
Di pagi yang cerah ini davira bangun dari tidurnya ia pun keluar dari kamar nya, ia mencium aroma masakan dan mengahpiri nya, saat davira akan mengicipi nasi goreng tiba -tiba adhitama datang.
"Mau ngapain kamu? "Tanya Adhitama.
"Mau makan nasi goreng lah. "Jawab Davira.
"Baru bangun tidur langsung makan, jorong banget sih kamu. "Ucap Adhitama.
"Ya engga apa-apa. "Ucap Davira ia akan melahap nasi goreng.
"Gosok gigi dulu sana, masa langsung makan mana itu di deket bibir ada iler nya lagi. "Ucap Adhitama.
"Masa sih mana,orang engga ada iler nya. "Ucap Davira.
"Mandi dulu sana, kalau sudah siap semuanya baru kita sarapan. "Ucap Adhitama.
"Yaudah iya-iya. "Ucap Davira.
Davira pun tidak jadi untuk menyatap nasi goreng nya,ia malah di suruh mandi terlebih dahulu oleh adhitama. Tak lama kemudian davira sudah selesai semuanya, adhitama sudah menyiapkan saran dan dua gelas susu ia sudah berada di meja makan.
"Ayo kita sarapan nanti ke siangan lagi ke kampus nya. "Ucap Adhitama.
"Om ini semua om yang buat?"Tanya Davira.
"Iya lah siapa lagi."Ucap Adhitama.
"Maaf ya om , davira belum bisa jadi istri yang baik yah. "Ucap Davira.
"Udah engga usah ngomong kaya gitu, di maklum ko kalau kamu tuh masih bocil ya wajar aja lah. "Ucap Adhitama.
"Ikhhh aku tuh bukan bocil tau engga sih om. "Ucap Davira karena dia tidak terima di panggil masih bocah.
"Udah habiskan sarapan nya kita langsung ke kampus. "Ucap Adhitama.
Davira pun menuruti apa perkataan adhitama, di meja makan hanya ada suara sedok dan garpu saja. Tak lama kemudian mereka pun sudah selesai sarapan tak lupa membereskan meja makan terlebih dahulu, adhitama dan davira pun akan pergi ke kampus bersama.
"Ayo kita berangkat. "Ajak Adhitama ke davira.
"Iya om. "Ucap Davira.
Adhitama masuk ke dalam mobil di susul oleh davira, davira masuk ke kursi penumpang sedangkan adhitama masuk ke kursi pengemudi.Mobil adhitama pun meninggal kan kediaman nya, di sepanjang jalan davira hanya diam saja biasa nya ia selalu mengoceh, Tak lama kemudian mereka telah sampai di kampus dan seperti biasa davira bakan minta turun di depan kampus.
"Om aku turun di sini aja. "Ucap Davira.
"Kenapa harus di sini sih, di sebelah sana saja kalau di sini kejauhan kamu. "Ucap Adhitama.
"Kan biasanya juga di sini om, tumben banget om protes. "Ucap Davira.
"Bukan apa-apa kan biasanya sudah ada teman kamu, lah ini mana teman kamu saja belum ada. "Ucap Adhitama.
"Nanti juga ada om, tuh itu ada chelsea sama keisha. "Ucap Davira yang menujuk ke arah keisha dan chelsea.
__ADS_1
"Yudah kalau gitu. "Ucap Adhitama.
"Aku pamit ya om. "Ucap Davira pamit tak lupa mencium tangan adhitama.
Davira keluar dari mobil adhitama dan memanggil kedua sahabat nya itu.
"Chelsea, keisha. "Panggil Davira kedua sahabat nya ia pun berlari kecil.
Di dalam mobil adhitama tersenyum melihat tingkah laku davira, meskipun davira orang nya teledor dan melakukan apa-apa suka buru-buru.
Chelsea dan keisha menoleh ke sumber suara ternyata di belakang mereka sudah ada davira yang berlari ke arah nya.
"Eh eluh davira, kirain gue siapa yang manggil. "Ucap Chelsea.
"Ko loh sendirian biasa nya loh suka diantar sama om suami. "Ucap Keisha.
"Eh iya mana pak adhitama?"Tanya Chelsea.
"Udah ke dalam lagi om suami nya juga. "Ucap Davira.
"Oh gitu. "Ucap Keisha.
"Oh ya ngomong -ngomong mana fiona? "Tanya Davira ia menyakan keberadaan fiona.
"Paling bentar lagi juga datang. "Ucap Keisha.
