Dekan Muda Dijodohkan Dengan Mahasiswi

Dekan Muda Dijodohkan Dengan Mahasiswi
Episode 36


__ADS_3

Adhitama sudah sampai di rumah di dalam ia tidak menemukan siapa-siapa padahal tadi adhitama sudah mendengar bahwa davira tidak masuk kelas, Adhitama pun masuk ke kamar ia akan menaruh tas nya.


Pas masuk kamar adhitama terkejut melihat kamar nya begitu berantakan kaya kapal pecah, adhitama mendengus kesal kenapa kamar nya seperti ini,di dalam kamar pun tidak ada siapa-siapa.


"Ko kamar jadi kaya kapal pecah gini, barusan pas di tinggal engga seperti ini. "Ucap Adhitama.


"Ya ampun ini kan barang -barang davira terus ke mana tuh anak. "Ucap Adhitama.


Adhitama membereskan kamar nya ia pun merapihkan barang-barang yang berserakan, tak lama kemudian adhitama sudah selesai membereskan kamar nya. Ia pun merebahkan tubuhnya di kasur karena sangat lelah hari ini, saat adhitama merebahkan tubuhnya ia pun kaget ternyata di dalam selimut ada orang.


"Astaga Davira, ngapain kamu di sini. "Ucap Adhitama.


"Eh om udah pulang yah. "Ucap Davira ia pun bangun dari tidurnya.


"Kamu kenapa hari ini bolos dari kelas? "Tanya Adhitama.


"Aku engga bolos om, aku ijin. "Jawab Davira.


"Lah masa biasanya kamu kan emang seperti itu. "Ucap Adhitama.


"Terserah om aja deh percaya apa engga nya. "Ucap Davira.


"Ngomong -ngomong kenapa muka kamu pucet sekali? "Tanya Adhitama yang mulai khawatir.


"Emang keliatan pucet banget ya om. "Ucap Davira malah nanya balik ke adhitama.


"Iya, kamu sakit kalau sakit ayo kita ke rumah sakit aja. "Ucap Adhitama.


"Engga usah om ini mah udah biasa, namanya juga cewek setiap bulan pasti ngalamin. "Ucap Davira.


"Tapi ini beneran engga apa-apa davira? "Tanya Adhitama ia masih khawatir pasal nya kalau davira sampai kenapa-kenapa pasti kedua orangtua nya menyalahkan nya.


"Engga apa-apa om, tapi davira bakalan ngerepotin om engga apa-apa? "Tanya Davira.


"Iya engga apa-apa, emang kamu mau apa? "Tanya Adhitama.


"Davira pengen buah, tapi tadi pas ngecek di kulkas engga ada buah. "Ucap Davira.


"Yaudah sekarang saya ke supermarket deh. "Ucap Adhitama ia pun beranjak dari tempat tidur.


"Bentar om ada satu lagi yang davira mau beli. "Ucap Davira.


"Yaudah bilang aja biar saya belikan sekalian. "Ucap Adhitama.


"Anu om, emang om mau ya belinya?"Tanya Davira ragu.

__ADS_1


"Emang mau beli apaan sih, kan tadi saya sudah bilang saya akan beli kan. "Ucap Adhitama.


"Yaudah kalau om mau, Davira nitip pembalut terus pembalut nya harus ada yang sayap nya yah. "Ucap Davira.


"Apa! mending sama kamu aja deh beli nya kalau mau beli kaya gituan mah. "Ucap Adhitama ia pun tau itu keperluan wanita engga mungkin dia membeli nya.


"Yah om kalau davira bisa jalan mah dari tadi om,davira beli. "Ucap Davira ia sudah kesal.


"Emang kamu engga ada stok?"Tanya Adhitama.


"Abis om dan davira lupa untuk beli lagi. "Ucap Davira.


"Aishhh kamu tuh bener-bener yah. "Ucap Adhitama.


"Yaudah om kalau engga mau beliin mah engga apa-apa, paling nanti ini semua nya penuh dengan darah. "Ucap Davira.


"Yaudah saya ke supermarket dulu. "Ucap Adhitama.


Adhitama meninggal kan davira di rumah, ia pun segera bergegas ke supermarket tak lama kemudian adhitama sudah berada di supermarket kebetulan sekali hari ini sangat banyak yang berkunjung ke supermarket.


