
Maristella Janice La bellafleur.
dia dilahirkan sebagai putri tertua Count Bellafleur pada tahun 525 kekaisaran.
pada tahun 525,ia memasuki istana sebagai dayang Nona Dorothea.
pada tahun 545,dia di jatuhi hukuman mati ketika dia dinyatakan bersalah karena berusaha mencoba membunuh putri mahkota
22 tahun kehidupan nya maristella yang malang dapat di simpulkan dalam tiga baris tersebut.Aku menutup buku itu
"Maristella,gadis ini baik atau bodoh?"aku berguman suara tidak puas
Maristella adalah karakter pendukung dalam novel MY DOROTHEA yang baru saja selesai ku baca. seperti yang bisa ku tebak ,protagonis novel itu adalah Dorothea,bukan maristella.Namun,aku menemukan diriku secara aneh terikat pada gadis yang terakhir.
maristella mendukung temen dekatnya atau yang pikir adalah temen dekatnya-Dorothea,hanya untuk mati karena pengkhianatan.Dorothea sendiri yang awalnya berencana untuk membunuh putri mahkota dan di jatuhi hukuman mati.
penulis membenarkan tindakan dorothea ,tetapi dari sudut pandang ku,Dorothea tidak lebih dari seorang penjahat, yang mengunakan temen nya,Maristella,untuk kesuksesannya sendiri.aku hampir merobek buki itu ketika Dorothea menyuruh Maristella untuk mati dengan tenang di saat saat terakhir nya. aku tidak percaya mengunakan nya seperti ini!
seadainya aku yang menjadi penulisnya,aku akan menulis Maristella yang baik dan cerdas sebagai karakter utama.terlepas dari kebaik
nya ,dia cukup cerdas.yang bodoh adalah dorothea.singkatnya,maristella adalah orang suci yang cerdas,dan dorothea adalah penjahat bodoh.setiap kali dorotea berada dalam krisis,maristella selalu menyelamatkan nya ,dan Dorothea selalu menerima begitu saja.Semua atas nama persahabatan .
Kemudian Maristella yang baik menyelamat kan Dorothea lagi.Oh,menjengkelkan sekali dalam keadaan ini ,akhir cerita Dorothea nampak seperti tragis bagiku.Jika aku adalah maristella,aku tidak akan pernah di kalahkan oleh Dorothea.aku akan memukul wanita kejam itu di belakang kepalanya karena mencoba memanfaatkan sahabat nya!
....itu adalah pemikiran terakhir di kepalaku.
"Nona marie!"
Aku mengedipkan mataku yang terbuka dan melihat wanita yang menatapku dengan ekspresi bersamangat. dia memiliki rambut tebal berwarna cokelate keemasan dengan panjang sedadanya,dan dia terus memanggil ku "Nona marie" nama ku sebenar nya adalah oh mari ,meskipun begitu aku belum pernah dimangilku "Nona marie" sepanjang hidupku.
Aku menatap kosong kepada wanita berambut coklat muda itu...
"Anda harus ketemu nona Dorothea hari ini.Anda akan terlambat!" Kata wanita itu
Nona Dorothea kata kata itu menusuk ke telinga ku.
"Dora...thea?"kata dengan bodoh .
"Dorathea Demir mill cornohen?"
"apakah ada wanita lain di kekaisaran bernama Dorothea?"
Ya Tuhan .ekspresi kebinggungan total melintas di wajah ku maka mungkin...
__ADS_1
"siapa nama mu?"aku bertanya pada wanita itu.
"saya"wanita menjawab,dengan wajah kebinguan "apakah anda lupa sama saya?"
"Florinda"aku memasukan nama itu kemulut ku dengan suara bergetar .Jika aku mengingat nya dengan benar "ini florinda,kan?"ragu
"Oh,Nona kenapa anda bertanya jika sudah tahu?"kata Florinda.
iya.florinda adalah pelayan
Maristella.aku tertawa canggung dan menyentuh rambut hitam panjang ku yang sampai pinggangku.
'Bagaimana ini bisa terjadi?'
sepertinya aku sudah menjadi maristella.Hal terakhir yang aku ingat sebelum tertidur adalah buku itu .Aku telah berpikir bahwa jika aku adalah maritella,aku akan tidak akan naif ketika bertemu dengan Dorothea .Tapi aku tidak berharap itu menjadi kenyataan.
Ketika aku berbaring terus di tempat tidur dengan ekperis tercengan ,Florinda menjadi semakin frustasi.
"Nona anda akan terlambat"
Aku sadar kembali "Kemana aku harus pergi?"Aku bertanya perlahan.
