Deadly Nightshade

Deadly Nightshade
Chapter 22


__ADS_3

Hei arthur kenapa kamu ingin ke sini? Tanya dina


Hmmm sebenarnya aku mau mengecek seseorang kata arthur


Apakah itu saudaramu?


Bukan, kalo soal dia aku percaya dia akan baik baik saja


Kalo begitu pasti pacarmu kan.... Tanya dina


Hahahaha iya walaupun mungkin cuma aku aja yang menganggap nya begitu


Emang kenapa?


Itu karena aku menembaknya saat aku mati untuk pertama kalinya... Yaaa walaupun ajaibnya aku hidup


Oh gitu aku mengerti, kalo dia udah melupakanmu aku mau kok mengandung anakmu.kata dina sambil menggoda Arthur


Hah yang bner aja mana mau aku sama bibi bibi


Hhhhggg kurang ajar (jawab dina sambil meninju pundak arthur)


Baiklah udah aku cuma bercanda


Iya, baiklah sekitar 30m lagi kita sampai ditempat dimana kamu tuju


Iya makasih


Setelah beberapa saat tepat didepan sekolahan


"Gak krasa ya udah malem ternyata? "(tanya dina)


"Iya ya padahal sebelum memasuki portal masih pagi


Trus selanjutnya bagaimana rencanamu arthur?"


"Gampang untuk sekarang aku mau kamu daftarkan aku kesini, pastinya sangat mudah dengan skill mu kan... "


"Iya sih, tapi kalo kamu sekolah aku ngapain dong? "


"Kamu bisa cari informasi tentang anggota lainnya, suruh mereka kumpul ditempat sekitar sini yg aman"


"Oh baiklah"


Keesokan harinya


"Arthur bangun sudah pagi katanya mau ke sekolah" kata dina sambil membangunkan Arthur


"iya.... Tunggu sebentar woi kenapa kamu jadi kyak ibuku!" tanya arthur yang baru bangun tidur


"hhhh tentu saja, katanya kita keluargakan....ini biar lebih terlihat normal"


"oh oke mantap"


"oh iya Arthur kamu mau dimiripkan dengan siapa wajah samaranmu?"


"hmm..... Baiklah gimana kalo ada unsur unsur chinanya? Kan putih" jawab arthur dg mata berbinar binar


"aduhai masak kamu cuma gitu doang sudah senang....... Baillah ayo"


Kemudian dinapun membacakan mantra agar sihirnya tetap terjaga walaupun yang disihir tetap aktif, dan kemudian arthur pergi mandi setelah selesai mandi dinapun menyuruh arthur untuk siap siap


"hei Arthur ayolah cepat jamnya sudah mepet"


"iya iya.... Aduh.... Kamu cocok banget jadi ibu ibu" gumam arthur


"apakatamu!!cepat sana!"


"siap" kata Arthur dengan reflek


Setelah itu mereka pergi ke sekolah untuk mendaftarkan Arthur dan setelah itu arthur diantar kekelasnya untuk berkeliling dan melihat lihat sekolahnya.


Setelah selesai berkeliling arthur pun kembali untuk pulang ke apartemen.


Di tengah jalan ia di hubungi dina dengan signal telepati


"hei arthur aku telah menemukan sebuah sinyal energi yang mirip denganku " kata dina


"baiklah aku akan kesana nanti sore" jawab arthur


"baiklah aku sudah menyelesaikan tugasmu untuk hari ini, untuk lebih jelasnya nanti kan ku jelaskan, dadah" kata dina


"hei kamu mau kemana"

__ADS_1


"woiii!!"


"sialan dia udah mematikan signalnya" jawab arthur dengan sebal


Karena info yang di berikan dina kurang jelas arthur terfikir sebuah ide.


Dengan mencoba mencari informasi tentang tragedi perang yang terjadi belasan tahun yang lalu.


Ia pun bergegas ke cafe computers.


Saat sudah berada di cafe arthur mencoba mencari informasi


tentang tragedi perang tersebut dari segala sumber


Namun hasilnya nihil hampir semua informasi nya hilang


begitu saja seperti di tutup tutupi.


Namun ia tidak menyerah, arthur memutuskan meminta bantuan kepada operator.


"Permisi kak apa kakak bisa membantu mencari informasi yang saya butuhkan?" tanya arthur


"informasi tentang apa ya?" tanya kembali operator


"ini tentang tragedi perang yang terjadi antara manusia dan kaum iblis" kata Arthur


"maaf informasi ini terlalu rahasia, jadi saya tidak bisa membantu" jawab operator


"Tolonglah kak! Ini penting sekali supaya


saya bisa mengetahui tentang penyebab kematian kedua orang tua saya, menurut saya mereka berkaitan dengan perang


tersebut, karena ayah saya bos dari tim deadly Night shade" kata Arthur


Ketika operator mendengar nama deadly night shade mulai berpikir kembali.


