Di Nikahi Gus

Di Nikahi Gus
part 24."


__ADS_3

"jam 11 siang."


"di rumah gus hafidz."


"fatin yang ngiranya akan lebih sedikit tamu yang akan datang malah kalang kabut di karenakan malah tambah banyak dan fatin pun merasa kerepotan."


"aduhh...nurr cape kali lah aku...sahut fatin yang terduduk di dekat meja dapur."


"iya mana aku lapar lagi fat, balas nur yang ikut ter duduk di pinggir fatin."


"kamu lapar nur,? Tanya fatin dan langsung di angguki oleh nur, kenapa gak bilang..bentar aku ke kesana dulu, fatin pun berlalu pergi meninggalkan nur dan entah pergi kemana."


"Tak lama fatin pun datang dan menyodorkan piring yang penuh dengan kueh-kueh seperti kueh lapis,kueh kukus, dodol, wajit, gegeplak,


"nih..makan buruan nanti keburu ada banyak lagi tamu, kata fatin."


"banyak amat fat memangnya tidak ada yang marah gitu,? Tanya nur yang heran dan sedikit takut di marahi nanti sama ustadzah kalau ketahuan."


"yo..enggak lah orang ustadzah nya yang bilang, kalau mau kueh-kueh di sini ambil lah jangan sungkan sudah di halalin sama nya'i dan ya'i dan kalau di suruh makan, makan jangan harus di suruh dua kali, gitu..., balas fatin sambil memperagakan kata-kata dari ustadzah tadi."


"ohk...kapan,? Kok aku ora denger ya fat,? Tanya fatin, sambil terus mengingat-ngingat."


"tadi loh... Makanya mata sama kuping tuh pake jangan pake liat-liat gus-gus itu..apalagi siapa itu gus...berfikir sejenak ohk...iyo gus arif, kata fatin lagi."


"hehehe...habisnya pada ganteng-ganteng, lumayan cuci mata kali-kali, kata nur sambil menggerakan kedua alisnya."


"dan mereka ber dua pun terduduk di sana sambil ngobrol kesana kemari sambil mengistirahatkan badan nya karna dari pagi tak henti-henti mya menyambut tamu dan menjamu nya dengan berbagai hidangan kue-kue, tak terasa mereka berdua sudah 15 menit berada di sana, karna lokasi tempat mereka duduk tertutup sama kardus-kardus botol minum jadi gak ada yang tau kalau fatin dan nur sedang duduk di belakang kardus tersebut."


"udah yuk ahk... Kita bantu-bantu lagi kasian sama yang lain, sahut fatin dan langsung di iya kan oleh nur lalu mereka pun keluar dari tempat tersebut, dan segera bergegas membantu yang lain."


"teh..teh..teh.. Cepat kesini itu ada tamu yang belum di sambut cepat suruh masuk, kami lagi repot... Dan yang satu lagi itu siapa namanya,? Tanya tth santriwati yang udah lama banget namanya adalah th wahdah."


"nur th, balas nur."


"iya nur, bantu saya bawa ini ke dapur nya'i, ayok buruan bergerak,! Kata th wahdah."


"baik th...kata fatin dan nur, mereka pun segera pergi meninggalkan tempat tersebut, fatin ke depan menyambut tamu sedangkan nur pergi nganterin sesuatu yang apa itu."


***


"ohk.. Iya aku kan belum memperkenalkan keluarga gus arif."


"NAMA :


"MUHAMMAD ARIF JALALAEN"

__ADS_1


"putra ke 2 dari tiga bersodara."


"gus nizar jalalaen adalah nama kakak pertamanya,dan ning khodijah jalalaen adalah nama adik bungsu nya."


"BUYA ABDULLAH HAMJAH JALALAEN."


"NYA'I HAJAR ANNISA ."


"Adalah nama orang tua nya gus arif, mereka adalah pemilik pondok pesantren Al-kahf terbesar di indonesia."


******


"ummi bang arif mana kok ndak kelihatan,? Tanya seorang perempuan yang ber umur 17 tahun nan."


"ya ummi juga ora tau ning, kita kan sama-sama baru sampei tok, balas ummi, ya dia adalah ning khodijah adik bungsu nya gus arif, ning khodijah cantik,imut dan sedikit polos jadi kalau ada apa-apa mohon di maklumi ya teman-teman."