Anda harus pergi ke pesta teh di rumah Trakos bersama Nona Dorothea!"
sampai sekarang,aku masih tidak sepenuh nya memahami apa yabg terjadi padaku.
apa yang terjadi disini? aku tidak percaya bahwa apa yang kualami adalah nyata.Walaupun akumelihat nya dengan mata kepala sendiri .ini semua seperti mimpi.
"sudah selesai nona, anda terlihat sangat cantik"
"anda bener bener cantik,Nona Marie. Kecantik kan mu bertambah setiap hari!"
Tapi Pujian dari pelayan tidak membuat aku terkesan.Florinda
menarikki ke arah cermin ukuran penuh, dan begitu aku melihat diriku, aku tertawa.
"ahahaha"
Bayanganku di cermin persis seperti yang di jelaskan dalam novel.Rambut hitam panjang berkilau jatuh sampai pinggangku,dan mataku berkilauan seperti perhiasan biji delima.dengan wajahku yang kecil berbentuk telur dan kulit pucat aku teringat kecantikan yang dingin dan suram.
Tiba tiba aku terasa nyata sekarang .ini adalah maristella.Dengan lembut aku menyentuh pipiku,Dan para pelayan lain masuk ke kamar .
__ADS_1
"Nona marie,Nona Dorothea ada disini ," kata pelayan itu.
Aku menarik mata ku menjauh dari cermindan berjalan keluar ruangan .Kamar tidur Maristellaberada di lantai dua,jadi aku harus turun untuk pergi ke luar.Tumitku mengetuk tangga ketika aku turun, lalu akau keluar dari pintu
"Marie!"
dalam novel,suara Dorothea di katakan seindah nyayian burung bulbul.karena itu aku tahu wanita berambut merah yang tersenyum cerah di depan kereta ada dorothea.
"Ayo Marie,kita akan terlambat!"Dorothea berkicau.
tapi aku tidak bisa tersenyum pada nya seperti dia tersenyum kepada ku semakin aku mencoba semakin mulut mengeras aku tahu alasannya. Itu karena aku sangat membenci nya.Dia mengambil ke untung dari Maristella yang baik dan meninggalkan nya dalam ke sengsaraan.
"...."
aku gagal mengendari kan ekpersi
wajahku,dan aku menekan bibir aku dan berjalan menuju kerata tempat Dorothea berdiri .ketika aku mendekat,dia tiba tiba memelukku tapa meminta izin.aku menerima sentuhan tiba tiba.
"apakah kamu tahu berapa lama aku menunggu?"dia cemerut dengan suara nya yang manis."Aku menunggu mu sangat lama!"
"...."
Aku meragukan nya karena kerata dorothea tiba tepat ketika aku turun menuju pintu depan .ekspresi kosong masih di wajahku,dan Dorothea melepas kan tangan nya dari ki.
Aku masih belem merasa bangun.Terhadap semua yang tidak masuk akal,aku tiba tiba terseret ke dalam cerita ini dan dikiri memeluk wanita ini.Tidak peduli seberapa baik seseorang dapat beradaptasi,tidak ada yang bisa melakukan nya dengan cepat dalam situasi ini.
Tiba-tiba dorothea menatap dadanya "Oh,kurasa pita di gaunku terlepas saat aku memeluk mu."wajah nya tiba tiba cemerut ketika dia melihat pita di dada nya longgar.aku melihat nya acuh tak acuh,ketika wajah nya cerah.
"Ikat kan untuk ku"
"...apa?"aku berkata trus terang atas permintaan yang tiba tiba.
"ikat pita ini untuk ku!"dia menuntut dengan emosi"atau mungkin itu akan terurai.
kata kata nya buat aku tersentak hingga membuat ku sadar sepenuh nya akan situasinya.Dorothea yang ada di hadapan ku sekarang adalah wanita yang tidak tahu berterima kasih yang melakukan maristella seperti pelayan.Dorothea akhirnya akan mengkhianatinya dan membuat nya terbunuh.alih alih memperlakukan maristella seperti sahabat,Dorothea mempelakukannya seperti pelayan memerintahkan nya untuk mengikat pita yang bisa dengan mudah di jangkau diri nya sendiri.
panas amarah merayap di bagian pelakang kepalaku.Dorothea tidak menghormati Maristella bahkan sebelum aku masuk di buku ini .aku memutar kaki ku dan diam diam membuka kancing pita merah di sepatu ku
"Dorothea"aku berkata dengan nada ramah."kamu ingin aku mengikatkan pita untuk mu?"aku memberi nya senyuman cerah "aku bisa dengan mudah mengikat kan pita kapan saja.Tapi,ada satu hal".
"ikat pita di sepatu ku dulu"kata aku dengan tersenyum
~bersembung
__ADS_1