
"saat hendak berbalik tiba-tiba datang gus arif sambil berlari lalu berhenti."
"hahahah... Orang tua mu sudah pulang kah,? Tanya gus arif pada fatin."
"fatin hanya celingak celinguk g..gus nanya ke saya,? Balik nanya sambil nunjuk sendiri."
"siapa lagi kalau bukan kamu, balas gus arif."
"ya siapa tau sama orang lain di sini kan banyak orang, iya abi dan ummah udah pulang baru saja belum 5 menit, kalau di susul juga bakalan ke buru, itu juga kalau penting sih, balas fatin."
"ohk.. Gitu saya kasih kamu saja, sambil menyodorkan sebuah bingkisan yang lumayan tidak kecil dan tidak besar juga sedang, kata gus arif."
"fatin mengambil lalu membuka nya, apa ini,? Tanya fatin."
"itu oleh-oleh dari keluarga nya'i tadi itu buat abi kamu, karna abi dan ummah mu udah pulang jadi saya kasih saja pada mu, balas gus arif."
"kalau begitu terima kasih assalamualaikum, kata fatin lalu berlalu pergi tanpa mendengarkan balesan dari gus arif karna fatin sudah tidak enak dengan tatapan sinis orang-orang yang melihatnya takut ada yang laporin pada pengurus, tau kan banyak sekali yang gak suka padanya, nanti kalau terlalu lama bisa-bisa jadi santapan ter enak dong buat haters."
"waalaikum salam eh...tu...nggu....dengan suara yang lansung pelan, saya kan belum selesai ngomong nya, hadehh.. Bocil.. Tapi demen gumam gus arif lalu tersenyum sendiri."
"antum dari mana aja gus ane cariin ternyata di sini, eh.. Muka antum kenapa merah begitu, kata gus shaleh yang tiba-tiba datang dari belakang."
"astagfirullah...gus kaget ane, masa sih... Kepanasan kali, hari ini kan panas sekali, balas gus arif."
"masa sihh....tau habis ketemu calon bini,? Wkwkwk Ledek gus sholeh."
"enggak emang panas, gus sholeh emang gak ngerasa panas,? Tanya gus arif."
"iya sih kalau lama-lama berdiri di sini, yuk ahk... Masuk kita ngopi, kata gus sholeh."
"kuyy lah...balas gus arif dan berjalan ke rumah nya'i sambil ngobrol-ngobrol tentang kajian yang sudah di bahas pada hari kamis lalu."
"jadi gimana di sana,? Katanya mau pasaran kitab kok malah ikut balim lagi,? Tanya gus arif."
"iya tadinya begitu niat awal nya, Pas udah mau siap-siap untuk berangkat ehh... kitabnya gak kebawa di sini, padahal ane udah wanti-wanti pas di sini, awas koper yang ada kitab nya jangan sampe ketinggalan" ya mungkin bukan waktunya aja pasaran ane di madinah, balas gus shaleh."
"kan antum bisa beli di sana gus,? Kata gus arif."
"tadinya juga begitu tapi sayang kitab yang ane disini mau kemanain,? ane dah beli ampir 15 juta gus, sayangkan kalau cuma di pajang doang mh, balas gus sholeh."
"iya juga, nanti minta hisaban nya ke antum gus, balas gus arif."
__ADS_1
"teh buatin kopi dua ya, nanti kalau udah beres anterin ke gazebo yang deket kolam di belakang sama sekalian bawa kue-kue atau kacang-kacangan minta nya di dapur ammah, satu lagi makasih, kata gus shaleh pada santri yang sedang lewat di ruang tamu khusus."
"ngehh..gus sama-sama, balas santri putri tersebut, dan berlalu pergi ke dapur untuk membuat kopi tersebut."
"yuk gus kita ke gazebo belakang di sini pengap terlalu banyak orang kalau di gazebo paling-paling ada gus-gus kecil sedang main, di sana kita bisa ngadem, kata gus shaleh."
