Dewa dan Vira

Dewa dan Vira
Empat Puluh Satu : Salah Paham


__ADS_3

Ia tak menyadari ada sepasang mata yang menatapnya dari kejauhan..


Dewa pun melepaskan pelukanya dan membalik, ia kini tampak terkejut sambil menahan kesalnya..


"Lo apa apaan sih key! Peluk peluk gue!" Ketus dewa sambil melemparkan tatapan tajamnya


"Kenapa sih sayang? Emang aku salah ya peluk pacar aku sendiri?" Tanya keyra


Dewa pun tertawa sinis "Pacar? Lo lupa atau amnesia sih? Hah?! Kita itu udah putus Keyra dan sekarang lo hanya sekedar MANTAN!" Ucap dewa sambil menekankan kata 'MANTAN'


"Tapi aku masih sayang sama kamu dewa!" Ucap keyra


Dewa tersenyum miring "Sayang? Lo bilang lo sayang sama gue? Setelah lo ninggalin gue pas lagi sayang sayangnya? Itu namanya bukan sayang! Tapi lo jadiin gue pelampiasan!" Kesal dewa


Keyra pun menggegam tangan dewa "Emang waktu itu aku bodoh,ninggalin kamu demi cowok brengsek itu. Tapi kamu mau kan hubungan kita kaya dulu lagi?!" Tanya keyra sambil tersenyum tipis


Dewa menghempaskan tangan keyra kasar "Sorry gue udah gk bisa kaya dulu lagi! Gue udah punya pacar, dan yg jelas dia lebih baik dari lo!" Ucap dewa


"Dewa aku tau kamu pasti masih benci sama aku,tapi aku juga tau kamu pasti masih ada rasa sama aku walaupun gk seperti dulu lagi,iya kan?"


Dewa pun tertawa sinis "Rasa sama lo? Sorry itu gk akan mungkin! Karna rasa gue sama lo itu udah ditergantikan oleh vira!"


"Dan lo camkan kata kata gue ini! mulai sekarang lo jauhin gue dan lupain gue, kalau bisa lo jangan pernah muncul dihadapan gue!" Ucap dewa yg langsung pergi dari hadapan keyra


Kini keyra terduduk lemas,air matanya mengucur deras. Kini rasa sakit di dadanya begitu sesak..

__ADS_1


"Kenapa? Kenapa lo lebih milih vira ketimbang gue dewa?! Jelas jelas vira itu perusak hubungan kita!"


"Jelas jelas dia itu cewek yg gak pantes buat kamu, tapi kenapa kamu justru memilih dia ketimbang aku?!" Isak keyra sambil menangis


👑👑👑


Kini di koridor vira berlari dengan air mata yg sudah jatuh,dengan rasa yg begitu sesak didadanya..


'Gue gak habis pikir sama lo dewa! Gue kira lo itu cowok yg gk akan bikin hati gue hancur untuk ke dua kalinya. Tapi sekarang gue salah, semua cowok emang sama semuanya sampah!!"


"Gue udah terlalu percaya sama kata kata lo yg manis itu, kata kata yg bikin gue sayang sama lo. Tapi sekarang? Kata kata itu hanya sekedar diucap tanpa dibuktikan!" Batin vira


Vira terus berlari sampai sampai dia menabrak dada bidang seseorang,membuatnya meringis dan mendongak..


"Vira? Lo kenapa nangis?" Tanya seseorang itu yg tak lain adalah Kenan


Kenan pun menghalang jalan vira, kini Kenan menatapnya dalam "Lo kenapa sih sebenarnya? Kok lo bisa nangis? Bilang ke gue siapa yg berani nangisin lo vir!" Ucap kenan sambil menangkup kedua pipi vira


Vira melepaskan tangan kenan dari wajahnya "Bkn urusan lo! Mending lo minggir deh,jangan halang halangin gue!" Ucap vira


"Gue gak akan minggir sebelum lo cerita kenapa lo bisa nangis!" Tegas kenan


Vira kini tertawa hambar "Minggir Kenan! Ini itu masalah pribadi gue yg gak ada sangkut pautnya sama lo!" Ucap vira


"Lagian lo jngn sok baik deh sama gue! Lo juga kan pernah bikin gue nangis dan kecewa?!" Ucap vira,Kini kenan diam

__ADS_1


"Kenapa kok diam?"


"Vir, gue minta maaf sama lo soal kejadian itu. Tapi jujur gue masih sayang dan cinta sama lo vir. Gue gak mau lo pergi ninggalin gue" ucap kenan sambil menatap mata vira sangat lekat


"Ken gue juga sayang dan cinta sama lo kok!"


"Tapi sayangnya itu dulu!" Lanjut vira


Ditempat lain..


Dewa sekarang tengah mencari keberadaan vira yg tak kunjung kunjungnya datang. Ia kini tampak sangat cemas..


"Vir lo dimana? Please jngn bikin gue khawatir kaya gini!" Batin Dewa


Langkahan kaki dewa berhenti ketika mendengar suara vira tengah berbicara pada seorang pria..


"Vir, gue minta maaf sama lo soal kejadian itu. Tapi jujur gue masih sayang dan cinta sama lo vir. Gue gak mau lo ninggalin gue" ucap pria tersebut yaitu kenan


"Ken gue juga sayang dan cinta sama lo kok!" Ucap vira


Deg


Kini raut wajah dewa menjadi murung dia diam, dewa pun kini berjalan memutar. Denga rahang yg sudah mengeras dengan tangan yg sudah terkepal menahan amarah..


Lagi lagi dewa dibuat kecewa oleh seorang wanita!

__ADS_1


Dan ini yg kedua kalinya, sekarang ia benar benar kecewa.


'Cih, lagi lagi gue harus kecewa lagi dan lagi! Kenapa semua cewek itu gak pernah tau arti dari setia sih? Kenapa lo dateng kalo misalnya ujung ujung nya lo cuman bikin gue sakit hati!' Batin dewa


__ADS_2