
Baru saja masuk satu langkah ke dalam ruangan tamu ,davira menghidupkan lampu .Dan ia terkejut saat melihat wajah marah adhi menatap tajam seraja bersedekap .
"Jam berapa ini? "Tanya adhi.
"Jam dua belas malam. "Jawab davira.
"Kamu seharus nya ada di rumah itu jam berapa? "Tanya adhi.
"Sebelum jam 10 malam. "Jawab davira.
"Terus kenapa pulang telat hah! mana engga ngabarin ke saya khawatir kamu kenapa -kenapa. "Ucap adhi dengan nada naik.
"Maaf om sebelumnya davira bikin khawatir om, davira engga sengaja om pulang malam karena terlalu asik main. "Ucap davira dengan takut.
"Apa kamu bilang! terlalu asik sampe lupa pulang dan lupa ngabarin juga di mana fikiran kamu davira. "Ucap adhi semakin marah.
"Maaf om bukan itu maksud davira, saat davira ingin telepon om ponsel davira ke habisan batre. "Ucap davira.
"Kamu ini memang yah susah di atur, kalau kamu kenapa-kenapa saya juga yang repot belum lagi orang tua kamu pasti nyalahin saya nanti di bilang saya engga becus lagi jagain kamu. "Ucap adhi.
"Iya maaf om sekali lagi davira engga bakalan ulangi kesalahan lagi ko om. "Ucap davira dengan memohon.
"Sudah lah saya cape. "Ucap adhi.
Adhitama meninggal kan davira di ruang tamu dan ia pergi ke kamar nya, davira masih mematung di sana ia tidak menyangka kalau adhi akan semarah itu. Davira pun masuk ke dalam kamar ia menaruh tas nya sesaat ia melirik adhi dan adhi pun sudah tertidur padahal sebenarnya adhi tidak tidur,Davira mandi sebentar dan ia pun mengganti pakai nya.
Setelah davira sudah mengganti pakaian nya dengan piyama davira merebahkan tubuhnya di atas kasur yang sama dengan adhi, davira mendekati adhi dan memeluk nya sambil mengucap kan kata maaf lagi.
"Maaf ya om, davira engga bermaksud untuk pulang telat dan engga bermaksud untuk bikin khawatir om juga. "Ucap davira dengan nada meyesal nya.
Dan davira pun tertidur sambil memeluk adhi, adhitama hanya terdiam saja saat davira berbicara seperti itu pada dasarnya adhitama hanya takut terjadi apa-apa terhadap davira.
__ADS_1
Flsback pada sore hari.
Adhitama masih dengan pekerjaan nya sehabis sepulang dari kampus ia langsung menuju ke bisnis nya, ia pun masih dengan kerjaan nya setelah beres semua nya adhi menatap layar ponsel nya namun tidak ada pesan yang masuk dari davira.
"Ke mana dia tumben belum minta jemput ke saya. "Ucap adhi.
"Tapi saya jemput aja deh lagi pula ini sudah waktunya davira pulang. "Ucap adhi.
Adhitama meraih kunci mobil nya ia pun akan menuju ke kampus davira, tak lama kemudian adhi sudah berada di kampus davira namun di sana sudah sangat sepi bahkan hanya ada securiti saja.
"Permisi pak apa semua mahasiswa dan mahasiswi sudah pulang? "Tanya adhi ke securiti.
"Sudah dari tadi pak, apakah bapa akan masuk ke dalam? "Tanya securiti karena ia tau bahwa adhitama adalah dekan di kampus itu.
"Oh tidak pak saya hanya menanyakan hal itu, tadi pagi saya sudah ke sini ko. "Ucap adhi yang tidak masuk di akal.
"Oh iya pak. "Ucap pak securiti.
"Iya sama -sama pak. "Ucap securiti.
Adhitama kembali lagi ke dalam mobil nya ia melihat jam di tangan nya jam menuju kan jam lima sore dan davira belum pulang juga, adhi pun mengira bahwa davira ada di rumah orang tua nya atau pun di rumah orang tua adhi.
"Apa davira di rumah mamah dan ayah nya yah. "Ucap adhitama di dalam hati nya.
"Kalau begitu aku akan telepon dulu deh mamah nya davira. "Ucap adhitama.
Adhitama mengambil ponsel nya dan menelepon mamah mertua nya ia akan menanyakan davira apakah dia ada di sana.
"Hallo. "Ucap mona mamah davira di sebrang sana.
"Hallo mah ini adhi. "Ucap adhitama di sebrang sana.
__ADS_1
"Iya nak ada apa tumben telepon. "Ucap mona.
"Mah adhi mau tanya apa di rumah mamah ada davira? "Tanya adhi ke mamah davira.
"Engga ada adhi kan biasanya davira kalau ke sini pasti sama kamu. "Jawab mamah mona di sebrang sana.
"Oh iya mah adhi lupa. "Ucap adhi dengan santai nya.
"Kenapa adhi apakah davira tidak ada di rumah? "Tanya mona.
"Engga ko mah, yaudah mah udah dulu yah. "Ucap adhi karena ia pun takut di marahin sama mamah mona.
"Kenapa adhi apa davira tidak sama kamu? "Tanya mona.
"Iya mah, tadi adhi jemput davira di kampus tapi kaya nya sudah pulang duluan dikira adhi mungkin lagi main ke rumah mamah. "Ucap adhi.
"Engga davira engga ke sini, mungkin davira lagi main kali ke rumah orang tua kamu kalau tidak dia langsung pulang ke rumah. "Ucap mamah mona.
"Iyah mah kalau gitu adhi tutup dulua ya telepon nya adhi akan langsung pulang. "Ucap adhi.
"Iya nak. "Ucap mamah mona.
Panggilan telepon sudah berakhir ,adhi sangat pusing dengan tingkah laku davira ia pun harus memcari ke mana lagi di rumah orang tua nya sendiri saja tidak ada apa lagi di rumah orang tua nya. Mana mungkin davira berani ke rumah orang tua adhi sendiri tanpa dia.
.
.
.
**Happy Reading 🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺🙏**