
Medan Tahun 2014
Sore itu Medan sedang hujan, angin menghembus dengan kencang. Aleta Elvina, yang tak lain adalah Ibu nya Arsen, dan kerap di sapa Leta sedang asyik duduk di kursi yang berada di dekat jendela ruang tengah sambil menjahit baju yang sobek. Dan tiba-tiba " Aduh! " Sahut Aleta. Ternyata tangan nya tertusuk oleh jarum.
"Hmmm... Kenapa yah? Perasaan ku ngak enak" Gumam nya di dalam hati.
"GRING... GRING... " Telfon rumah berdering....
Ibu Arsen pun mengangkat nya...
"Assalamu'alaikum, Halo... " Sapa Aleta
"Waalaikumsalam warohmatulohi wabarakatuh, Iya halo... Apa betul ini dengan Ibu nya Arsenio Mahendra? " Tanya orang tersebut.
"Oh iya, saya sendiri. Ada apa yah? "
"Begini bu', Saya dari pihak pondok, ingin bertanya. Apakah anak Ibu udah sampai di rumah? " Tanya orang itu lagi.
"Hmmm... Kenapa yah? Bukan nya anak saya sedang berada di pondok? "
" Hmmm... Begini bu', Anak Ibu tadi pagi kabur dari pondok " Jelas orang tersebut.
"Apa!!! " Ucap Aleta dengan kaget.
"Maaf bu', Kami sudah berusaha mencari. Tapi kami merasa bahwa Arsen sudah sampai di sekitar situ" Jelas orang itu lagi.
__ADS_1
" Hmmm... Iya Pak, Terima Kasih atas info nya. Kami akan mencari Arsen" Sahut Aleta dengan suara yang lemah."Sekali lagi kami minta maaf" Sahut nya
" Oh iya Pak, Kalau begitu saya tutup dulu telfon nya yah. Assalamu'alaikum "
"Waalaikumsalam warohmatulohi wabarawabarakatuh"
Dengan terburu-buru Aleta menutup telfon dan segera beranjak dari tempat duduk nya sambil meneteskan air mata.
Ayah Arsen yang sedang membaca koran di ruang tengah juga pun heran melihat tingkah istrinya itu yang begitu tergesa-gesa menuju pintu depan.
"Kenapa de'? " Tanya David Irwan Mahendra, yang tak lain adalah suami Aleta dan merapat di sapa David.
"Mas... " sahut Aleta dengan raut cemas yang tak dapat ia sembunyikan.
"Anu... Mas... Eee... Arsen... " ucap Aleta dengan terbata-bata
"Ada apa dengan Arsen? Bukan nya dia ada di pondok? "
Aleta takut memberitahu kan suami nya itu, karena dia tahu kalau suami nya itu tahu dengan semua ini, dia pasti akan marah besar.
Aleta hanya diam dan terus meneteskan air mata. Karena dia takut akan terjadi apa-apa pada anak nya itu.
David terus bertanya tentang mengapa dia menangis. Namun karena istri nya tidak menjawab, dia pun meninggikan nada suara nya yang membuat istri nya takut.
" Kenapa? Ada apa dengan Arsen?!!!" Tanya David dengan suara tinggi.
__ADS_1
Aleta pun terhentak kaget mendengar suara tinggi suami nya, dan mau tidak mau harus jujur pada suami nya tentang apa yang terjadi.
"Hmmm... Anu mas... Arsen ka... ka...bur tadi pagi dari pondok" Jawab Aleta dengan suara gemetar dan sedikit terbata-bata.
"Apa!!! Mau jadi apa anak itu? Ngak habis pikir
sama tingkah nya" Ucap David dengan kaget bercampur marah.
"Ya udah de', ayo kita cari Arsen! " Lanjut ucapan David karena kasihan juga melihat kekhawatiran istri nya.
Dengan segera Aleta dan David pergi untuk mencari Arsen.
...****************...
POV DI DALAM MOBIL
...****************...
Saat mencari-cari Arsen, David terus mengerutu dan bergumam " Awas aja kalau aku dapat anak itu" Sementara Aleta terus berdoa di dalam hati semoga tidak terjadi apa-apa pada anak nya apalagi keadaan sekarang sedang hujan.
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1