Dewa dan Vira

Dewa dan Vira
Tiga Puluh Lima : Ketemu Camer


__ADS_3

3 hari pun berlalu mereka menginap di bali,begitu pun dengan hubungan dewa dan vira yang sudah menjalin selama 3 hari..


Hari ini mereka semua pergi untuk pulang,karna study tour mereka telah selesai dibali..


Dan kini dewa dan vira pulang lebih dulu dibanding yang lain, Karna ibunya dewa yang memintanya untuk pulang segera mungkin yang membuat dewa langsung lebih dulu untuk pulang..


Sedangkan vira? Hanya mengikut dewa, namun dewa pun berfikir untuk mengenalkan vira dengan ibunya..


"Senangnya hati ini akan bertemu camer,otw nikah kalo disetujuin!" Ucap vira membatin


"Dewa!"


"Apa?!"


"Gpp nih kamu kenalin aku ke ibu kamu secepat Ini?!" Tanya vira


"Gpp donk, justru dengan kamu cepat bertemu dengan mamah aku kamu justru dapat mengenalnya" ucap dewa


"Oke! Btw mamah kamu orangnya kayak gimana?!"


"Mamah? Orangnya kaya kamu! Apa apa harus diturutin, keras kepala, baperan, dan cerewet!"


"Kaya aku?! Kaya kamu kali itu mah! Tapi kalo kamu itu Egois lagi bukan keras kepala lagi!" Ucap vira kesal


"A-aku...e-egois?!"


"Hm"


"Kamu yang egois! Bukan aku tapi kamu!"


"Egois!"


"Gak!"


"Egois"

__ADS_1


"Gak!"


"Huft..mending Aku ngalah ajah deh! Percuma berdebat sama kamu, gak bakal selesai..perempuan Emang selalu benar!" Ucap dewa


Vira pun kini menatap dewa sinis "Cewek emang yang selalu benar dan cowok yang selalu salah!"


"Salah dimana nya coba aku dimata Kamu?!"


"Mau tau?!" Tanya vira,dewa pun menggangguk


"Kamu itu selalu Egois! Kamu itu selalu mentingin game daripada aku! Dan kamu itu cowok gak peka!" Ucap vira


"Aku? Gak peka?! Gak peka dimananya?!"


"Kamu itu selalu ajah gak ngerti kalo aku kasih kode ke kamu! Bikin aku kesel" ucap vira


"Lah itu yang salah kamu donk! Ngapain ngode ngode segala,udah tau aku gak ngerti! Padahal tinggal ngomong ajah,apa susahnya!"


"Ish bete banget sih kalo ngomong sama cowok yang super duper gak pekaan!" Ucap vira sambil menekuk mukanya


Kini mereka pun tengah sampai didepan rumah dewa,dewa dan vira pun turun dari mobil dan mereka pun kini berjalan masuk ke dalam rumah..


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" ucap Daniar -mamah dewa


"Mah,kenalin ini vira! Pacarnya dewa!" Ucap dewa sambil menyalami punggung tangan daniar


"Hallo tante! Saya vira pacarnya dewa tan!" Ucap vira sambil tersenyum


"Duh duh duh..kamu pacarnya dewa?! Kok dewa gak pernah cerita ya sama mamah soal Kamu!" Ucap daniar sambil menatap dewa sinis


"Hehe..maaf yah tan soalnya vira sama dewa baru pacaran tan" ucap vira


Daniar pun kini mengelus rambut vira lembut sambil mengelus pipinya "Gpp kok sayang! Oh iya..panggilnya jangan tante tapi mamah ajah, kan kamu calon mantu mamah" ucap Daniar sambil terkekeh kecil

__ADS_1


"Mamah! Udah jangan godain vira terus!" Tukas dewa


"Suka suka mamah donk sama calon mantu mamah!" Ucap daniar sambil menatap dewa tidak suka


Dewa pun kini menghelangkan nafasnya "Terserah deh! Cewek emang selalu benar!" Ucap dewa sambil duduk di sofa


Tak disadari oleh vira,yang mana kini air matanya mengalir begitu saja secara tiba tiba,entah apa hatinya menghangat bahagia diperlakukan seperti itu membuat vira teringat dengan bundanya..


"Seandainya bunda masih ada! Mungkin vira sekarang sedang bersama bunda!" Lirih vira


Daniar yang sedikit terkejut melihat vira yang tiba tiba menangis,membuat dirinya khawatir..


"Vira,kenapa kamu nangis sayang?! Cerita sama mamah kenapa kamu nangis?!" Ucap daniar sambil menghapus air mata vira


Vira pun menggegam tangan daniar "Gpp kok mah,vira cuman jadi keinget sama bunda!" Ucap vira


"Bunda? Maksud kamu bunda kamu udah gak ada?"


Vira pun menggangguk "Iya mah"


Daniar pun langsung memeluk tubuh vira "Maafin mamah sayang! Mamah gak tau kalo mamah kamu--


"Gpp kok mah! Mamah gak perlu minta maaf,mamah kan gak salah!" Ucap vira


Daniar pun mengelus rambut vira lembut "Kamu wanita yang kuat! Mamah suka wanita yang kuat kaya Kamu! Tapi...kenapa kamu milih dewa,cowok yang hatinya batu kaya gitu!" Sindir daniar


Dewa pun kini menatap daniar malas "Pojokin terus anaknya didepan pacarnya!" Ucap dewa


Daniar pun kini terkekeh kecil "Vira,kamu gak diapa apain kan sama dewa? Kamu masih perawan kan?!"


Vira pun kini menggaruk tengkuknya tak gatal,sedangkan dewa melotot sempurna "MAMAH!!" Teriak dewa sambil melipat kedua tanganya di dada


Vira dan daniar kini terkekeh, melihat dewa yang kesal..


Note: Tolong berikan like❤ dan komen sebanyak banyaknya!

__ADS_1


__ADS_2