
"1 minggu kemudian."
"di rumah gus arif."
"ting"
"suara hwatsApp dari dalam hp gus arif."
"gus sholeh."
"assalamualaikum.
"gimana kabar nya gus,? "tanya gus sholeh yang ternya itu dari gus sholeh.
^^^"gus arif."^^^
^^^"waalaikumsalam.^^^
^^^"alhamdulillah ana baik, antum sendiri gimana kabarnya,? "balas tanya gus arif.^^^
"gus sholeh."
"alhamdulillah ana baik gus, "bls gus sholeh."
^^^"gus arif."^^^
^^^"ohk... iya tumben ada apa gus,? "tanya gus arif."^^^
"gus sholeh."
"antum kan ingin tau info tentang perempuan yang minggu lalu suruh, "bls gus sholeh."
^^^"gus arif."^^^
^^^"oh.. iya jadi gimana? bls gus arif."^^^
"gus sholeh."
"jadi gini. dia nama nya FATIN, dia orang bandung lembang ××××××××× dan itu adalah alamat nya,
ZEIN MALIK DAN SYIFA FADLAH adalah nama orang tua nya, itu saja yang ana bisa bantu soalnya pengurus nya agak curiga."
"flasblak on."
"assalamualaikum, "kata gus sholeh yang langsung memasuki kantor informasi."
"waalaikumsalam. ehh..ada gus, tumben ada yang saya bantu,? "tanya pengurus informasi."
"jadi gini saya lagi cari informasi seseorang, boleh saya pinjam sebentar komputernya,? "tanya gus sholeh."
"ngeh... silahkan monggo gus, "balas pengurus informasi, sambil menyilahkan untuk duduk di kursi yang di mana di sana tempat komputer."
"gus pun melihat"santriwati yang ada di sana dia pung bingung harus berbuat apa? dan pada akhirnya gus sholeh pun ber tanya pada pengurus informasi, yang bernama mas rehan."
"mas rehan kamu tau gak perempuan yang suka pake baju nya kaya pelangi dan suka bertujuh kalau kemana- mana, "tanya gus sholeh pada mas rehan."
"mas rehan pun sedikit bingung dengan pertanyaan gus nya itu, dia pun berfikir sejenak untuk mengingat-ngingat karna merasa tidak asing dengan perempuan-perempian itu.
"santriwati di sini bukan gus,? "tanya mas rehan."
"yo iyo lah masa saya tanyain kamu sih, "balas gus sholeh."
"mas rehan pun agak curiga, apa jangan-jangan gus ari tertarik dengan santriwati nya'i dan nyai nya ya, ohk...iya saya baru ingat gus dia tinggal di asrama khodijah 100, gus kalau mau cari di daerah sini, "kata mas rehan sambil nunjuk dengan tangan jempol nya ke arah komputer di sana."
"oh.. ya makasih, " sahut gus sholeh."
"sama-sama gus, "balas mas rehan."
"dan bukan nya pergi malah terus melihat dan tiba-tiba gus sholeh melirik kearah mas rehan."
"antum kenapa masih di sini,? "tanya gus sholeh." sambil agak kesal."
"lagi nunggu gus sholeh, hehehe.. "balas mas rehan dengan polos nya."
"ya kalau mau tunggu jangam di sini dong, sudah sana-sana, "kata gus sholeh."
__ADS_1
"tapi kan gus...terpotong, "kata mas rehan."
"sudah sana dulu saya gk bakal apa kok, cuman 5 menit saja, gk lebih,"kata gus sholeh."
"baik gus, " balas mas rehan."
.
.
"flasblak of."
^^^"gus arif."^^^
^^^"ana sangat berterima kasih gus, nanti^^^
^^^kapan-kapan kita ngopi bareng, "kata gus arif."^^^
"gus sholeh."
"iya sama-sama santai aja, bals gus sholeh."
^^^"gus arif."^^^
^^^"kalau begitu ana pergi ke masjid dulu, udah^^^
^^^azdan isya, assalamualaikum."^^^
"gus sholeh."
"iya silahkan monggo gus, waalaikumsalam."
..."hwatsApp pun di akhiri."...
"setelah mendapatkan nama da alamat lengkapnya, gus arif pun selama se minggu menelusuri dan bertanya-tanya kepada orang-orang di jalan, dan setelah tau alamat rumah nya dan sudah ada di depan rumah nya gus arif bukan nya memasuki itu rumah nya fatin, dia malah kembali lagi, katanya nanti ke sini lagi sekarang hanya ingin tau saja, kalau sudah taukan gampang jadi gk perlu repot cari-cari alamat."
.
.
.
"fatin kau mau beres-beres di mana,? "tanya nara."
"kaya nya sih di taman nar, "balas fatin."
"sama siapa,?"tanya nara lagi."
"noh sama si dessy, sambil nunjuk ke belakang,
kamu sendiri beres-beres di mana,? sama siapa,?"tanya balik fatin."
"di majlis fat, sama icha, niro, ihah, kalau hulya katanya di suruh ke kebun untuk panen cabe, balas nara." yang sedikit nyengir kuda."
"😂😂😂 yang bener nar hulya ke kebun,? gk salah denger kan aku, pasti nanti itu si hulya mukanya, dia kan ati matahari, "tanya dessy sambil ketawa dia membayangkan betapa merah nya muka hulya."
"husss.. udah diem jangan ketawa mulu, sahut fatin."
"kalau begitu kami duluan ya fat, des, kata niro dan langsung berjalan meninggal kan fatin dan dessy dengan di ikuti oleh nara,icha, ihah."
"iya kita juga mau berangkat, dadah.. balas fatin sambil lambai-lambai tangan."
