
***
"assalamualaikum.... Ucap fatin yang tiba-tiba datang dan entah dari mana dia muncul."
"astagfirullah.....serempak yang ada di gazebo kaget, dan bukan nya membalas salam dari fatin mereka pun malah mengusap dadanya masing-masing, fatin yang melihat nya pun merasa sedikit heran, kenapa malah pada ber istigfar bukan nya ngejawab salam, assalamualaikum..ucap fatin sekali lagi."
"waalaikumsalam....serempak."
"th datang dari mana kok tiba-tiba udah ada di sini aja kita semua yang ada di sini kaget tau, sahut seorang laki-laki kita sebut saja gus reza, dan semua mata pun tertuju pada fatin , lalu gus hafidz pun bertanya, ada apa th,?
"saya datang dari arah sini gus dari belakang, balas fatin,menundukan kepala,(memang nya saya setan apa) gumam dalam hati fatin, itu apakah ada gus arif di sini,? Tanya fatin."
"ohk...ternyata mencari si tampan gus arif toh...ada sebentar tak panggilin, gus arif sedang mancing tuh di sana, sambil nunjuk kolam yang lumayan agak jauh tapi masih kelihatan, atau sampean saja yang samperin, balas gus sholeh sambil menyuruh fatin untun menghampiri gus arif sendiri."
"baik gus...kalau begitu saya yang kesana saja permisi assalamualaikum...balas fatin lalu pergi meninggalkan gazebo tersebut, dan segera menghampiri gus arif, kalau santri lain liat gus gus di sini huhhh....pasti klepek-klepek karna liat yang tampan-tampa tapi ko aku biasa saja yo ahk..sudahlah.. Pening mikirin sendiri apalagi kalau mikirin orang lain yo..gumam fatin sendiri sambil terus berjalan mendekati gus arif yang sedang memancing ikan. Dan pada saat sudah ada di belakang punggung gus arif fatin pun mengucap salam, assalamualaikum.... Dan seperti tadi pas di gazebo gus arif bukan nya mengucap waalaikumsalam malah astagfirullah...lalu fatin pun tanpa dosa bertanya pada gus arif."
"gus memang ada apa sampei berucap kaya tadi,? Memangnya saya hantu,? Tanya fatin dengan polosnya."
"kamu itu ngagetin saya, tiba-tiba udah ada di belakang saya, balas gus arif sambil ngusap-ngusap dadanya."
"maaf gus tak kirain gus tau kalau saya berjalan ke sini, balas fatin."
"iya gak papa, ohk... Ada apa sampean ke sini,? Tanya gus ari."
"i..tu gus di saur sama nya'i hajar, di tunggu di rumahnya gus hafidz, balas fatin dengan menundukan sedikit badan dan kepalanya."
"ohk....begitu... Tunggu sebentar jangan ke mana-mana, kata gus arif pada fatin dan pada saat berbicara perkataan tersebut fatin akan melangkah dan langsung berbalik lagi untuk bertanya, lohh..memangnya gus mau apa,? Tanya fatin."
__ADS_1
"saya kan gak tau ummi saya di mana, kamu kan yang tau ummi saya di mana, jadi kamu harus nunjukin jalan nya, sebentar saya cuci dulu tangan saya, balas gus arif dan segera pergi ke tempat keran air yang ada di sebelah nya yang cuman hanya beberapa langkah kaki saja."
"b..aik gus.. Balas fatin yang sedikit gugup dan malas, tak lama gus arif pun selesai dan segera menghapiri fatin yang sedang menunggunya, "ayok kenapa diam, tanya gus karna melihat fatin hanya berdiam saja."
"gus arif saja yang duluan, balas fatin karna takut gak sopan,
"kamu kan yang tau di mana ummi saya di mana, kata gus dengan tegas, fatin tetap tidak mau dan malah saling ber tunjuk-tunjuk gus saja, kamu saja,gus saja kamu saja,"kalau begitu kita sejajar saja biar aman biar gak saling tunjuk menunjuk, kata gus arif memberikan solusi tengah nya."
"ta..tapi...kan guss...terpotong."
