Deadly Nightshade

Deadly Nightshade
Chapter 3 - penjelasan


__ADS_3

 


Keesokan hari nya Arthur yg mengingat apa yg terjadi semalam masih belum percaya apa yg ia lihat Lalu Arthur mengambil buku yg ia pinjam kemarin di perpustakaan.


Setelah membaca buku itu berjam jam


 


Dan menemukan ungkapan yg menyatakan bahwa Ada mahluk yg mengerikan berwarna hitam yg biasa di sebut iblis Dan ghoul.


 


Di buku itu juga di tulis bahwa iblis bisa menyerupai manusia maupun hewan


 


Dan juga di waktu tertentu iblis memburu jiwa


Manusia untuk memulih kan kekuatan dgn cara melakukan kontrak dgn manusia yg sedang putus asa dgn kehidupan nya.


Sedang kan ghoul mahluk yg suka memakan


Mayat manusia di malam hari.


 


Ghoul memburu korbanya apa bila sang korban berjalan sendiri saat malam .


 


Dan menerkam nya dari belakang


 


Ghoul berbeda dengan iblis kalau iblis memburu manusia di waktu tertentu


 


Sedang kan ghoul memburu ketika ia lapar.


 


Setelah membaca buku itu Arthur Berpendapat bahwa yg ia lihat semalam adalah ghoul.


Arthur yg semakin penasaran tentang mahluk


 


Seperti itu ia mencari orang yg ahli dalam hal berbau mistis/dukun.


 


Tiba tiba Ada yg mengetuk pintu


 


"Kak! Ayo keluar dari kamar Dan sarapan!" teriak Hilbert.


 


Arthur pun segera keluar dari kamar Dan ke meja makan untuk sarapan.

__ADS_1


Ketika duduk Dan menikmati sarapan nya Arthur bertanya pada Hilbert


"Hei! Hilbert kamu tau tempat orang yg ahli hal hal mistis?" Tanya arthur


"Tau emang nya kenapa kak?" jawab Hilbert


"Ahh enggak cuman pengen tau aja" kata Arthur sambil mengaduk kopi\\-nya.



"oh gitu, Tempatnya Ada di sebelah swalayan dipinggir kota Ada sebuah mobil van" jawab hilbert sambil memcuci piring



"Terima kasih Hilbert info nya" saut Arthur sambil berjalan ke arah montor.



Tak lama kemudian Arthur pun tancap gas ke tempat si dukun tersebut.



Sesampainya di sana Arthur pun mulai masuk ke van yg bertulis kan dukun sakti



"Ada urusan apa kamu kesini?"tanya sang dukun



" Saya ingin mengetahui tentang mahluk mistis" jawab arthur dengan nada agak miring




Arthur yg tdk terlalu faham hanya bisa berkata iya.



Sang dukun mulai menerawang aura Arthur yg pertama sang dukun lihat aura yg begitu


 


Tenang Dan lembut Dan tiba tiba berubah menjadi aura yg begitu mengerikan Dan kejam setelah melihat aura itu sang dukun ketakutan.


 


"Bagaimana bisa tidak membantu saya mengetahui tentang hal tersebut?" tanya arthur dengan santainya


"b,b,b,bisa" jawab sang dukun sambil gemetar


 


Setelah 2 jam penjelasan tentang mahluk tersebut sekarang Arthur sudah mulai paham


Arthur pun berterimakasih Dan berpamitan kepada sang dukun .


Sang dukun juga dengan senang hati membantu Arthur.


Saat Hari yg menjelang sore Arthur sampai di rumah.

__ADS_1


 


"Dari mana kak?" tanya hilbert


"Dari rumah temen" jawab Arthur sambil memarkirkan motornya



"kak, kamu bersihin rumah ya aku mau kekedai paman dulu" kata hilbert sambil memakai sepatu



"oh, oke" jawab arthur dengan senyum



Setelah bersih bersih karena sudah merasa lelah Arthur pun masuk kamar untuk tidur .


 


Tiba tiba terdengar suara aneh di dapur


Arthur pun mengecek nya sambil membawa pemukul baseball sampai nya di dapur Arthur melihat sosok hitam yg berjalan tanpa pikir panjang ia memukul nya


"Bukkk...... bakkk....."


 


Sosok itu terjatuh Dan saat menyalakan lampu alangkah terkejut nya ternyata sosok itu bukan iblis tapi paman nya sendiri.


"heh apa apaan kamu ini!" bentak sang paman sambil mengelus elus tangannya yang dipukul arthur



"oh, paman.... Anuu inii... Umm..." jawab arthur dengan bisik bisik



"apa! Jawab yang tegas jangan kayak prempuan!" saut paman sambil kekursi



"itu paman saya kira ada maling" jawab arthur sambil memohon ampun



"lain kali liat yang bener!" jawab paman sambil ke dapur



"aduuh, sial banget kirain ada apa ternyata paman lagi pulang" kata arthur dengan merasa lega



arhurpun akhirnya pergi mandi dan setelah selesai arhurpun pergi ke kedai menyusul adiknya.



pamannya melihat arthur dan teringat dengan kakaknya


__ADS_1


"Andaikan kamu bisa melihat mereka sekarang, kamu pasti senang" kata sang paman sambil tersenyum


 


__ADS_2