
Davira masih saja ketawa akan hal yang di lakukan oleh adhitama, namun davira sedang berfikir buat apa pembalut sebanyak ini dia kan pake cuman satu merek saja masa mau di jual lagi.
"Heumm ini banyak sekali, aku ke manain yah. "Ucap Davira.
Davira pun membawa barang belanjaan nya, Adhitama keluar dari kamar mandi ia hanya menggunakan haduk yang melilit di pinggang nya.
"Aaaa, om kenapa keluar engga pake baju. "Teriak Davira.
"Lah emang nya kenapa toh ini di kamar bukan di luar. "Ucap Adhitama.
"Tapi om itu menodain mata davira. "Ucap Davira sambil menutup mata nya dengan tangan.
"Ada noda apa di mata kamu davira. "Ucap Adhitama ia malah menghampiri davira.
"Stop jangan hampiri davira. "Ucap Davira.
"Dasar aneh tadi kata nya ada noda di mata nya, tapi malah di suruh stop gimana sih. "Ucap Adhitama.
"Masa om engga tau soal itu sih, udah lah davira keluar aja dari sini. "Ucap Davira ia pun beranjak dari kamar nya.
"Davira -davira dasar tuh anak aneh. "Ucap Adhitama.
Davira kembali lagi ke ruangan televisi ia tidak habis fikir dengan adhitama masa keluar dari kamar mandi hanya menggunakan haduk saja, Davira menonton televisi sampai ke tiduran di sofa. Adhitama keluar dari kamar ia akan mengambil air minum, adhitama melewati ruangan televisi ia melihat televisi nya masih nyala sedangkan yang nonton sudaj ke alam mimpi.
"Kebiasaan suka gini. "Ucap Adhitama ia pun mematikan televisi nya.
Adhitama menggedong davira ia membawa nya ke kamar, adhitama sudah membawa davira ke kamar ia meletakan davira di tempat tidur. Adhitama pun merebahkan tubuhnya nya di atas ranjang.
"Berat juga nih bocah. "Ucap Adhitama.
Adhitama memejamkan matanya tak terasa malam pun semakin larut,Sang mentari pun sudah menyinari bumi davira membuka mata perlahan di samping davira ada adhitama masih terlelap dengan tidur nya, davira pun langsung bangun.
"Ko gue bisa ada di kamar yah, perasaan ada di ruang televisi semalam. "Ucap Davira.
"Sudah pagi yah. "Ucap Adhitama ia sudah bangun dari tidurnya.
"Iya om, kalau masih malam ngapain davira bangun. "Ucap Davira.
"Terus kenapa masih bengong bukan nya mandi. "Ucap Adhitama.
"Mengumpul kan nyawa terlebih dahulu. "Ucap Davira.
"Yaudah, saya mau langsung mandi. "Ucap Adhitama langsung beranjak.
"Eh engga bisa kan davira duluan yang bangun, jadi davira dulu dong yang mandi duluan. "Ucap Davira ia tidak terima.
"Siapa suruh malah bengong pagi-pagi. "Ucap Adhitama.
"Okeh siapa yang nyampe duluan ke kamar mandi itu yang mandi duluan. "Ucap Davira.
"Okeh ayo. "Ucap Adhitama.
Davira langsung loncat dari tempat tidur ia pun langsung berlari namun naas nya adhitama tetap saja duluan, karena adhitama tinggal selangkah lagi menuju ke kamar mandi. Adhitama langsung masuk dan menutup pintu nya, pas sekali davira sudah sampai di depan pintu adhitama menutup pintu nya.
__ADS_1
"Aww sakit. "Ucap Davira.
"Saya duluan yah yang mandi, lagian saya juga lagi buru-buru. "Ucap Adhitama.
"Ah kebiasaan om mah, seharus nya davira yang menang, kan om adhitama curang tadi. "Ucap Davira.
Adhitama menghiraukan perkataan davira, davira mun mengercutkan bibir nya dengan kesal. Tak lama kemudian adhitama sudah beres mandi saat adhitama keluar dari kamar mandi davira langsung menerobos, Adhitama hanya menggelengkan kepalanya karena tingkah davira.
Adhitama sudah rapih dengan pakainya ia pun pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan, adhitama begitu lihay memasak. Davira sudah rapih ia akan ke kampus hari ini, davira mencium bau masakan.
"Eummm harum sekali. "Ucap Davira.
