Di Antara Aku & Dia

Di Antara Aku & Dia
Kantin


__ADS_3

Saat jam istirahat...


Dara masuk ke dalam kelas Arsen karena mereka berdua memang berbeda kelas. Seperti biasa, mereka berdua akan pergi ke kantin bersama.


"Sen... Ke kantin yuk" Ajak Dara sambil menggebrak meja Arsen.


"Ya-ya tunggu bentar... " Ucap Arsen sambil meletakkan dasi nya ke dalam tas nya.


Dara mengalihkan perhatian nya ke Alana , dan terus memerhatikan nya.


Menurut nya, Ia belum pernah melihat Alana selama ini.


" Hy, Anak baru yah? " Tanya Dara pada Alana.


"Iyah" Jawab Alana dengan sopan pada Dara.


"Owh, pantesan gue kayak baru liat muka lo di sekolah ini. "


Alana hanya tersenyum kepada Dara.


"Eh, Sen. Cepat dong... Lama banget. " Bentak Dara.


"Iya-iya, udah nih. Eh Alana, Kamu ngak mau ke kantin? " Tanya Arsen.


Tiba-tiba saja Keenan datang,


"Ngak, Dia bakal pergi sama gue." Sahut Keenan sambil memegang tangan kiri Alana dan menarik nya untuk pergi.


"Eh - eh, pelan - pelan.... " Ucap Alana.


Keenan terus menarik Alana menjauh dari Arsen. Arsen yang ngak suka dengan perilaku Keenan malah berteriak


"Biasa ajah woy!!! " Teriak Arsen. Dan Keenan tampak tak mempedulikan nya.


...****************...


Saat perjalanan menuju ke kantin,


"Ih... Lepasin! " Ucap Alana seraya berusaha untuk melepaskan tangan kiri nya dari genggaman Keenan.


"Eh, maaf" Kata Keenan.


Keenan pun segera melepaskan tangan Alana.

__ADS_1


"Ngapain pake narik-narik segala sih...? " Tanya Alana sambil menggerutu.


"Cuman mau nge jauhin kamu dari Arsen. "


"Emang nya kenapa kalau aku tadi barengan ama dia? "


"Aku saranin kamu jangan deket- deket sama Arsen. Dia itu anak nya nakal banget. "


"Hmmm... Emang iya sih, Aku juga nge lihat nya gitu. "


" Jadi gimana kalau kamu bareng aku saja? "


"Malas ah... Udah, pergi ajah sendiri sana" Ucap Alana karena tidak suka juga dengan perlakuan Keenan tadi.


"Okey..."


Keenan pun pergi meninggalkan Alana di koridor kelas yang hampir mendekati kantin. Alana hanya diam saja di tempat nya berdiri sekarang. Ia memperhatikan sekitar, begitu banyak orang namun tak ada satu pun yang ia kenal.


Tiba-tiba saja ada seseorang yang memegang bahu nya, dan membuat Alana terkejut.


"Aduh, siapa nih" Gumam Alana di dalam hati nya.


 Alana pun memberanikan diri untuk berbalik ke belakang.


"Huh... " Alana bernafas lega sambil mengelus-elus dada nya setelah tahu ternyata itu ada Keisya.


"Eh... Kamu kaget yah... Maaf yah" Ucap Keisya lagi.


"Hmmm... Ngak apa-apa kok"


"Kamu anak baru kan? Kenalin nama aku Vania Keisya, panggil ajah Keisya"


"Owh... Iya, nama aku Alana.


Sejak saat itu, Alana dan Keisya pun menjadi teman dekat.


...****************...


Saat di kantin,


 Alana dan Keisya duduk di salah satu bangku di kantin. Mereka berdua bercakap-cakap tentang pengalaman mereka masing-masing. Mereka terlihat sangat akrab, tertawa dan bercanda bersama.


Dari kejauhan, Keenan terus memerhatikan mereka berdua.

__ADS_1


Tiba-tiba Arsen dan Dara datang menghampiri ke bangku kosong samping Alana dan Keisya.


" Hay kawan-kawan... " Sapa Arsen.


Keisya memandang Arsen dengan sinis.


"Ngapain kalian berdua kesini? " Tanya Keisya.


"Ya makan lah, Emang nya mau ngapain lagi... " Jawab Dara dengan nada mengejek.


"Udah - udah Keisya, mereka cuman mau gabung kok" Ucap Alana dengan lembut pada Keisya karena tampak di wajah Keisya bahwa ia sedang kesal.


" Nah... Alana nya ajah terima, kenapa lo ngak sih? " Ucap Arsen.


"Huft... Sabar..." Batin Keisya.


Mereka berempat pun akhirnya makan semeja.


Saat sedang makan, Arsen lagi-lagi memerhatikan Alana. Dia tidak fokus untuk memakan makanan nya yang berada di depan nya. Dara yang melihat tingkah Arsen malah berniat untuk menjahili Arsen.


"Woy... " Teriak Dara sambil menggebrak meja.


"Astaga! Copot jantung gue! " Ucap Arsen sembari memegang dada nya.


"Woy Sen, lo itu kalau mau makan ya makan ajah. Ngak usah fokus ngeliat cewe yang di depan lo. Tuh makanan bukan nya di makan cuma di aduk - aduk in kayak gitu, lama kelamaan entar malah jadi


gado - gado" Ucap Dara dengan ngegas nya.


 Alana dan Keisya hanya menahan tawa melihat perilaku Arsen yang sudah salah tingkah.


Arsen yang malu pun langsung beranjak dari tempat duduk nya dan pergi.


"Gue udah kenyang" Ucap Arsen sambil melangkah pergi dari tempat itu.


"Eh - eh, Tungguin gue... Sen... " Teriak Dara.


Dara pun menyusul mengikuti Arsen yang pergi dari tempat itu dengan tergesa-gesa karena menahan malu. Dan Alana hanya menggelengkan kepala nya sambil tersenyum menahan tawa.


...****************...


...****************...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2