"assalamualaikum... tiba-tiba datang dan langsung mencium tangan pada nya'i dan ning, monggo silahkan lebet nya'i ning, kata fatin dengan sedikit membungkuk karena fatin tau dia adalah istri dan putri dari buya abdullah."


"waalaikumsalam...iya monggo, balas nyai hajar."


"dan fatin pun segera menjamu tamu tersebut dan memuliakannya dengan berbagai hidangan aneka ragam, dan ikut menemani di sana, lalu mengobrol kasana ke sini."


"namanya siapa ndok,? Tanya nya'i hajar pada fatin."


"fatin nya'i, balas fatin sambil tersenyum hangat."


"dari bandung lembang nya'i, balas lagi fatin."


"nya'i pun kaget dan sedetik kemudian langsung tersenyum ( ternyata ini tok menantu ku, ndak salah gus arif pilih dia ternyata baik, sopan dan cantik pula) dalam hati nya'i hajar, pie toh.. Balas nya'i."


"iya nya'i, kata fatin dan mereka pun kembali mengobrol tentang ini lah itu lah sampai tau bahwa tamu yang sedang dia temanin dan menjamu nya adalah ibundq nya gus arif dan ning khodijah adalah afik nya."


"th fatin liat bang arif ndak,? Tanya ning khodijah."


"maksud nya gus arif ning,? Balik tanya karna takut salah."


"iya maksudnya itu th fatin tau ndak dia di mana,? Tanya lagi ning khodijah."


"tadi saya liat gus arif sama gus sholeh di gazebo ning, tak bilangin suruh ke sini apa ning nya mau di anterin ke sana,? Tawar fatin pada ning khodijah."


"ma....u..terpotong bicaranya ning khodijah oleh nya'i hajar."


"suruh ke sini aja ndok, bilangin ummi nyariin di tunggu di sini, sahut nya'i pada fatin."


"njehh...nya'i, kalau begitu saya pergi dulu, balas fatin yang langsung di angguki oleh nya'i dan berlalu pergi meninggalkan tempat tersebut."

__ADS_1


"setelah beberapa saat kepergian fatin ning khodijah pun berbicara pafa ummi nya yaitu nya'i hajar."


"ummi kok malah motong bicaranya ning sih, ning kan tadi mau nya nyamperin abang arif hmmm...,kata ning khodijah."


"ya maaf ning tau ndak, dia siapa,? Tanya nya'i."


"th fatin maksud nya,? Tanya balik ning khodijah."


"yo..iyo lah ning nak fatin kan yang dari tadi bersama kita, balas nya'i."


"memang nya siapa mi,? Tanya ning khodijah penasaran."


"coba deh inget-inget ning, moso lupa dia itu istrinya mas mu gus arif, balas nya'i singkat."


"ning khodijah pun mengingat-ingatnya nama dan tempat tinggal sama dan..astagfirullah kok ning gak ngehh.. Sih mi, balas ning khodijah."


"tapi ummi juga belum yakin ning, nanti kita tanyain saja sama mas mu nanti, sahut nya'i hajar dan langsung di angguki oleh ning khodijah."


***


"sedangkan sahabat-sahabatnya fatin sedang makan batagor di kantin sambil ngerumpi, biasa lah mereke gak ada kerjaan selain bermalas-malasan."


"nyi roro kangjeng fatin betah kali dia di sana, apa gak capek tu anak, sahut dessy dengan embel-embel nyebut nyi roro kangjeng fatin."


"ora popo kali-kali dia sibuk sendiri biasanya juga dia kagak mau tuh, balas ihah."


"btw aku ada berita hot, mau tau ndak,? sahut niro yang biang gosip."


"opo emang nya? Serempak penasaran."


"gak jadi deh soalnya kurang satu, balas niro."


"huuuuuuuhhhhhhh.....serempak."


"udah ahk...kita balik ke kobong bentar lagi duhur yuk, sahut hulya sambil beranjak dari meja."


"bener tuh yuk ahk. dah pegel ni bokong, balas dessy, dan mereka pun pergi meninggalkan kantin tersebut."


.


.


.


"jangan lupan tekan jempolnya ya dadah..

__ADS_1


*By: klsmpqot."


__ADS_2