Di Antara Aku & Dia

Di Antara Aku & Dia
Masa Lalu <2>


__ADS_3

Hujan terus turun dengan deras


Saat mereka berdua melewati persimpangan, lampu mobil tampak menyorot seorang anak yang berada di pinggiran jalan. Anak itu sedang sendirian, basah dan kedinginan.David pun memberhentikan mobilnya untuk melihat anak itu.


"De', Coba lihat anak itu" Tunjuk David sambil memberhentikan mobil nya.


"Aku coba turun dulu yah mas, kasian anak itu" Kata Aleta sambil membuka payung dan bergegas keluar dari mobil.


Anak itu terus diam...


Tiba-tiba dia terhentak kaget karena mendengar suara langkah kaki yang lama kelamaan mengarah kepada nya.


Tiba-tiba saja ada yang memegang pundaknya.


"Dek, kamu ngapain di sini? Apalagi di saat hujan begini. " Tanya Aleta sambil memengang pundak anak itu, karena posisi anak itu sedang membelakangi Aleta.


Saat anak itu berbalik, Aleta kaget melihat wajah anak itu, yang ternyata itu.


"ARSEN" Ucap Aleta dengan terkejut nya ketika melihat anak itu ternyata adalah anak nya.


Tanpa berkata apa-apa, Arsen langsung saja melepaskan tangan Ibu nya dan lari dengan sekuat tenaga.


Dan Aleta pun juga segera berlari mengikuti kemana arah Arsen pergi.


"Nak! Jangan lari! " Teriak Aleta sembari terus mengejar Arsen.


David yang sedari tadi memerhatikan dari dalam mobil pun juga segera bergegas keluar dari mobil karena terkejut melihat Aleta yang berlari untuk mengejar anak itu yang ternyata adalah Arsen.

__ADS_1


Karena sudah kedinginan, Arsen sudah tidak mampu lagi untuk memaksakan keadaan nya agar terus berlari, lambat laun langkah nya pun melambat karena ia juga sudah merasa kesusahan untuk mengatur alur nafas nya. Dan akhirnya David mendapatkan nya,dan ia langsung menarik Arsen dari belakang.


"Plak!!!"


David menampar Arsen dengan marah.


" Kamu yah! Bikin Malu-malu in ajah!!!


Arsen terdiam sembari terus menundukkan kepalanya, Rasanya ingin menangis menahan tamparan dari ayah nya itu. Dan Ia tahu, semarah apa ayah nya sekarang.


"Udah mas... Kasihan Arsen" Ucap Aleta yang akhirnya berhasil menyusuli Arsen dan David, sembari mengelus pundak belakang suami nya guna untuk menenangkan nya.


Karena hujan yang turun semakin lebat, David tidak ingin dulu memperpanjang masalah di tempat itu dan segera bergegas berbalik dan pergi menuju ke tempat mobil nya berada tadi.


Dan Aleta pun segera memegang tangan Arsen dan membawa nya masuk ke dalam mobil. Arsen hanya terus diam, dia tak dapat melawan ayah nya itu


Dan selama di dalam mobil pun, Aleta terus memerhatikan anak nya dari kaca depan.


...****************...


Saat sampai di rumah, David langsung saja menarik Arsen keluar dari dalam mobil. Wajah kemarahan sangat tampak di wajah David saat itu. Aleta hanya bisa menahan tangan suami nya tanpa bisa melawan sedikit pun untuk menolong anak nya.


Saat masuk rumah, Arsen langsung saja di pukuli oleh ayah nya, tanpa ada nya terbesit rasa ampun karena kemarahan yang tampaknya juga sudah memuncak.


"KAMU MIKIR NGAK SI SEN!!!"


"NGAPAIN KAMU PAKE KABUR-KABUR SEGALA, HAH! KENAPA?! "

__ADS_1


"MAU JADI APA KAMU!? MAU JADI PREMAN! "


"JAWAB AYAH ARSEN! JAWAB!!! "


Arsen hanya terus menundukkan kepalanya dan tidak berani melawan sedikit pun sembari menahan rasa sakit yang berasal dari pukulan ayah nya.


David terus memarahinya, seakan-akan begitu banyak kesalahan yang Arsen lakukan.


Mungkin, karena sudah tidak tahan. Arsen pun memberanikan diri untuk mengangkat suara nya.


"Sudah yah, sudah! Ayah ngak pernah tahu kenapa Arsen kabur! "


"Arsen cape' yah, cepe'! "


"Cape' apa kamu?! Cuman belajar saja kok cape?! " Sela David masih dengan emosi nya.


"Apa ayah bilang? cuman belajar? Ayah ngak tahu gimana rasa nya pondok!, ya emang ayah ngak tahu. Gimana ayah mau tahu, sedangkan mau jengukin anaknya dari pertama masuk pondok sampai sekarang yang udah 2 tahun ajah ngak pernah sama sekali ayah lakuin buat Arsen! "


"Emang ayah pernah tanya sama Arsen? Arsen rindu ngak sama ayah? Ngak pernah yah! "


Setelah itulah baru Arsen meneteskan air mata nya yang sedari tadi ia tahan-tahan, dan ia langsung berlari ke dalam kamar nya dan mengunci diri nya di dalam kamar


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2