Deadly Nightshade

Deadly Nightshade
Chapter 13 - BACK TO SCHOOL


__ADS_3

tiga hari setelah kejadian. dipulau silvya menyuruh yuri untuk berangkat kesekolah dan betapa senangnya yuri karena belakangan ini ia sangat kesepian


"bibi... Kenapa kamu mau aku masuk sekolah lagi?"tanya yuri


"karena mulai hari ini aku akan sibuk" jawab silvya


"bukannya bibi juga harus ke sekolah?"tanya yuri dengan nada khawatir


"oh soal itu... Aku sudah keluar dari sekolahan itu" jawab silvya dengan entengnya


"kenapa bi... ?"


"bukannya kamu disana karena butuh uang?" kata yuri dengan nada mengejek


"enak saja kamu bicara!"


"kalau aku butuh uang kan bisa jual pulau ini" jawab silvya dengan santainya


"oh gitu.. Lalu kenapa bibi sebelumnya mau jadi guru disana?" tanya yuri


"oh itu.."


"karena sebelumnya aku merasakan aura yang mengerikan,tapi entah kenapa setelah arthur mati disana sudah hampir tidak ada aura itu lagi" penjelasan silvya dengan santainya


setelah mendengar penjelasan itu yuri menjadi sedih


Sesaat kemudian silvya baru keinget sesuatu yang penting yaitu adalah mengungkit masalah arthur


"ehh tapi bukan maksudku mengatakan bahwa dia adalah iblis itu" kata silvya agar membuat yuri tidak mengungkit masalah itu lagi


"iya bibi aku tahu maksud bibi itu baik.... Tapi aku gak apa apa kok" jawab yuri dengan senyuman yang terlihat dipaksakan


"ahh baiklah, besok jangan lupa untuk bangun pagi dan bersiap untuk sekolah" perintah silvya dengan tegas


"baik bi... Tapi gimana caranya agar aku bisa berangkat?"


"bukannya pulau ini ke sekolahan itu sangat jauh?"


"berarti kita akan berangkat nanti malam kah?" deret pertanyaan dari yuri yang membuat silvya jadi sebel


"ahhh yuri kamu kalau tanya satu satu jangan kamu berondong semua yang kamu pikirkan!" jawan silvya dengan sebalnya

__ADS_1


"iya bibi... Maaf..."


"kalau begitu... Gimana caranya aku sekolah?" kata yuri sambil membungkukan badannya


"oh itu gampang... Nanti malam aku akan membuat portal yang dapat terhubung dengan rumahku yang ada dijawa" jelas silvya


"nah karena sekarang sudah sore sebaiknya kamu membuat makan malam, setelah itu belajar" kata silvya


"iya bi.."


"aduuh..." kata yuri dengan panik sambil memegang kelapanya


"kenapa yuri?!" saut silvya dengan cepat


"itu... Aku sudah lama tidak masuk sekolah.... Berarti aku ketinggalan pelajaran" jawab yuri dengan panik


"karena itulahhh aku suruh kamu belajar!" bentak silvya karena dikira yuri dapat masalah yang serius


"iya iya...."


"Hmm... Berarti bibi yang masak nih" kata yuri dengan raut memelas


"yaudah sana belajar, aku buatkan makanannya" saut silvya


"baik bi.. Makasih..." kata yuri


setelah itu yuri pun kekamarnya untuk belajar dan silvya menyiapkan makanan, tetapi setelah dia selesai meyiapkan makanan dia keingat sesuatu yang penting


"oh iya hampir lupa, sebaiknya aku pergi ke markas... Eh bukan.. Mantan markas" kata silvya didalam hati


"yuri... Aku ada perlu sebentar kamu makan sendiri ya" kata silvya dan bergegas pergi keluar


setelah keluar dari sana silvya bergegas menuju ke ibu kota untuk memberi tahu mantan ketua organisasi bahwa Andre telah gugur dalam proses penyegelan ulang gate


"halo kalian semua lama tidak jumpa" sapa silvya sambil membuka pintu dengan santainya


"dimana ketua?"


"apakah dia ada didalam?" tanya silvya dengan buru-buru dan sesaat setelah itu semuanya diam lalu terdengar suara yang sangat familiar


"hei jangan buru-buru, karena kamu kesini pasti ada masalah yang seriuskan" kata orang itu dengan nada serius

__ADS_1


"iya ketua... Atau sekarang harus aku panggil MANTAN KETUA" ejek silvya


"hahahaha kamu masih tetap seperti dulu" jawabnya dengan gembira


"ketua bolehkah aku masuk?" tanya silvya dengan serius


"masihkah kamu minta izinku?" kata ketua dengan santainya


"hei siapa wanita itu? Dan kenapa dia seperti merehkan ketua?" tanya seorang anggota organisasi diruang istirahat


"hei masak kamu gak tau dia? Dia adalah salah satu pahlawan dunia karena berhasil menyegel pintu antara dunia kita dan dunia iblis" jawab seorang veteran disamping orang yang bertanya


setelah itu silvya pun masuk ke ruang ketua dan memulai pembicaraan


"ada apa kamu kesini hero?" tanya ketua


"ini aku membawa laporan silahkan dibaca" kata silvya sambil memberikan laporannya tentang andre


"Apa! Bagaimana mungkin?!" bentak ketua dengan kagetnya karena andre sudah di anggapnya sebagai saudaranya sendiri


"itu... Dia wafat karena menyelamatkan aku" kata silvya dengan rasa bersalah


"walaupun aku sudah keluar dari organisasi anda boleh menghukumku" kata silvya dengan perasaan bersalah sambil menyakinkan ketua agar tidak terlalu membencinya


"sudahlah tak apa aku sudah tau kalau akhirnya dia gugur juga, kamu jangan menyalahkan dirimu sendiri"


"aku tau maksud kamu juga baik."


"lagian.. Apakah kamu sudah menembaknya?" kata ketua sambil menatap tajam penuh penasaran


Seketika muka silvya memerah "ahh ketua bicara apa"


"ahh jadi belum ya.."


"baiklah kamu sudah boleh pergi" perintah ketua


"baik ketua" saut silvya dan kemudian diapun kembali ke pulau, sesampainya dipulau dia segera membuat portal untuk kerumahnya


Keesokan harinya saat yuri selesai sarapan dan bergegas berangkat dia melihat bibinya tertidur ia pun membawakan selimut untuk bibinya lalu berangkat ke sekolah.


Sesampainya disekolah betapa kagetnya yuri ketika bertemu dengan hilbert dan begitu pula dengan hilbert

__ADS_1


__ADS_2