
.
.
.
"di kantin."
😂😂😂
"oh..iya si hulya ke mana kok belum nonghol-nonghol, sahut icha."
"kaya nya masih di kebun deh, bls ihah."
"kata siapa tuh.. dia lagi maju ke sini, kata nara, sambil nunjuk ke arah belakang nya dessy karna dessy duduk nya membelakangi jalan sedang kan yang lain tidak.
"bentar deh.. kayanya ada yang aneh tapi apa ya..kata niro sambil melihat hulya dengan teliti."
"astagfirullah liat muka nya kaya tomat merah, kata fatin terkejut karna melihat hulya dengan pipinya yang sangat merah dengan tangan nya juga."
"heyy.. hulya kami di sini...teriak dessy, karna hulya sedang celingak celinguk mencari ke beradaan kami, hulya yang mendengar suaranya di panggil pun langsung melirik dan menghampiri nya."
"ya allah ini muka apa tomat hul,? tanya dessy, dengan wajahnya yang sangat khawatir."
"cepet-cepet pesenin minuman dingin sama es batu sekalian buruan, sahut fatin sewot."
"iya iya iya aku pesenin dulu, balas ihah." yang langsung berlari ke arah bi edoh."
"sakit gak hul,? tanya nara."
"sakit sih enggak cuman panas aja gitu kaya yang terbakar, efek kulit yang terlalu putih kaya famvir, balas hulya."
"jangan-jangan kamu famvir hul,? kata si dessy, yang tiba-tiba langsung di getok sama fatin."
"kau ini kalau bicara harus pake filter dong, sahut fatin."
"aku kan cuma bercanda, balas dessy sambil mengusap-ngusap kepalanya." yang di getok oleh fatin."
"nih buruan kompres biar gk terlalu panas dan gk terlalu merah tuh pipi sama tangan, kata ihah sambil menyodorkan wadah kecil yang berbentuk bulat."
"sini biar aku aja sendiri, kata hulya karna gk mau ngerepotin temen-temen nya, dan langsung mengambil wadah yang berbentuk bulat yang bisa di sebut baskom tapi kecil."
"temen yang lain ingin sekali membantu hulya tapi langsung di larang keras oleh hulya." kata nya sendiri juga masih bisa kenapa harus di bantu sama kalian, kami hanya bisa melihat saja, yaa tampa bisa membantu."
"eh... tau gk tadi ada yang ngelabrak si muna,? sahut dessy, sambil melirik fatin dan tersenyum."
"siapa emang sahut ihah,nara,niro,hulya,icha, serempak."
"siapa lagi kalau bukan temen kita nohhh... balas dessy sambil nunjuk ke arah fatin dengan bibir di monyongin."
"habis aku kesal liatnya semua santri pada beres-beres ini malah duduk dengan santai sambil meminum, minuman dingin, mana aku lagi haus liat dia jadi kesal, balas fatin sambil cemberut."
😂😂😂 hebat lah temen kita ya kan,? sahut icha sambil terus tertawa."
__ADS_1
"trus kata si muna nya gimana,? kata nara penasaran."
"yooo.. jelas dia marah tambah malu karna langsung di liatin sama santri-santri yang sedang beres-beres, kamu tau gk mukanya,? 😂😂😂 menggeram kaya harimau mau nerkam, balas dessy."
😂😂😂 udah-udah ahk... sahut niro."
"ohk... iya aku jadi lupa, tadi pas aku lagi beres di majlis, aku gk sengaja mendengar santri-santri yang lain ngobrol, katanya dia bilang pas minggu lalu gus sholeh ke kantor informasi, kata nara."
"wahhhh... yang benerr mau ngapain dia ke kantor informasi, balas ihah."
"katanya sih lagi cari informasi tentang santriwati, balas niro."
"wahhh... yang bener siapa perempuan yang di cari gus sholeh,? sahut icha terkaget-kaget."
"gk tau karna mereka bicara agak gk jelas, balas niro."
"yahhh... balas icha." sedikit cemberut."
"besok nya'i dan nyai beserta anak dan menantunya pada datang ya,? tanya ihah."
"iya aku jadi pengen cepat-cepat liat semua keluarga nya nya'i dan nyai, balas hulya."
"pasalnya dua hari lagi keluarga besar nya'i akan segera berangkat umrah jadi di harus kan semua anak dan menantunya berkumpul di pesantren al fatih, jadi berangkat nya bareng-bareng dari rumah nya'i, agar terlihat serempak."
