
Medan tahun 2015
Tahun ajaran baru, Arsen pun di daftarkan oleh ayah nya di sebuah SMA di medan.
Sekolah itu termasuk sekolah yang populer.
Pagi itu, Arsen terbangun...
"Kak! Cepat turun sarapan... " Teriak yuna yang tak lain adalah adik Arsen, dan bernama lengkap Hyuna Isvara Mahendra.
"Iya... Tunggu bentar... " Jawab Arsen.
Dengan gaya anak luar nya , Arsen seakan-akan seperti bukan mau berangkat untuk ke sekolah.
Saat dia turun, semua mata memandang nya.
"Ekhemm... " Yuna berpura-pura batuk.
"Kenapa loh... " Gertak Arsen sambil menarik ikatan rambut adik nya.
"Ih... Kaka', nakal deh... " Sahut Yuna sambil memegangi rambut nya.
Arsen hanya tertawa, karena tingkah Yuna yang juga menggemaskan.
"Arsen... " Sahut Aleta yang melihat tingkah kedua anak nya nya itu. Apalagi Arsen yang suka menjahili adik nya.
" Iya - Iya... Maaf"
Arsen pun segera menghampiri meja makan dan duduk, Namun Arsen duduk di tempat duduk yang jauh dari tempat duduk ayah nya.
...****************...
Arsen berangkat ke sekolah dengan membawa mobil nya yang baru saja di belikan oleh Ibu nya beberapa hari yang lalu.
__ADS_1
Saat di perjalanan, Arsen tidak akan langsung pergi menuju ke sekolah. Ia masih pergi berkeliling untuk jalan-jalan, sehingga ia tak menyadari bahwa jam sudah menunjukkan pukul 06:45 WIB
"Astaga! Mati gue. "
Saat itu juga, Arsen pun segera menancapkan gas mobil nya dan secepatnya dia pergi menuju ke sekolah.
...****************...
Saat sudah mendekati sekolah, dari kejauhan. Arsen melihat gerbang sekolah sudah mau di tutup. Dan ia pun menambah kecepatan mobil nya.
Ternyata, saat itu bukan hanya dia saja yang terlambat. Di sebelah mobil nya, tampak ada mobil lain yang memberi klakson pada Arsen. Seakan-akan mengajak Arsen untuk balapan.
Pemilik kedua mobil tersebut berbalapan hingga sampai di gerbang sekolah. Bahkan mereka hampir saja menabrak seorang siswa.
"Woy! " Teriak siswa tersebut.
Pak satpam yang melihat tingkah mereka hanya bisa menggelengkan kepala.
Kedua mobil tersebut mengarah ke parkiran.
Saat Arsen memarkirkan mobil nya lebih dulu, Ia langsung saja keluar dari dalam mobi nya l dan datang menghampiri mobil tadi yang baru saja berhenti.
"Hey Bro, Turun" Sapa Arsen dari luar mobil orang tersebut.
Namun tidak ada respon dari dalam mobil. Arsen menunggu sampai Mengetuk-ngetuk kaca mobil.
Dan akhirnya, pintu mobil pun terbuka. Dan keluarlah seorang siswi dari dalam mobil tersebut.
Arsen tampak terkejut melihat nya.
"Hey, Ternyata lo cewe. " Ucap Arsen masih dengan rasa terkejut nya.
"Kenapa? kaget yah?... " Jawab cewe itu dengan senyum sinis nya.
__ADS_1
"Boleh juga yah lu ternyata" Kata Arsen.
"Ya iyalah... "
"Siapa nama lo? "
"Kenapa? Lo mau kenalan? " Ledek cewe itu pada Arsen.
"Ih, Apaan sih lo"
"Hhhhh... Ngak - ngak... Kenalin nama gue Adara Fredella, panggil ajah Dara"
"Oh... Dara... "
" Okeh, lo udah tahu nama gue, sekarang siapa nama lo? "
"Kenalin, nama gue Arsenio Mahendra, Panggil aja Arsen. "
Mereka berdua berkenalan, dan akhirnya menjadi akrab. Sejak saat itu lah mereka menjadi teman.
...****************...
Mereka berdua berjalan menyusuri setiap koridor untuk menuju ke kelas baru mereka masing-masing. Semua orang melihat mereka berdua.
Di sekolah, mereka berdua menjadi siswa siswi yang pintar dan cerdas. Namun mereka berdua memiliki suatu kekurangan, Yaitu kenakalan.
Tidak ada yang siswa siswi tidak mengenal mereka berdua. Pasangan Murid yang bukan cuman pintar, cerdas, dan berprestasi. Tak lupa juga, kenakalan mereka juga terkenal di sekolah itu.
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1