Dekan Muda Dijodohkan Dengan Mahasiswi

Dekan Muda Dijodohkan Dengan Mahasiswi
Episode 29


__ADS_3

Keluarga besar pun sudah selesai makan mereka pun pergi ke ruangan tamu lagi, bu mona dan davira membereskan meja makan dan membawa piring kotor ke dapur. Pak wirawan pun memulai topik pembicaraan nya.


"Gimana pak hari sebaik nya kita langsung membicarakan soal pernikahan anak kita saja. "Ucap Pak Wirawan kepada Pak Hari selaku ayah davira.


"Kalau saya terserah pihak dari laki-laki saja, lebih lebih bagus. "Ucap Pak Hari.


"Baik gimana kalau minggu depan saja kita adakan caranya. "Ucap Pak Wirawan.


"Gimana dengan nak adhitama apakah tidak keberatan?"Tanya Pak Hari.


"Kalau saya sih tidak keberatan apa pun, gimana dengan davira sendiri? "Tanya Adhitama.


"Davira pasti mau kan? "Tanya Pak Hari kepada anak nya.


"Heum davira terserah ayah aja. "Jawab Davira.


Semuanya pun ikut lega karena keduanya mau menuruti apa ke mauan orang tua nya, di lain hati davira ia sangat kecewa karena ia tidak bisa berkata tidak dan ia pun menatap adhitama dengan penuh kecewa.


"Bukan nya dia bilang tidak mau kenapa bilang kaya gini sih. "Guam davira di dalam hati.


Dan mereka pun pamit untuk pulang karena hari pun sudah larut malam dan untuk kelanjutan nya mereka akan berbicara kembali, keluarga pak wirawan pun pamit kepada keluarga pak hari untuk pulang.


"Terimakasih pak atas jamuan nya. "Ucap Pak Wirawan kepada calon besan nya.


"Sama-sama pak wirawan hanya ini saja yang bisa kami jamu. "Ucap Pak Hari dengan senyuman.


"Ini juga sudah cukup pak. "Ucap Pak Hari.


Bu Lina dan Bu mona pun berbicara mereka sudah tidak sabar lagi ingin memberikan konsep pernikahan yang mewah untuk anak nya.


"Bu lain waktu kita ketemu yah, buat bicarain soal pernikahan anak kita. "Ucap Bu Lina kepada besan nya.


"Saya selalu ada waktu ko buat ibu, apa lagi ini menyangkut pernikahan anak kita. "Ucap Bu Mona.


"Yasudah bu saya pamit yah. "Ucap Bu Lina .


"Iya bu hati-hati di jalan. "Ucap Bu Mona.


Keluarga Pak Wirawan pun pamit dan meninggal kan rumah pak hari, davira langsung masuk duluan di ikutin oleh pak hari dan bu mona mereka sangat senang sekali lain dengan davira hati nya sangat hancur. Davira masuk ke dalam kamar nya ia tidak mau mendengar apa-apa lagi lebih baik ia tidur karena besok dia harus pergi ke kampus.


Di Pagi Hari.


Davira terbangun dari tidurnya ia sangat enggan untuk bangun namun ia harus bangun di karena kan ia harus pergi ke kampus, seperti biasa davira melakukan ritual nya yaitu mandi dan siap-siap untuk berangkat.


Davira sudah selesai semuanya ia pun turun dari kamar nya ,di meja makan sudah ada ayah dan mamah nya yang sedang sarapan.


"Pagi ayah ,pagi mah. "Ucap Davira dengan senyum mengembang.


"Pagi sayang. "Ucap Mamah Mona dengan senyuman.

__ADS_1


"Oh yah mah tumben mamah sudah rapih aja mau ke mana? "Tanya Davira sambil mengoles roti nya dengan slay.


"Mamah mau ketemu sama ibu nya adhitama kamu juga ikut ko. "Ucap Mamah Mona.


"Hah mau apa emang nya? "Tanya Davira ke Mamah nya.


"Mau ngomongin masalah konsep pernikahan kalian lah. "Ucap Mamah Mona.


"Mah apakah kalian engga berfikir dua kali untuk merayakan pernikahan kita? "Tanya Davira.


"Loh emang nya kenapa sayang, kan kamu anak satu-satu nya mamah jadi harus megah lah. "Ucap Mamah Mona.


"Mah mending omongin lagi deh masalah ini sama om Adhitama, eh masksud nya sama keluarga nya mas adhitama. "Ucap Davira.


"Iya mah mending kita omongin lagi aja, ini kan baru referensi dari mamah dan bu lina aja kan. "Ucap Pak Hari.