"sudah kita udah 5 menit seperti ini, apa ummi mau marah sama sampean,? Tanya gis arif, dan pada akhirnya fatin pun menyetujui nya dan langsung lah mereka pergi dari tempat tersebut menuju rumah gus hafidz tanpa ada obrolan sedikit pun mereka hanya berkutat dalam pikirannya masing-masing."
"assalamualaikum ummi...kata gus arif yang datang bersama fatin ner iringan,ummi kapan datang,? Udah lama di sini apa baru sampe mii..."
"ummi sudah dari tadi datang, kamu yang dari tadi kemana saja tak kirain kamu gak ada di pesantren ini, balas ummi."
"ya....ja..jangan dong bang gak kasian apa sama ning trus malu ath sama yang lain tuh pada ngeliatin, emang nya abang ndak malu gituh..balas ning khodijah sambil memajukan bibirnya ke depan."
"jelek muka mu kalau seperti itu, jadi ora cantik ejek gus arif dan langsung di baku hantam oleh ning khodijah, abang.....jahat...lagian kan ning baru pulang udah lama, ya kan mi,? kata ning khodijah mencari pembelaan."
"memangnua sudah berapa lama ning khodijah di pondok mi,? Tanya gus arif."
"sudah-sudah..rif jangan di otelin mulu kasian lagian ning udah 5 thun di pondok wajar kalau kepingin pulang juga, balas ummi hajar membela ning khodijah."
"masih...kalah kamu ning sama mas mu ini, mas dulu 10 tahun ndak pulang begitu juga mas di palsa pulang sama abah, kirain mau apa ehhh...malah di suruh ceramah tok, balas gus arif."
"yehhh....itu mah beda lagi lagian kan abang itu laki-laki jadi harus lebih tinggi ilmunya dari pada ning, balas ning khodijah." fatin yang dari tadi duduk di sana hanya tersenyum saja melihat petengkaran antara adik kakak tersebut,fatin hanya menjadi pendengar saja, fatin tidak berani untuk ikut bergabung dalam pembicaraan tersebut dia hanya duduk menemani sang tamu saja."
__ADS_1
"sudah...lah...percuma kalau bicara sama abang gak mau kalah soalnya, kebayang nanti istri abang pastilah dia sangat sengsara dengan sifat abang seperti ini, sahut ning dan saat mengucapkan kata tersebut gus arif pun langsung menoleh ke arah fatin dan menatapnya beberapa saat, hal itu membuat fatin gerogi dan heran, kenapa gus arif langsung liatin aku sih...ahk..perasaan kali ya tapi itu bner aku gak geer kenapa ya..dalam hati fatin dengan bingungnya."
"y..ya...beda lagi lah kalau sama istri mah ath ning...ya kan ummi,? Kata gus arif tapi bukannya matanya liat ke ummi gus malah melihat lagi ke arah fatin dan hal itu membuat fatin tambah gerogi."
"huss...liat nya ke mana bang,?? Sahut ning dengan suara yang berbisik ke telingan nya gus arif, meskipun sudah halal tapi ora bisa di gapai dulu...." seketika gus arif tersadar dan langsung berbalik karna nahan malu."
"th anterin aku jajan dong ke depan sana kayanya rame deh aku mau cari yang aneh-aneh gitu, kata ning khodijah pada fatin, dan fatin pun segera menyanggupinya karna kalau di tolak takut marah hehehe...canda."
"ning mau jajan apa,? Tanya ummi pada ning khodijah,
"ndak tau yang ada aja ummi, ning pergi dulu dadahhh...balas ning dan segera meninggalkan tempat tersebut bersama fatin."
"tak lama dari ke pergian ning khodijah dan fatin ummi pun segera bertanya pada gus arif tentang fatin itu siapa, dia bukan rif mantu ummi,? Tanya ummi dengan sedikit santai."
"iya ummi....balas gus arif lesu."
"kok kaya ndak semangat gitu, tenang 1 tahun setengah itu sebentar ko rif, moso ora kuat sih..sahut ummi menyemangati putranya."
"iya mii..bismillah...balas gus arif."
.
.
.
"Jangan lupa tekan jempol nya ya dadah...."
__ADS_1
"By: klsm pqot."