Di Antara Aku & Dia

Di Antara Aku & Dia
Di Tinggalin Berdua


__ADS_3

Selesai Jam pelajaran,


 Alana dan Keisya pun keluar dari kelas bersama,dan di susul oleh Keenan di belakang mereka.


"Hy... " Sapa Keenan.


"Iyah" Jawab Alana dan Keisya.


"Hmmm... Gue pengen ngomong nih, boleh ngak? " Kata Keenan.


"Mau ngomongin apa? " Tanya Keisya menatap bingung pada Keenan.


"Gue mau minta maaf sama lo" Kata Keenan sembari mengulurkan tangan nya pada Alana.


 Alana terkejut atas tindakan Keenan yang tiba-tiba pengen minta maaf.


"Hmmm... Maaf kenapa yah? " Tanya Alana masih bingung dengan Keenan.


"Gue minta maaf, karena tadi gue udah narik tangan lo" Jelas Keenan pada Alana dan juga Keisya yang tampak nya masih kebingungan.


"Oh, itu. ngak apa-apa kok. "


"Lo ngak marah? "


"Ngak sih"


"Ekhem... Minta maaf nya udah kan." Kata Keisya.


 Alana membalas perkataan Keisya dengan senyuman.


Mereka bertiga pun berjalan di sepanjang koridor sambil bercerita, dan mereka terlihat akrab.


...****************...


Saat di parkiran,


Keenan pulang menaiki motor besar nya. Sedangkan Keisya , ia pulang bersama teman nya yang lain.


"Na... Gue pulang dulu yah" Kata Keisya.


"Iya... Hati-hati yah... " Balas Alana.


"Lo gpp kalau sendirian? " Tanya Keisya.


"Iya, gpp ko. Palingan bentar lagi sopir gue dateng" Jelas Alana pada Keisya yang tampak bahwa ia khawatir Alana sendirian.


"Oke deh kalau gitu, By Alana..."

__ADS_1


"By... "


Keisya pun pulang,


 Alana terus menunggu di depan sekolah.


"Duh... Pak yono mana yah...? " Kata Alana sambil sesekali melihat jam tangan nya.


Matahari makin terik, namun jemputan belum datang juga.


"Niiit... Niiit... " Handphone Alana berdering.


"Halo... " Salam Alana.


"Halo non, maaf. Saya tidak bisa jemput, mobil nya rusak habis nabrak pohon. Maaf non... "


"Aduh... Gimana nih pak? "


"Saya udah pesanin taksi buat non, 20 menit lagi datang. Sabar ya non. "


"oh, ya udah deh pak. Hati-hati yah"


"Iya non, Maaf ya... "


"Iya"


"Duh... Gimana nih... Mana gue udah lama nunggu nya" Gumam Alana di dalam hati.


Dari kejauhan, Arsen yang baru saja selesai di hukum keluar dari pintu utama sekolah.


"Akhirnya selesai juga"


Mata Arsen tertuju pada seorang gadis yang ternyata adalah Alana.


"Ngapain tuh cewe di situ? "


Arsen berniat untuk nyamperin Alana. Namun saat dia baru saja ingin masuk ke dalam mobil nya, Tiba-tiba seseorang lewat. Ternyata itu adalah Keenan.


"Bukan nya tuh anak udah pulang? Terus, ngapain dia balik lagi? " Ucap Arsen dengan geram.


Keenan ternyata datang nyamperin Alana.


"Hy... " Sapa Keenan.


"Hy... "


"Lagi ngapain di sini? Kok belum pulang? "

__ADS_1


"Ya kamu juga ngapain? Bukan nya tadi udah pulang. "


"Hmmm... Habis dari ambil barang yang ketinggalan. Kamu kenapa? "


"Lagi nunggu jemputan, tapi belum datang juga nih dari tadi. "


Keenan memandangi Alana yang terus menutupi wajah nya karena terik nya matahari.


"Ekhem... Gimana kalau gue yang nganterin lo pulang? Sekalian gue juga mau pulang... "


"Hmmm... Ngak usah, jemputan aku juga bentar lagi datang kok"


Saat Keenan dan Alana sedang bercerita, Tiba-tiba saja Arsen datang.


"Hy.. " Sapa Arsen.


"Ngapain lagi sih ni anak" Gumam Keenan di dalam hati.


"Na... Sini, lo pulang bareng gue ajah. Ngak usah sama Keenan. "


"Hmmm... Ngak usah repot - repot... "


Ngak usah repot - repot, nanti dia pulang bereng gue"Kata Keenan.


"Ih apaan? Lebih baik sama gue, kalau sama lo entar kepanasan karena lo cuman pake motor... "


Selama mereka berdua berdebat karena merebutkan pulang bareng Alana, Tiba-tiba taksi jemputan online Alana datang. Tanpa pamit, Alana pun masuk ke dalam taksi. Dan karena sibuk berdebat, mereka berdua tidak melihat bahwa Alana sudah pergi.


"Hey - hey... Kalian berdua ngapain di sini? " Tegur pak satpam.


"Ini pak! " Mereka berdua saling tunjuk menunjuk.


"Pulang sana, Di sekolah ini tinggal kalian berdua. "


Di situlah mereka baru menyadari bahwa Alana sudah tidak ada.


"Ah... Sial... " Decak Arsen


" Ini tuh karna lo! " ucap Keenan menyalahkan Arsen.


Arsen dan Keenan pun pulang dengan perasaan saling menjengkelkan.


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2