keras hingga mereka semua terjatuh. Ali yg melihat Dirta begitu marah jadi bergidik ngeri. Itulah satu sisi buruk dari Dirta tak akan dibiarkan nya orang yg telah menyakiti keluarga nya.
Setelah tidak ada yg bangun untuk melawan lagi Dirta bergegas menghampiri Nur yg tengah pingsan tak sadarkan diri. Dibawa nya ke ruang kesehatan dan dibaringkan nya dengan perlahan. Dokter memeriksa Nur. Untung nya tidak terjadi hal buruk lain nya Nur pingsan akibat pukulan tersebut serta rasa keterkejutan nya. Kondisi nya akan stabil lagi setelah istirahat.
Dirta di panggil keruang dekan. Setelah duduk dekan marah kepada Dirta bagaimana tidak Dirta telah membuat keonaran di kampus dengan memukuli teman nya. Setelah banyak di nasihati panjang lebar. Lalu Dirta dihukum membersihkan toilet setelah itu di minta lari keliling lapangan futsal dengan putaran 7 keliling.
__ADS_1
Ali pun tak luput dari hukuman tersebut. Dekan bukan kejam tapi berusaha memberi pelajaran kepada keponakan nya yg bandel agar jera. Sekalian hukuman yg berat jika kapok biar tak diulang nya lagi. Namun ya Dirta bukan lah anak yg mudah jera pasti suatu waktu akan kembali terulang lagi.
Dirta merutuki dekan dengan segala macam sumpah serapah nya. Dirta tengah berlari mengelilingi lapangan sambil menggerutu. Dekan yg melihat itu tertawa lebar karena berhasil membuat keponakan kesayangan nya kembali seperti anak kecil yg bandel.
Dirta dan Ali terhenti sesaat setelah mendengar ada suara tertawa dilihat nya dekan tertawa terbahak-bahak menyaksikan penderitaan mereka.
Mereka melihat dekan dengan tatapan mematikan. Dekan yg melihat nya merasa ngeri dan waspada siapa tau setelah ini akan jadi sasaran berikutnya.
Setelah menyelesaikan hukuman tersebut. Mereka mencari keberadaan dekan karena ingin memberi hadiah yg sangat manis telah menghukum seenak udel nya.
Dicari nya dekan kemana mana tapi tak ditemukan nya. Ya memang dekan tengah menghindari mereka. Dekan tau betul sifat Dirta sejak kecil memang dekan lah yg selalu bersama dengan Dirta sebagai orang tua nya. Tak heran jika dekan sangat tau persis jika Dirta sedang marah bisa-bisa hancur dunia terbalik di buatnya.
Dekan yg berjalan mengendap-endap berpapasan dengan dosen Dirta. Beliau menanyakan kemana Dirta dan Ali pergi nya setelah selesai di hukum. Dekan gelagapan menjawab tidak tau. Dosen yg tau gelagat ketakutan dari dekan hanya bingung di buat nya. Apa kah dekan habis melihat hantu tapi siang bolong begini mana ada hantu yg berani muncul.
Di abaikan nya dosen satu itu dengan sejuta pikiran nya sendiri. Sedangkan dekan langsung pergi menuju ruangan nya. Tak disangka bahwa Dirta dan Ali sedang menunggu dekan di ruangan nya. Dirta yg duduk dengan angkuhnya bagai bos yg sedang memergoki anak buah nya melakukan kesalahan dan Ali yg diam dengan tatapan dingin membuat suasana menjadi gerah terasa panas. Tanpa komando lagi Dirta dan Ali memberikan pelajaran yg sangat manis kepada dekan.
" kejam nya kalian rusak lah nih wajah tamvan akoh"
" paman gak usah alay and lebay "
" iya nih pak dekan sudah tertawa di atas penderitaan kami sekarang masih bisa bicara lebay. Sama sekali tak mencerminkan jiwa kepemimpinan sama sekali. "
" kalian para bocah kalo bicara dengan yg lebih tua harus sopan. Tidak ada kapok nya ya udah dihukum segitu parah nya masih berani tak kenal takut "
" maaf paman aku bukan lah Dirta seorang anak yg pura-pura cupu lagi bodoh lagi sekarang aku adalah seorang Dirta yg keren dan primadona kampus"
" hadeh kumat nih bocah membanggakan diri nya. Sadar bro jangan kebanyakan mimpi jatuh sakit"
__ADS_1
Setelah banyak mereka ngobrol ngalor ngidul ngetan dan kulon gak jelas. Ali dan Dirta kembali keruangan dan melihat Nur telah baikan sehingga mereka bisa menuntut pelajaran hari itu dengan konsen.