
.
.
.
"pagi hari."
"hadehhh ini semua gara-gara kalian sampe kita semua di hukum, sahut dessy kesal."
"heyheyhey... kok kalian nyalahin kami sih, tuh salahin saja si fatin, balas niro."
"heyy...bukannya kalian juga ikut tan tidur... kenapa harus aku yang di salahin, balas fatin tak terima karna dirinya di salahkan."
"ada 10 orang yang sedang di hukum karna sebab tertidur di waktu subuh dan bukan nya aurodan malah tertidur, mereka di suruh berdiri di lapangan, yang dekat dengan gerbang pesantren."
"habisnya sih liat kamu tidur sambil menungging terlelap sangat menggoda iman ku, sahut dessy cemberut dan langsung di angguki oleh ber 5."
"trus kenapa harus salahi aku,? ya itu salah kalian sendiri,suruh siapa malah ikut tidur, balas fatin kesal."
"iya deh iya deh maaf kami hanya bercanda iya kan temen-temen,? sahut dessy sambil cengengesan."
"hehehe... serempak sambil melihat ke arah fatin."
"sudah-sudah tuh liat ustadzah sedang melihat kita, balas fatin tampa merasa marah lagi dia juga tau kalau sahabatnya itu bercanda." dan langsung berdiri tegap."
.
.
.
"2 jam kemudian."
"ustadzah pun menghampiri santriwati yang sedang di hukum dan ustadzah pun berbicara."
"sudah kalian boleh pergi, lain kali jangan di ulang lagi, faham!!, kata ustadzah, sambil berlalu pergi."
"fahammm ustadzah.. serempak mereka ber 10."
"sedangkan 7 hari tidak segera bergegas ke kobongnya, mereka beristirahat terlebih dahulu di bangku taman sekedar hanya duduk-duduk saja untuk merenggangkan kaki-kaki mereka saja, saat sedang beristirahat dan mengobrol ketawa-ketawa tiba-tiba dari luar gerbang ada banyak mobil yang sedang memasuki pondok pesantren."
"liat-liat itu siapa yang datang,? sahut icha, sambil nunjuk ke arah gerbang."
"dan terlihat satu per satu mobil mewah memasuki gerbang pesantren dengan begitu sangat banyak, mobil itu pun berheti di depan rumah nyai yang kebetulan itu adalah tempat parkir yang di khusus kan untuk keluarga nya'i,
semua yang ada di dalam mobil keluar satu persatu, dan terlihat putra dan putri menantu buya hamzah dan nyai halimah.
"wawwww... banyak banget gk salah ini yang aku liat, sahut fatin sewot sendiri sambil menghitung satu per satu mobil mewah yang datang."
"iya mana elit-elit lagi tuh-tuh-tuh dia siapa lagi kok aku jadi lupa, sambil berfikir keras, ohk... iya aku baru inget dia kan CEO RENDRA DININGRAT yang bekerja sama dengan ayahku, balas dessy."
"masa iya dia ceo rendra, mana mungkin dia tinggal di jakarta, sahut nara."
"iya dia kan menantuna nya nya'i masa kalian lupa,? balas ihah."
"semua anak menantu dan cucu nya'i pun memasuki rumah, dan kami 7 hari yang sudah capek segera ke kobong untuk istirhat sebentar sebelum ber aktifitas hariannya kembali."
"hari keberngkatan umrah keluarga buya hamzah pun di iringin dengan bersedih karna guru ter cinta kami akan meninggalkan tanah air untuk menunaikan ibadah umrah, walau pun hanya sebentar tapi semua santri-santri merasa sangat sedih, semua santri-santri mengantarkan buya dan keluarga hanya sampai gerbang saja ya itu sudah peraturan ponpes ini."
.
__ADS_1
.
.
" di bandara."
"assalamualikum.. kata gus arif."
"waalaikumsalam, ehh ko antum ada di sini,? tanya gus sholeh."
"ya ane kan mau liat sahabat ane sebelum berangkat ke tanah suci, semoga selamat sampai tujuan dan semoga doa-doa yang antum hajatkan di sana terkabul, dan jangan lupa doain anu supaya di lancarkan, balas gus arif."
"iya terimakasih aamiinnn, lancarkan apa gus,? tanya gus sholeh, sambil menyipitkan ujung matanya."
"ane besok mau ke bandung mau ke rumahnya fatin mau minta restu sekalian meminang ya kalau bisa mh langsung nikah gituh, balas gus arif tersenyum simpul."
"waaahhh yang bener gus,? saya kira itu hanya bercandan se ngebetkah dirimu gus,? tanya gus sholeh tertawa."
"ya iya lah ana kan gk pernah bercanda kalau soal perempuan, balas gus arif."
"tiba-tiba dari speker mengatakan pesawat yang akan terbang ke arab saudi sekitar 1 jam lagi jadi harap semua yang belum memasuki pesawat segera."
"kalau begitu ana pergi dulu, ya nanti ana doain supaya lancar, kata gus sholeh sambil menyalami gus arif."