"Yasudah mamah akan bicara di telepon biar bu lina dan keluarga datang ke rumah."Ucap Mamah Mona.


"Yaudah kita lanjut lagi sarapan. "Ucap Pak Hari.


Mereka pun melanjutkan lagi untuk sarapan nya, keluarga pak hari begitu nikmat menyantap sarapan nya.


Di Rumah Pak Wirawan.


Seperti biasa adhitama sudah berpakian rapih tidak heran karena jadwalnya begitu padat belum lagi masalah bisnis dan menjadi dekan di kampus yang membuat dia harus extra berkerja, Adhitama pun berjalan ke arah meja makan di sana sudah ada bapak dan ibu nya yang sedang menikmati sarapan nya.


"Selamat pagi pak, bu. "Sapa Adhitama ke kedua orangtua nya.


"Tumben bu pagi -pagi sudah rapih aja, mau ketemu sama siapa? "Tanya Adhitama.


"Mau ketemu sama besan lah ."Jawab Bu Lina ia sudah sangat senang.


"Mau ngapain ibu ketemu sama bu mona. "Ucap Pak Wirawan ke istri nya.


"Mau ngomongin masalah pernikahan adhitama sama davira lah, lagi pula waktu nya sebentar lagi loh pak. "Ucap Bu Lina ke suami nya.


"Tapi bu. "Ucap Adhitama namun terpotong karena telepon rumah berbunyi.


"Bentar ada yang telepon, siapa yah pagi gini sudah ada yang telepon. "Ucap Bu Lina ia pun berjalan ke arah telepon rumah.


Bu Lina mengangkat telepon lalu berbicara dengan seseorang yang ada di telepon tersebut.


"Hallo. "Ucap Bu Mona di sebrang telepon.


"Iya hallo ini siapa? "Tanya Bu Lina.


"Bu ini saya mona mamah nya davira. "Ucap Bu Mona.


"Eh bu mona kirain siapa pagi -pagi gini telepon. "Ucap Bu Lina.

__ADS_1


"Maaf bu menganggu waktu nya. "Ucap Bu Mona.


"Engga ko bu, emang ada apa yah?"Tanya Bu Lina.


"Apakah keluarga ibu ada waktu untuk hari ini, saya sekeluarga ingin membicarakan soal pernikahan anak kita. "Ucap Bu Mona dengan lembut.


"Bisa bu, nanti kita ketemu di mana di rumah ibu apa di luar? "Tanya Bu Lina.


"Di Rumah saya saja bu lebih enak membicarakan soal ini. "Ucap Bu Mona.


"Baik lah bu nanti kita akan ke sana. "Ucap Bu Lina.


"Terimakasih bu. "Ucap Bu Mona.


Panggilan pun terputus bu lina sangat bahagia karena adhitama mempunyai mertua yang baik seperti bu mona, Bu Lina kembali ke meja makan untuk melanjutkan sarapan nya.


"Siapa bu yang telepon? "Tanya Pak Wirawan.


"Bu Mona pak. "Jawab Bu Lina.


"Oh ya kita hari ini ke rumah pak hari yah. "Ucap Bu Mona.


"Mau apa emang nya bu? "Tanya Adhitama.


"Mau ngomongin masalah pernikahan kamu lah. "Ucap Bu Lina.


"Yaudah bapak dan ibu aja yang ke sana, adhi mau berangkat. "Ucap Adhitama.


"Jangan gitu dong adhi kamu mau malu-maluin ibu sama bapak. "Ucap Bu Lina.


"Tapi bu kerjaan adhi banyak sekali hari ini, emang bapak engga ngajar apa hari ini? "Tanya Adhitama ke bapak nya.


"Bapak lagi engga jadwal hari ini. "Jawab Pak Wirawan.


"Ayolah adhi engga mungkin juga kita ngomongin pernikahan kamu tapi engga ada kamu nya. "Ucap Bu Lina.


"Yaudah iya adhi akan ikut dari pada harus kena semprot ibu mulu. "Ucap Adhitama.


"Gitu dong dari tadi ke. "Ucap Bu Lina.


Adhitama pun melanjutkan sarapan nya kembali dan ia pun akan menunda lagi pekerjaan nya, Setelah selesai sarapan bu lina sudah mengajak adhitama dan suami nya untuk pergi ke rumah pak hari padahal ini masih pagi masa sudah bertamu, Adhitama hanya bisa mengikut perkataan ibu nya kalau tidak ibu nya akan mengoceh terus begitu pun dengan pak wirawan ia pun hanya bisa menuruti nya saja.


.


.


.


**Happy Reading 🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa vote like and comen☺**


__ADS_2