"Ayo kita sarapan, nanti telat. "Ucap Adhitama.
Adhitama dan davira sarapan dengan lahap, seharus nya davira yang melakukan ini namun ini malah adhitama yang melakukan perkerjaan rumah. Davira terdiam dan menatap aditama dengan serius.
"Kenapa ngeliatin saya begitu. "Ucap Adhitama.
"Engga siapa juga yang ngeliatin om pde banget. "Ucap Davira.
"Alah bilang aja kali gengsi amat. "Ucap Adhitama.
"Ayo nanti kita telat lagi. "Ucap Davira.
Mereka sudah selesai sarapan dan mereka berdua keluar dari rumah, seperti biasa davira mengunci rumah tersebut, davira masuk ke dalam mobil.
Mobil Adhitama keluar dari kompleks perumahan tersebut, di dalam mobil tidak ada satu orang pun yang berbicara tak terasa mereka berdua telah sampai di kampus.
"Om aku turun di sini aja. "Ucap Davira.
"Davira pamit ya om ."Ucap Davira ia pun mencium punggung tangan adhitama.
"Iya hati-hati dan satu lagi jangan bolos terus. "Ucap Adhitama yang memperingati.
"Okeh siap om. "Ucap Davira.
"Oh ya om davira mau nanya? "Ucap Davira.
"Mau nanya apa? "Tanya Adhitama.
"Engga jadi deh itu udah ada chelsea sama fiona, dah om. "Ucap Davira ia langsung membuka pintu mobil.
"Dasar bocah aneh. "Ucap Adhitama.
Adhitama pun menyetir kembali, davira menghampiri fiona dan chelsea ia berlari mengejar chelsea dan fiona.
"Heyy tungguin gue. "Ucap Davira.
"Tumben loh turun di sini, biasanya juga nyampe falkutas. "Ucap fiona.
"Gue liat eluh makanya, gue turun di sini aja. "Ucap Davira.
"Kenapa loh kaya nya lagi bahagia banget hari ini. "Ucap Chelsea karena ia merasa davira sangat beda.
__ADS_1
"Ah engga biasa aja. "Ucap Davira.
"Engga mungkin loh, kaya gini kalau engga ada sebab. "Ucap fiona.
"Nanti gue cerita nya deh, oh ya ngomong -ngomong mana si keisha. "Ucap Davira ia pun menyakan keisha.
"Engga tau tuh orang, tumben belum datang. "Ucap chelsea.
"Pasti telat lagi tuh anak. "Ucap fiona.
"Yaudah sambil kita nunggu keisha mending sambil jalan aja yuk. "Ucap Davira.
"Yaudah ayo. "Ucap kedua nya.
Davira, chelsea dan fiona pun berjalan sambil menunggu keisha, selang beberapa menit keisha pun datang ia berlari terengah -engah.
"Cape banget gue. "Ucap keisha dengan nafas tidak beraturan.
"Loh kenapa kaya yang di kejar sama anjing aja. "Ucap fiona.
"Gue takut telat makanya lari. "Ucap keisha.
"Sebelum ke kelas kita ke kantin dulu lah. "Ucap Davira.
"Iya lagi pula kelas kita masih lama ko. "Ucap fiona.
"Yaudah ayo. "Ucap ketiga nya.
Mereka pun berjalan beriringan tak lama kemudian mereka sudah sampai di kantin kampus, fiona yang memesan kan minuman untuk teman-teman nya.
"Loh mau tau engga ada berita viral loh. "Ucap keisha.
"Berita viral apa? "Tanya Chelsea.
"Kemarin mamah gue ke super market dan dia pulang-pulang malah memuji seorang lelaki tau. "Ucap keisha.
"Ko bisa? "Tanya Davira.
"Ia karena tuh cowok bikin satu supermarket terkesima."Ucap Keisha.
"Emang tuh cowok bikin ulah apa tau bikin ke baikan apa. "Ucap Chelsea.
"Minuman kita datang. "Ucap fiona.
"Ada apa sih muka kalian serius amat. "Ucap Fiona.
Keisha belum bercerita lagi ia malah menyeruput minum nya karena haus, sedangkan chelsea sudah jengkel dengan keisha kebiasaan kalau cerita suka setengah-setengah.
.
.
.
__ADS_1
**Happy Reading🤗🤗
Jangan lupa vote like and comen☺**