Tak lama kemudian fiona pun datang ia datang aga siangan, fiona berlari dari depan kampus sampai menuju di fakultas.
"Gue kesingan tau makanya gue lari. "Ucap Fiona.
"Lagian loh tumben banget kesingan. "Ucap Chelsea.
"Biasa gue abis begadang hehe. "Ucap Fiona.
"Pasti loh nonton drama kalau engga loh nonton penyanyi kesayang elu."Ucap Davira yang mengira.
"Hehe tau aja loh. "Ucap Fiona menyenggol Davira.
"Udah hapal gue mah. "Ucap Davira.
"Yaudah yuk kita masuk, bentar lagi kelas mau di mulai."Ucap Chelsea.
Mereka berempat pun masuk ke dalam kelas untuk mengikuti pelajaran, tak terasa bel masuk pun sudah berbunyi dan kelas pun sudah di mulai.Dosen pun menjelaskam materi apa yang ia sampai kan sedangkan mahasiswa nya mendengarkan dan mencatat sedikit.
Tak terasa pelajaran sudah berakhir dan bel pun berbunyi lagi, kali ini mereka hanya ada satu kelas saja dan mereka pun langsung mengerjakan tugas ada juga yang langsung pulang.
"Hey gaes kita langsung pulang apa gimana nih?" Tanya Keisha.
"Kalau gue sih mau ngerjain tugas dulu lah, dan gue juga mau pinjam beberapa buku di perpustakaan."Jawab Davira.
"Sama sih gue juga soal nya tugas udah mulai numpuk. "Ucap Chelsea.
__ADS_1
"Yaudah kita ke perpustakaan dulu aja, sehabis ke perpustakaan kita lanjut deh untuk nyari tempat yang bisa buat kita ngerjain tugas. "Ucap Fiona sambil memberikan usul.
"Yaudah ayo, gue ngikut aja. "Ucap Keisha.
Mereka berempat setuju untuk ke perpustakaan terlebih dahulu untuk meminjam buku yang mereka perlukan, mereka berempat pun berjalan ke arah perpustakaan. Tak lama kemudian mereka sudah sampai di perpus dan masuk.
"Loh mau nyari buku apaan? "Tanya Keisha.
"Gue sih mau nyari buku buat tugas gue lah. "Jawab Fiona dengan asal.
"Ya gue tau maksudnya itu judul nya apa. "Ucap Keisha yang sudah kesal karena fiona selalu saja begitu.
"Udah-udah ini di perpus loh, jangan pada ribut. "Ucap Davira.
"Tau tuh si keisha. "Ucap Fiona.
Chelsea hanya menggelengkan kepalanya saja mereka sudah hafal kalau fiona sama keisha itu seperti apa, setelah mereka mencari dan menukan buku yang mereka mau dan mereka pun ke penjaga perustakan nya.
"Permisi bu, saya mau pinjam buku ini. "Ucap Davira.
"Oh iya sebentar biar ibu cari kan setempel dulu ."Ucap penjaga perpus.
"Batas waktu nya tujuh hari yah, jangan sampai telat mengembali kan nya. "Ucap penjaga perpus.
"Iya bu. "Ucap Davira.
Begitupun dengan teman -teman nya davira, mereka berempat keluar dari ruangan perpustakaan dan mereka pun akan mencari tempat untuk sekedar ngopi atau pun sedikit untuk mengerjakan tugas mereka.
"Oh ya kita mau ke mana nih habis ini?"Tanya Keisha.
"Kita ke cafe deket kampus aja. "Jawab Fiona.
"Engga bosan apa di situ terus. "Ucap Keisha.
"Lumayan tau bajet nya engga terlalu mahal, kalau ke yang lain kan pasti menguras kantong gue. "Ucap Fiona.
"Iya betul gue harus mengirit soal nya. "Ucap Chelsea yang setuju dengan fiona.
"Lagi pula gue juga lagi nunggu om suami juga sih. "Ucap Davira.
"Yaudah kita ke sana aja yuk. "Ucap Fiona.
Mau engga mau keisha pun menurut apa yang di katakan ketiga sahabatnya itu, mereka berempat pun berjalan ke arah cafe yang di bicarakan tadi. Sambil berjalan mereka pun sambil mengobrol etah mengobrol kan apa hanya urusan wantia, paling juga ngegibahin teman atau pun dosen yang suka memberikan tugas terus.
.
.
.
**Happy Reading🤗🤗
__ADS_1
Jangan lupa vote like and comen☺**