"baiklah, balas gus arif lalu segera mengikuti gus shaleh dari belang, dan benar saja setelah sampai di tempat tersebut terasa sejuk dan adem pemandangan yang indah dengan di kelilingi sawah-sawah yang hijau dan kolam ikan yang besar."
" bagus banget gus tempatnya, ni ikan nya gede-gede gak gus,? Tanya gus arif pada gus shaleh."
"bagusan juga di tempat antum, tempat ana mh gak seberapa kalau di bandingin mah, balas gus shaleh."
"ane kan gak nanyain yang begonoh, nanyain nya juga ni ikan gede-gede kagak, lagian itu kan bukan punya ane tapi punya abah,abah juga itu amanah dari yang di atas gus, balas gus arif."
"iya ampun suhu...gede-gede lah.. Mau mancing gus,? tawar gus sholeh."
"kalau antum nawarin sih gak mungkin ane tolak, balas gus arif sambil tersenyum."
"sebentar...mang topik..teriak gus shaleh lalu menggerakkan tangan nya melambai tanda kemari."
"mng topik pun segera menghampiri gus shaleh, njehh..gus ada apa,? Tanya mang topik."
"njehh.. Gus, balas mang topik dan berlalu pergi."
***
"di kobong."
"assalamualaikum...fatin sambil membuka pintu kobong."
"waalaikumsalam..serentak bersama."
"tau gak, kami semua kehausan...hauss..nara bergumam."
"berarti aku beli jus untuk kalian gak mubazir dong nih buruan mumpung masih dingin, fatin pun memberikan satu persatu pada sahabatnya."
"huaaa..makasih fatin..serempak lagi."
"ngomong-ngomong bawa apa saja kamu sebanyak ini,? Habis dari mana sih,? kata dessy dan langsung di setujui oleh teman-teman yang lain."
"habis pulang lah...kemana lagi kalau gak pulang, balas fatin ketus."
__ADS_1
"yehhh...biasa aja kali bales nya, sahut lagi dessy dan langsung melempari bantar kecil."
"hehehe...nya terus aku harus gimana,? Tanya fatin bingung."
"iya jangan ketus kaya sama musuh aja, balas ihah."
"iya deh maaf, aku juga gak tau isinya apa saja, yang beliin ummah dan abi ku, tapi sengingatku ummah beliin sesuatu deh buat kalian, tapi di mana ya,? balas fatin sambil mencari sesuatu."
"teman-teman yang mendengar kata beliin sesuatu, mata mereka langsung berbinar dan ikut mencari barang tersebut."
"nah ini..ni..nih pilih aja yang kalian suka sambil menyodorkan 6 buah paper bag yang ukuran nya sedang, mereka pun mengambil dan silih rebutan padahal isinya sama cuma beda warna aja sih."
"widihhh...keren gak aku,? Kata niro sambil memakai baju dari fatin."
"keren-keren memang ya barang-barang pemberian sultan mah kagak pernah gagal, sahut nara."
"saat sedang sibuk mengobrol di kobong tiba-tiba ada yang datang."
"asram khodijah 100, blok aisyah 6 buruan tamu semakin banyak di harap segera ke area untuk menerima tamu, kata panitia dadakan."
"ahk...iya siap th kita segere turun, balas hulya."
"kami pergi dulu ya fatin, lupa kalau kita banyak pekerjaan, sahut icha."
"iya gak papa kok lagian aku mau istirahat dulu capek mau MP ( mabuk perjalanan) hehehe..., balas fatin."
"iya sono tidur lumayan dari bandung ke semarang jauh dan melelahkan, assalamualaikum.. Bayy..Kata ihah dan berlalu pergi meninggalkan kobong."
"waalaikumsalam...iya bay.. Balas fatin."
"fatin yang di kobong sendirian merasa bosan, kalau aku ikut ke bawah bantu-bantu badan udah sakit semua ya udah deh mending tidur aja, dan fatin pun akhirnya terlelap dalam tidurnya."
.
.
.
"jangan lupa tekan jempolnya ya dadah..."
"By: klsmpqot."
__ADS_1