"baik hati-hati, balas gus arif."
"assalamualaikum..kata gus sholeh sambil tersenyum lalu meninggalkan gus arif."
"waalaikumsalam.. balas gus arif, dan setelah kepergian gus sholeh maka gus arif pun segera bergegas menaiki mobil nya dan berlalu pulang ke rumahnya."
.
.
.
"jam 9 mlm."
"di kantin bi edoh."
"bi ada apa aja sekarang,? ada yang baru gk,? tanya fatin karna merasa bosan, makanya tanya ke bi edoh makanan yang aneh."
"ehh..7 hari, ada dong tapi kalian demen gk,? baik tanya."
"apa memangnya bi,? balas dessy seorang saja."
"seafood aneka macam ada cumi, udang,kerang ijo,kerang kapak,abalon,kepiting rajungan,sama sotong." balas bi edoh."
"kalau gurita ada bi,? tanya fatin antusias karna seafood adalah makanan favorit nya apa lagi gurita."
"yaa itu ada... bibi lupa sebutin," balas bi edoh."
"kok tumben bi jualan seafood,? tanya ihah."
"tadi pas di pasar bibi liat ada toko baru trus bibi mampir kesana dan liat-liat eh ternyata itu seafood-seafood dan trus bibi punya ide buat jualan di sini, kalau laku di lanjut ya kalau enggak mh gk papa, gitu maksud bibi th, balas bi edoh."
"gk mungkin gk ada yang beli bi sedangkan masakan bi edoh kan sangat enak gk ada dua nya, sagut niro dan langsung di angguki oleh yang lain."
"kalau begitu kami pesen semua yang ada di daftar menu ya bi, dan juga guritanya 3 atau 4 porsi dengan berbeda rasa ya, sahut fatin antusias."
"uhukkk..uhukk..uhukk.. teman-teman yang mendengarkan perkataan nya fatin di buat bengong, sedangkan nara yang sedang minum pun tersedak dan terbatuk-batuk lalu di tenangin oleh hulya, bi edoh pun sama dia belum pernah melihat ning fatin se rakus itu."
__ADS_1
"kamu gk salahkan fatin,? tanya dessy ter heran-heran."
"memang nya kenapa,? balas fatin terheran lalu tersenyum."
"enggak ko, tapi kan..emangnya kamu bakal habis dengan semua pesanan mu sendir,? tanya dessy lagi."
"ya enggak lah.. gila aku makan segitu ya sama kalian lah gk papa biar aku yang traktir, balas fatin."
"widihhh yang bener nih,? lumayan jadi gk keluar nih uangku, balas icha tersenyum senang."
"iya tenang aja.. yuk kita duduk di bangku yang biasa kita duduk, balas fatin."
"bi edoh ada sambal matahnya gak,? tanya hulya."
"ada tenang aja, mau berapa mangkok neng,? balas bi edoh sambil menyimpan satu persatu piring ke meja yang 7 hari duduki."
"kalian mau gk sambal matah,? tanya hulya pada yang lain nya."
"hanya icha saja yang juga menginginkan, dan bi edoh kembali ke dapur mengambil sambal matah ,setelah nya kembali laginke tempat 7 hari, 7 hari pun segera menyantap semua seafood yang di pesannya, dengan sangat santai dan damai."
"1 jam kemudian."
"alhamdulillah.... akhirnya kenyang juga, kata fatin sambil menjauhkan piring dari hadapan nya dan menyusun nya dengan rapi."
"ya gak kenyang gimana coba kamu kan habis 4 piring, itu perut apa karet,? tanya dessy."
"tentu saja perut lahh..itu makanan favoritku soalnya, coba hitung jadi berapa semua nya hul,? balas fatin."
"bentar hmm.. semua nya jadi 350 rb fat, balas hulya, teman" nya yang mendengar harga langsung kaget, pasalnya bagi mereka uang segitu bisa untuk satu minggu hidup di pesantren,tapi tidak dengan si dessy dia hanya biasa saja."
"itu aku gk salah dengarkan,? gk papa kok kami juga akan bayar, tanya nara dan langsung di angguki oleh 4 yang lain."
"suruh siapa kalian bayar aku kan sudah bilang akan nraktir kalian." balas fatin."
"teman-teman yang mendengar perkataan fatin pun langsung tenang ya dia heran kok bisa si fatin bisa tenang tu muka."
"bi edoh semuanya jadi berapa,? tanya fatin yang sedang berdiri di kasir."
"semuanya 350 rb ning, balas bi edoh."
"ini uang nya bi pas ya,? tanya fatin."
"iya, makasih ning, balas bi edoh."
"ada juga saya dong bi yang makasih karna udah bikin masakan yang sangat pollll..kalau begitu aku pergi dulu ya bi makasih, kata fatin dan berlalu pergi bersama teman-teman nya dari kantin."
"iya sama-sama ning, balas bi edoh."
.
.
.
.
.
.
"jangan lupa tekan jempolnya ya..dadahh.."
__ADS_1
"by :klsmpqot."