Adhitama masuk ke dalam supermarket ia langsung mengambil kerjang, ia berjalan menulusuri rak demi rak ia pun membeli beberapa kebutuhan di dapur tak lupa ia pun membeli buah, Adhitama pun baru ingat pesanan davira kalau dia sampai lupa bisa berabe.


"Yang mana yah, semuanya sama. "Guam Adhitama yang sudah berada di rak pembalut.


"Oh iya mba silahkan. "Ucap Adhitama.


"Itu lelaki ngapain ada di rak pembalut. "Ucap wanita yang tadi.


"Mungkin mau beli. "Ucap teman wanita tadi.


Adhitama merasa tidak enak karena mendengar ucapan wanita tadi, dan ia pun masih berfikir kaya gimana pembantu yang ada sayap nya, Dikarnakan pengujunh hari ini ke banyakan perempuan adhitama memutuskan untuk mengambil semua merek pembalut yang ada di rak.


"Yang mana aja deh, lagi pula gue kan engga tau. "Ucap Adhitama.


Setelah semua nya di ambil adhitama pun menuju antrian di kasir, Adhitama sangat malas karena ia jadi pusat perhatian di supermarket tersebut, Dan akhirnya giliran adhitama yang maju.


"Pak ini semuanya? "Tanya kasir karena ia bingung ini semua merek pembalut ia beli.


"Iya mba semuanya, jadi berapa? "Tanya Adhitama karena semua perempuan tertuju pada nya.


"Bentar ya pak. "Ucap Kasir dengan ramah.


Ada beberapa perempuan juga yang mengagumi adhitama karena ia mau membelikan pembalut.


"Wahh saya mau sekali punya pacar seperti itu yang perhatian terhadap pacar nya. "Ucap salah satu pengunjung supermarket.

__ADS_1


"Iya saya juga mau sekali, pasti dia sangat sayang sama pacar nya. "Timpal wanita yang di sebelah kasir.


Adhitama merasa risi sekali ia ingin sekali keluar dari supermarket tersebut, namun apalah daya ia lumayan banyak juga belanjanya. Adhitama telah selesai membayar ia pun langsung buru-buru keluar karena ia masih di liatin terus sama pengujung supermarket.


"Gila sampai segitu nya tuh orang ngeliatin gue. "Ucap adhitama ia sudah di dalam mobil.


Adhitama pun menyetir dan langsung pulang, tak perlu memerlukan waktu yang banyak adhitama sudah berada di rumah nya,Adhitama masuk ke dalam di sana sudah ada davira yang sedang duduk sambil mengompres perut nya dengan air hangat.


"Kenapa kamu di sini, bukan nya di kamar aja. "Ucap Adhitama.


"Eh om udah pulang, ini aku ke bawah juga pengen mengompres perut biar enakan. "Ucap Davira.


"Nih pesanan kamu. "Ucap Adhitama dan menaruh katung belanjaan nya.


"Makasih yah om. "Ucap Davira.


"Iya sama-sama, lain kali kamu harus stok banyak biar engga nyusahin orang. "Ucap Adhitama.


"Iya om engga ko, cuman kali ini aja. "Ucap Davira.


Davira pun membuka kantung belanjaan nya, Davira menelan ludah nya sendiri kenapa pembalut nya sangat banyak davira kan cuman membutuhkan nya hanya sekedar.


"Oh ini banyak banget? om mau jualan apa? "Tanya Davira ia masih tidak percaya.


"Kalau saya beli satu terus salah yang ada sama kamu saya di suruh balik lagi, mending saya beli semuanya aja. "Ucap Adhitama.


"Ya engga gini juga om, kan om bisa cari yang ada sayap nya aja. "Ucap Davira.


"Saya mana paham davira soal kaya gitu, yaudah pake yang itu aja kali. Mana waktu tadi saya di liatin lagi sama pengunjung. "Ucap Adhitama.


"Hahah aduh kasian sekali om aku ini, yaudah deh davira maklumi. "Ucap Davira.


"Ketawa lagi, udah ah saya cape. "Ucap Adhitama ia pun pergi meninggal kan davira.


Davira masih tidak percaya adhitama akan melakukan hal ia membeli semua pembalut yang ada di sana,tapi di sisi lain ia pun sangat kasian karena davira menyuruh adhitama untuk membeli pembalut ia jadi sorotan semua orang.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗


Jangan lupa vote like and comen☺**

__ADS_1


__ADS_2