" Siapa nama ayah mu?" tanya operator


"seingat ku namanya asta" jawab arthur


"ha... Asta?" kata operator


"ya memang kenapa?" tanya arthur


"tidak tidak ada apa-apa, baiklah aku akan carikan informasi tersebut setelah ini temui aku di cafe di jalan melati Barat jalan"


"Apakah kamu benar-benar telah mati kak asta?" kata operator dalam hati


Di tengah perjalanannya menuju apartemen arthur tanpa sengaja melihat hilbert yang sedang makan bersama dengan teman satu tim nya


Melihat itu arthur jadi senang dan lega karena hilbert sudah memiliki teman...


Arthur pun lanjut pergi ke apartemen nya


Sesampainya Arthur di kamar apartemen


" mandi dulu ah nanti kan akan ada janji untuk ketemuan di cafe" kata Arthur


Saat membuka pintu kamar mandi tiba-tiba arthur terkejut karena ada dina yang sedang mandi.


"walah.. Apa sekarang kau jadi mesum arthur sampai mau mengintip aku mandi" kata dina


"siapa yang mengintip mu!!! , dan juga kenapa enggak kamu kunci pintu nya!" Kata Arthur.



"mungkin aku lupa hehehe" jawab dina


"he he he..., kau pikir aku percaya, sudahlah cepetan aku juga mau mandi" kata Arthur


"kenapa gak barengan aja masih muat kok" kata dina


"Palalu ha..," kata Arthur


Setelah dina selesai sekarang giliran arthur mandi.


Setelah selesai mandi arthur bersiap siap untuk berangkat.


" Mau kemana kamu arthur?" tanya dina


"ada janji sama seseorang yang akan memberikan informasi penting" jawab arthur


"kalo begitu aku ikut ya, buat jaga jaga siapa tahu dia orang jahat " tanya dina

__ADS_1


"kalo begitu cepat bersiap siap" kata Arthur


Mereka pun berangkat ke tempat


pertemuan


Sesampainya di cafe tersebut


"halo kak" kata Arthur


"halo,tadi kan kita belum kenalan, nama ku ian" kata ian


"Kalo aku arthur" kata Arthur


"Baiklah sebelum ku kasih informasinya, aku ingin tanya apa kamu enggak risih ada nenek peyot yang ngikutin kamu?" kata ian


Sebelum arthur menjawab tiba-tiba dina langsung muncul di belakang ian


"nampaknya kau sudah bosan hidup ya cebol" ucap dina


"jadi kalian udah pada kenal?" tanya arthur


"jadi nenek ini tidak memberitahu mu tentang para anggota deadly night shade" kata ian


"bisa kau ulangi lagi dan kupastikan kepala mu lepas" ucap dina dengan berbisik di belakang ian


"maaf" kata ian


"jadi dia signal energi yang kamu maksud dina?"


"ya benar" jawab dina


" Jadi kamu ingin tau siapa saja anggota deadly night shade?" tanya ian


"ya kak!" jawab arthur


" Untuk apa?" tanya ian


"untuk menghidupkan kembali deadly night shade dan menguak kebenaran tentang ayah ku apakah dia benar-benar mati atau tidak, karena dia benar benar menghilang begitu saja" kata Arthur


" begitu ya, masalah nya kami juga tidak tahu karena setelah selesai menutup celah dimensi yang menghubungkan antara dunia kita dan other world (dunia iblis) bos membubarkan deadly night shade dan menyuruh kami untuk menjalani hidup seperti orang biasa dan kami pun di teleportasi oleh rekan nya dan kami terpisah untuk menjalani hidup masing-masing "kata ian


" Maka dari itu aku membutuhkan bantuan mu kak untuk mengumpulkan kembali


anggota deadly night shade "kata Arthur


" masalah nya kemungkinan kami terpencar di seluruh bagian dunia, untuk menemukan mereka pun akan susah namun akan ku usahakan "kata ian


" terima kasih banyak kak, kalau begitu kami permisi dulu, "kata Arthur


Arthur dan dina pun bergegas pulang ke apartemen di tengah jalan arthur menyuruh dina pulang duluan karena dia ada urusan


Arthur pergi untuk menemui paman nya karena dia kangen walaupun ia tau bahwa paman nya tidak akan mengenali nya lagi


Sesampainya di rumah paman nya arthur pun mengetok pintu


"permisi.. TOK.. TOK... TOK.." Suara ketukan pintu


Pintu terbuka


"Ya ada apa ya" kata hilbert


"pak andre nya ada?" kata Arthur


"kamu siapa ya?" tanya hilbert


"Oh. Saya ary orang yang pernah pak andre selamat kan dulu, saya kemari untuk mengembalikan barang beliau yang di pinjam kan saya" kata Arthur



"tapi maaf saja pak andre sudah meninggal 2 mingguan yang lalu, kamu simpan saja barang itu dan pergilah" kata hilbert


. Dan pintu di tutup.


Arthur hanya terdiam dan merasa sangat terpukul mendengar bahwa paman nya telah meninggal.


Arthur berjalan tanpa arah di tengah malam


Dan tiba tiba ada beberapa ghoul yang datang untuk menyerang nya.


Karena perasaan hati yang buruk arthur melampiaskan nya dengan menghabisi ghoul yang datang untuk menyerang nya.


.....................

__ADS_1


Arthur berhasil menghabisi semua ghoul itu hanya dengan tangan kosong ia pun melanjutkan jalan nya sambil menghabisi


ghoul yang ia temui di jalan.


__ADS_2