Di Antara Aku & Dia

Di Antara Aku & Dia
Siswi baru


__ADS_3

Pagi hari di kelas, Arsen melakukan kenakalan. Ia berkelahi dengan salah satu siswa.


Saat salah satu guru sedang berpatroli untuk berkeliling sekolah dan secara tak kebetulan melihat Arsen, Ibu guru pun langsung memanggil Arsen untuk ke pergi ruang BK.


Dan saat ini Ibu guru sedang memproses Arsen atas kelakuan nya tadi.


"Arsen! Kenapa kamu mukulin dia? "


"Saya ngak suka dengan dia bu'"


Arsen dan guru nya pun saling berdebat dan tiba-tiba saja tampak ada seseorang yang terjatuh di depan ruang BK.


"Aduh" Sahut seorang siswi


Semua mata mengarah ke arah siswi tersebut, termasuk Arsen. Seorang siswi baru, Ia terjatuh karena di sebabkan oleh Keenan yang menabrak nya.


"Eh - eh , maaf. Gue ngak sengaja" Kata Keenan sambil mengulurkan tangan nya pada siswi tersebut.


"Iya, ngak apa- apa kok" Jawab siswi itu juga sambil menerima uluran tangan Keenan.


Keenan pun membantu siswi itu untuk berdiri.


"Makasih yah" Ucap siswi tersebut.


Keenan pun mengangguk dan pergi berbalik meninggalkan siswi tersebut yang masih sibuk membersihkan sisa debu yang menempel pada seragam nya. Dan Keenan pun pergi kembali ke kelas nya.Semua siswa siswi yang memperhatikan pun menyadari bahwa Keenan tampak tersenyum-senyum sendiri.


Lepas itu, Semua orang diam begitu juga Arsen. Ia terus memandang siswi itu tanpa berkedip sedikit pun.


****Bel yang menandakan waktu pelajaran pertama di mulai pun berbunyi****....


Semua siswa (i) pun bubar dan secara menuju ke kelas mereka masing-masing. Dan Arsen juga segera pergi ke kelas nya setelah Ibu guru mengakhiri pembicaraan tadi.


Ternyata, siswi baru tersebut akan sekelas dengan Arsen. Arsen mendapati siswi baru itu berada di depan kelas nya ketika ia akan masuk.


"Udah Arsen,Kamu masuk ajah dan segera duduk di tempat kamu. " Ucap guru yang sudah berada di dalam kelas dan melihat Arsen berada di belakang siswi itu. Arsen pun mengangguk dan terus masuk ke kelas.

__ADS_1


Dan setelah itu, Guru pun mempersilahkan siswi itu untuk masuk. Siswi itu pun masuk ke dalam kelas.


Seorang gadis yang cantik, memiliki rambut yang hitam dan panjang, serta kulit yang putih.


"Okeh anak - anak, kali ini kita kedatangan siswi baru dari yogyakarta. " Kata bu' guru


Semua siswa(i) terus memandangi siswi itu.


"Hy... Siapa nama lo...? " Teriak Arsen.


" Eh Arsen, kok nanyain nya kayak gitu" Sahut Bu guru.


"Ya mau bagaimana lagi bu'? Emang nya mau kayak bencong... Hhhhh... " Ledek Arsen.


Ibu guru hanya mendiamkan sikap Arsen yang seperti itu. Dan mempersilahkan siswi baru itu untuk memperkenalkan diri.


"Hy... Selamat pagi semua... " Sapa siswi baru tersebut.


" Hy... " Jawab siswa(i) lain nya yang berada di dalam kelas dengan berbarengan.


" Kenalin, Nama saya Alana Revalina Putri, panggil aja Alana. Saya pindahan dari kota Yogyakarta. Dan saya harap, saya pindah di sini bisa berteman baik dengan kalian" Ucap Alana.


Setelah memperkenalkan diri nya, Ibu guru langsung mempersilahkan Alana untuk duduk.


"Nah kalau gitu Alana, Kamu akan duduk di.... " Kata Ibu guru sambil memperhatikan untuk mencari tempat duduk yang kosong.


"Bu', Di sini ajah!!! " Teriak Arsen.


"Yah... Terus gue gimana? " Kata Keisya yang saat itu duduk di sebelah Arsen.


"Yah tinggal pindah doang kok susah banget sih. Udah... Pindah sana, di samping nya Valen." Kata Arsen dengan nada sedikit mengancam.


Dengan terpaksa, Keisya pun harus pindah. Ia tidak mau mencari perkara baru dengan Arsen.


"Nah bu', Udah kosong... " Ucap Arsen sambil membersihkan tempat duduk di samping nya yang sudah kosong.

__ADS_1


Dan Ibu guru juga hanya menggelengkan kepala saat melihat tingkah Arsen tadi.


"Oke Alana, sekarang kamu duduk di sana"


" Iya bu'"


 Alana pun berjalan menuju tempat duduk nya yang sudah di tunjukkan.


Saat Alana sampai di tempat duduk nya, Arsen langsung mempersilahkan Alana untuk duduk.


"Nih, duduk " Ucap Arsen.


"Iya, Makasih... " Balas ucap Alana.


Arsen terus memperhatikan wajah Alana, entah ada apa di pikiran nya.


"Hey - hey... " Kata Alana sambil melambaikan tangan nya di depan wajah Arsen. Dan seketika Arsen pun tersadar dan kaget.


"Eh - eh, maaf " Ucap Alana sambil tersenyum.


"Hehehe... " Arsen tersenyum sembari menggaruk - garuk tengkuk leher nya yang tidak gatal.


Dan tampak dari kejauhan, Keenan memperhatikan memperhatikan mereka berdua.


Pelajaran pun di mulai...


Semua nya belajar dengan tenang, kecuali Arsen. Tangan nya tidak pernah bisa berhenti untuk mengetuk-ngetuk meja, dan membuat suasana kelas sedikit ribut.


"Ekhem.. " Alana memberikan kode kepada Arsen.


Namun Arsen tidak peka dengan kode yang di berikan oleh Alana.


Tidak ada yang berani menegur Arsen, karena mereka juga tidak mau berurusan dengan anak yang satu ini.


...****************...

__ADS_1


...****************...


...****************...


__ADS_2