
Keesokan paginya tepatnya dikantin, Vira tengah asik tertawa bersama para sahabatnya.
"Vir,l o tau kagak?" Tanya liana sambil menyedot jus alpukat yang telah ia beli sebelumnya
"Kagak, lo kan belum cerita apa apa" ucap vira sambil memakan siomay miliknya
"Kita berdua kemarin ngeliat dia di toko buku" ucap viona membuat vira tersedak akan perkataannya
"Uhuk uhukk uhuk eh, air mana air!!" Teriak vira
Vira pun mengambil jus milik liana dan menyedotnya hingga abis,membuat sang empu marah "Itu minum gue jaenab" kesal liana
"Bodo ah, eh tadi lo bilang lo berdua ketemu dia di toko buku? Siapa emang" tanya vira sambil menendang kursi
Viona mendengus "Siapa lagi kalo bukan mantan lo, si kenan" vira membelakakan matanya terkejut
"Serius lo berdua liat dia disini?" Viona dan Liana mengangguk membuat vira menghela nafasnya
"Tenang vir, siapa tau yang diliat mereka berdua kemaren salah! Udah jangan di dengerin" ucap stella mencoba menenangkan vira
"Tapi kalo dia bener bener dateng lagi gimana stel? Gue gak mau ya dia ngehancurin kehidupan gue lagi! Dan lo bertiga tau kan apa yang dia lakuin ke gue 2 tahun yang lalu" kata vira dengan nada yang menggetar menahan tangis nya
Liana, viona, stella menatap vira lirih. Ketika vira harus menerima kehidupannya yg seperti ini "Vir, lo jangan takut lo gak sendirian masih ada kita bertiga yang selalu ada disisi lo! Jadi lo jangan nangis lagi ya" ucap liana sambil memeluk vira begitu pun viona dan stella
Dewa, dava, daniel, denis serta xander yang melihat itu pun mengenyeritkan dahinya..
"Adek lo kenapa lagi dav?!" Tanya denis sambil melihat vira
Dava menggidikan bahunya "Paling juga adek gue abis nonton drakor makanya kaya gitu" jawab dava santai
__ADS_1
"Yaudah samperin kesana ajah yuk" ajak xander
"Males, ngapain kesana gak ada kerjaan" kata dewa sambil memainkan handphone nya
"Daripada gue harus liat lo main handphone mulu mending gue liatin mereka" ucap xander kesal
"Yaudah ayo kita samperin kesana, gue juga mau ketemu sama liana" ucap daniel sambil tersenyum menatap liana dari kejauhan
Mereka pun beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri meja yang ditempati oleh 4 gadis tersebut.
"Halo, kita gabung boleh gak?!" Tanya denis
"Boleh kok" ucap viona sambil tersenyum
Mereka pun duduk secara berhadapan satu sama lain, stella berhadapan dengan dava, viona berhadapan dengan denis, liana berhadapan dengan daniel dan vira berhadapan dengan dewa sedangkan xander ia berada di dekat vira dan dewa.
"Vir, lo tadi kenapa?" Tanya xander memecahkan keheningan karna semua pada sibuk dengan kesibukannya masing masing
"Tadi kita liat muka lo kaya orang pengen nangis" timpal dava
"Oh, gue tadi cuman kelilipan" ucap vira yang masih memikirkan kenan
"Serius? tapi tadi- ucapan denis terhenti akibat gebrakan meja yang sangat kencang membuat semuanya menatap seseorang yang menggebrakan mejanya
"Eh kalian malah asik makan disini, cepat masuk ke kelas kalian masing masing. Kalian tidak mendengar ya, kalau bel sudah berbunyi!" Omel pak tompel
"Enggak pak" ucap dengan serempak
"Cepat masuk kekelas kalian masing masing, atau kalian saya beri hukuman mau?!" Ucap pak tompel membuat mereka pun langsung pergi ke kelas mereka masing masing
__ADS_1
Vira dkk dan dewa dkk pun kini kembali ke kelas nya masing masing agar tidak terkena hukuman oleh pak tompel..
Hingga bel pulang sekolah pun berbunyi membuat seluruh siswa bergegas untuk pulang..
"Anak anak hari ini pelajaran kita akhiri sampai sini saja, bapak permisi assalamualaikum" ucap pak tompel
"Waalaikumsalam" ucap para murid yang langsung pergi keluar kelas terkecuali siswa yang menjalani piket
"Eh kita ke lapangan basket yuk, denger denger katanya anak basket pada latihan" ucap viona
"Gak ah gue Males. Gue mau balik" ucap vira membuat viona langsung mengerucutkan bibirnya
"Ayolah vir kita nonton sebentar, kali kali gitu kita ngeliat mereka latihan" ucap liana yang langsung diangguki setuju oleh viona dan stella membuat vira mendengus tidak dapat menolak
Mereka berempat pun sekarang tengah menonton latihan basket dan disana mereka melihat ada dava,daniel,denis,xander dan tak lupa juga dewa sang ketua basket SMA Agantara yg sedang latihan.
"Yaampun Denis Cakep banget, Kyaaa!" teriak viona membuat vira merasa risih
Sekarang pandangan vira terus menatap dewa bermain dengan keringat yang bercucuran disekujur tubuhnya, membuatnya terlihat 100 kali lipat lebih tampan dari biasanya dan membuat para kaum hawa terhipnotis ketika melihat ketampanan dewa namun tidak dengan vira yang justru mengeluarkan senyuman smirk.
Latihan basket pun telah selesai membuat para murid langsung meninggalkan lapangan dan ada sebagian yang mencoba memberikan air minum serta handuk mini untuk para pemain..
"Hai denis" sapa viona kepada denis yang tengah mengelap keringatnya
Lelaki itu pun menoleh menatap viona "Hai juga vi" ucapnya sambil tak lupa untuk tersenyum
"Gue bawa minum nih buat lo" ucap viona sambil menyodorkan sebotol air kepada denis,membuat denis langsung menerimanya
Sedangkan vira kini beralih menatap satu botol bermerk tupperware dengan berwarna biru membuat vira tersenyum smirk..
__ADS_1
"Pasti itu botol punya si dewa, gue kerjain ajah ahh" ucap vira sambil tersenyum miring