"ya sekarang adalah hari jumat jadi setiap hari jumat semua santriwati dan santri putra di wajib kan untuk jumsih,( jum'at bersih-bersih), di area pondok pesantren, semua santri pun membagi tugas masing-masing, ada yang di kobong nya masing-masing,ada yang di wc, di taman, di majlis, di dapur santri, di rumah nyai, dan ada juga yang di suruh ke pasar, ke kebun,dan itu lah aktifitas semua santri di pondok pesantren Al- Fatih."
"di kebun."
"th hulya ayok, kenapa malah bengong, ini pake dulu topi sama sarung tangan nya, kata santriwati yang bisa di sebut dengan th farida, sambil menyodorkan sarung tangan dan topi bundar nya."
"eh..iya th, balas hulya sambil mengambil topi dan sarung tangan yang ada di gemgaman th farida, dan langsung di pakai nya."
"kamu pertama kali apa gimana hmmm,? "tanya lagi th farida."
"hehehe iya th, ini pengalaman pertama saya ke kebun, dan juga saya jarang keluar ke alam bebas , kata hulya."
"loh kenapa,? tanya lagi th farida."
__ADS_1
"ya.. karna masalah kulit ku th sensitif, balas hulya."
"trus sekarang kamu gimana,? tanya th farida."
"ya.. dalam hati sih aku agak" cemas tapi gk papa kok th aku kan udah pake suncrin satu botol, yabudah yuk th yang lain udah pada di kebun kita malah ngobrol, "balas hulya."
"th farida yang mendengar satu botol pun sangat syok, dalam pikirannya th farida di pake di mana saja sampe sebanyak itu, mukin dia memakainya berkali-kali kayanya, dan akhirnya th farida dan hulya segera memanen cabe yang sudah pada merah-merah."
.
.
.
"majlis."
"saat sedang sibul-sibuk nya bersih-bersih nara dan niro tidak sengaja mendengarkan obrolan santri-santri yang juga sama di tugaskan untuk bersih-bersih di majlis."
"heii kalian tau gk,? kata santri yang di sebelah niro."
"apa emang nya, blas temen nya yang lain."
"minggu lalu gus sholeh datang ke kantor informasi trus katanya gus sholeh sedang mencari informasi santri perempuan, kata santriwati yang di sebelahnya niro."
"kamu kata siapa,? kata temen yang lain nya.
"itu kata santriwati yang sedang melewati kantor informasi dan gk sengaja mendengar pembicaraan ustad farhan dan gus sholeh.kira-kira siapa yah,? kata santriwati tadi."
"nara dan niro yang mendengarkan obrolan mereka pun langsung pandang-pandangan dan ter kaget-kaget pasalnya gus sholeh adalah pria idaman nara dan niro, mereka tidak berani berbicara sebelum santriwati fan kawan"nya pergi."
.
.
.
"di taman."
"hadehhh... kenapa harus ada dia sih bete dah gua ahk... kata dessy kesal."
"siapa emang nya,? tanya fatin."
"tuh.. blas dessy sambil menunjuk ke arah muna ya siapa lagi kalau bukan dia."
"sudah lah biarin aja kita fokus aja ke pekerjaan kita di sini tuhh liat masih banyak yang harus kita sapu, balas fatin sambil memperlihatkan semua area."
"mereka pun akhirnya tidak menghiraukan ke beradaan si muna itu dengan cepat segera menyapu taman yang begitu luas, dengan santai nya dan saat hendak asyik menyapu fatin melihat si muna dengan santai nya sedang meminum jus dan berleha-leha, saat pertama melihat nya sih biasa saja tapi lama kelamaan itu membuat fatin kesal dan geram dengan tingkah angkuh nya si muna fatin pun segera menghampiri si muna."
"hehhh.. bukan nya beres dan bantu-bantu ini malah leha-leha kaya gk ada banyak pekerjaan, gk malu emang sama junior di sini,? "kata fatin sinis sambil melipat tangan dua.🤨🤨🤨
"muna pun melihat dengan sinis juga dan mendengar perkataan dari fatin dengan kesal pun menjawab."
"apa kamu bilang leha-leha, ya itu haq saya terserah dong mau ngapain aja emang nya siapa hah,? yang bisa ngatur" gue,"balas muna dengan muka mengejek."
"emang gue bukan siapa-siapa di sini, tapi setidak nya kamu mikir pakek otak, kalau lo itu senior di sini dan harus mencontoh kan baik pada santri-santri junior di sini, bukan nya sebaliknya yang bisa nya hanya membuly para junior, makanya punya otak tuh simpen nya di kepala bukan nya di dengkul, balas fatin kesal."
"santri-santri yang ada di sekitar pun segera melihat dari kejauhan, dan merasa bahwa fatin sangatlah pemberani, mereka mendukung perkataan fatin dan merasa senang karna akhirnya ada juga yang berani melawan si muna yang suka membuli para junior."
"hah... apa loh bilang,? lo berani sama gue,? sirikk bilang aja kali, balas muna sambil tersenyum."
"sory gk level kalau sirik sama lo, balas fatin yang langsung pergi meninggalkan si muna."
"ka..kau.. liat aja nanti siapa yang akan selamat, gumam muna dengan menahan kesalnya dia pun akhirnya pergi juga dari taman."
"kerenn lah.. widihhh..sahut dessy sambil memberikan dua jempol nya.
"buruan ahk.. kita selesain menyapunya." balas fatin tampa menghiraukan ocehan dessy lagi."
.
.
.
.
__ADS_1
" jangan lupa tekan jempol nya ya.. dadahh..." se you
"by: klsmpqot."