"udah yuk kita kembali ke kobong udah lengket ni badan, sahut fatin."
"mereka pun segera menghapiri bi edoh untuk membayar makanan yang dia beli dan bergegas untuk ke kobong, dengan ceria nya mereke berjalan dan bercanda-canda." saat sesampainya di kobong dan membuka pintu tiba-tiba."
"kenapa sih teriak" tanpa melihat kemana-mana dan saat melihat, astagfirullah... kata niro, dan langsung di ikuti oleh semua nya."
"kenapa ini kamar kok berantakkan banget siapa yang melakukan nya,? ucap dessy geram."
"sabar sabar sabar.. dari pada kita marah-marah gk jelas mending kita beresin saja, ucap hulya sambil menenangkan mereka ber 6."
"mereka yang ber 7 pun segera membersihkan semua barang-barang mereka yang acak-acakan."
"alhamdullilah.. akhirnya beres juga, kata ihah sambil berbaring di kasurnya."
"iyah tadi nya kita mau istirahat eh... malah ada yang dzolim pada kita, kira-kira siapa ya yang berani mengacak-ngacak kobong kita,? sahut fatin." sambil berfikir keras."
"sudah lah...mending kita ke ****** kita mandi, liat aku dan kalian udah pada lusuh kaya babu, hahaha...sahut dessy, sambil tertawa."
"dessy... serempak."
"ayok lah..mumpung lagi pada kosong di wc nya, ajak dessy sambil merengek kaya anak kecil."
"dan mereka pun segera bersiap-siap membawa handuk, baju bersih dan keranjang sabun, masing-masing." 7 hari pun segera menuju ke ****** dan bergegas untuk mandi."
.
.
.
__ADS_1
"di pesantren al-khaf."
"abah...arif mau bicara, kata gus arif sambil duduk di kursi ruangan keluarga."
"tumben ada apa rif,? tanya abah gus arif yang tak lain adalah buya abdullah, sedang mengopi dan ngobrol bersama umahnya."
"arif mau meminang seorang perempuan bah, arif meminta restu pada abah dan umah, balas gus arif."
"sedangkan buya abdullah dan umahnya yang mendengarkan perkataan putranya, kaget dan heran karna putra nya yang terkenal cuek dan dingin ini, meminta restu pada dirinya untuk meminang seorang perempuan yang belum dia tau."
"apa kamu sudah mantap rif dengan perkataan mu,? dan siapa perempuan yang ingin kamu pinang, tanya nya lagi buya abdullah."
"ingsya allah arif sudah siap bah, umah, dia adalah santri abahnya gus sholeh yang bernama fatin, bah." balas gus arif."
"apakah kamu sudah sholat istikhoroh,? tanya umah sambil meyakinkan keputusan putra nya."
"udah umah sebelum arif meminta untuk meminang perempuan itu arif terlebih dahulu sholat istikhoroh, dan alhamdulillah bagus umah, balas gus arif."
"baik kalau itu keputusan mu abah dan umah akan merestuimu, balas abah tampa babibu."
"memangnya tinggal di mana nak fatinnya,? tanya umah."
"dia tinggal di bandung lembang umah." balas gus fatin."
"wah ternyata sangat jauh dari sini, blas umah."
"jadi kapan kamu ingin meminang nya,? tanya abah."
"itu terserah abah, arif meminta keputusan abah saja, balas gus arif."
"sebentar abah berfikir dulu, dan terdiam sebentar, abah lusa kosong tidak ada kegiatan selama 3 hari kedepan, gimana kalau lusa,? tanya abah."
"iya boleh bah, sekalian liat restoran nya arif sekaligus doain supaya lancar dan sukses nanti di restorannya,besok arif akan pesankan tiket untuk ke bandung, balas gus arif."
"baik tapi kenapa harus naik pesawat,? tanya abah."
"kalau pake mobil pribadi itu terlalu lama dan akan memakan banyak waktu bah, arif akan pesankan 5 tiket saja, balas gus arif."
"siapa saja yang ingin ikut,? tanya nya lagi abah."
"tentu abah dan umah harus ikut, yang satu untuk ustadz rehan paman nya gus arif, dan yang satunya lagi untuk khodam abah ya..untuk bantu" abah di sana, balas gus arif."
"baik lah..kalau begitu, balas abah."
.
.
.
"jangan lupa tekan jempolnya dadahhh...."
"by:klsmpqot."
__ADS_1