Diam Diam Menghayutkan

Diam Diam Menghayutkan
ep 4. Overload


__ADS_3

...aku dan dinda saat ini sudah dikereta dan yang kumalaskan terjadi baru di statiun kedua tapi digerbong 1 sudah berdesak desakan seperti ini hufttt menyebalkan tapi bagaimana lagi, padahal tadi aku berharap ada kursi kosong setidaknya sampai stasiun ke 4 biar aku bisa tidur tapi harapanku pupus malah berdesak desakkan seperti ini....


kulihat dinda sesekali mengelap keringatnya dan menarik nafas berulang kali.


" capek din? kalau capek kamu disebelah aku nanti bisa jongkok aku pindah kesitu. ( ditempat aku berdiri memang sedikit longgar tapi gak bisa memuat 1 orang lagi😁).


"enggah udah disini aja ca kayaknya ini keretanya overload deh"


" hok o gak tau gimana masinisnya kok bisa overload kok di loss" (kataku sambil kulirik ibu-ibu yang menggendong anaknya dan membawa tas besar disebelahku)

__ADS_1


...karna aku merasa kasian dengan ibu tu aku berikan tempat agar dia bisa duduk didekat pintu dan aku yang menahan orang-orang yang berdesakan disebelahku...


"bu permisi duduk disebelah sini saja tasnya saya bawa kesini nanti kasian adeknya kegenjet " kataku dengan suara yang kubuat selembut mungkin pikirku lembut entah sampek ketelinga ibu itu lembut atau tidak hahaha


..."iya nduk terimakasih "ibu itu pindah sesuai tempat yang aku siapkan dan aku pindah ke tempat ibu itu dengan menahan agar orang- orang tidak beranjak dan menghampit ibu itu....


tiba di stasiun ketiga yang terjadi adalah pelonjakan penumpang, rasanya ingin kumaki masinis yang menjalankan kereta overload ini hah kesal sekali aku. dan akhirnya yang kutunggu tiba pemeriksaan tiket kereta dinda sudah berpindah keseblahku karna ada satu orang yang pindah gerbong, walau pindah sat percuma malah tambah 2 orang dari stasiun 3 huffff. kulirik dinda ketika didepan ada petugas pemeriksaan tiket yang memakai baju seperti satpan dan akhirnya dinda bersuara.


"iya pak kasian ini ibu ibu dia membawa anaknya dari stasiun 1 dia tidak dapat tempat duduk mungkin bisa diberikan tempat duduk digerbong 1 tempat staf KAI kosong pan" kutimpali dinda dengan nada mengiba.

__ADS_1


" nanti saya lapor ke komandan ya mbak terimakasih informasinya"


...huff semoga saja ditanggapi oleh pihak KAI batinku yang semakin tidak tega dengan keadaan ibu itu yang terjepit. dinda yang biasanya ceria juga sekarang jadi pendiam. hahah hiburan dengan melihat wajah teman barbarku yang memajukan bibirnya 5 cm hahaa lucu, pasti ada hal yang disyukuri kataku menyemangati diri dan dinda setelah melihat dinda yang manyun dan hanya menganguk saat aku bilang begitu....


...hampir setengah jam perjalanan dari stasiun 3 masih tersisa 1 jaman berarti tiba tiba dari arah gerbong belakang banyak ibu- ibu dan wanita yang berjalan kearah depan, oh iya aku belum jelasin aku di perbatasan antar gerbong ya didekat kamar mandi atau jalan keluar masuknya penumpang biasanya kita berdiri disitu karna tempatnya lebih luas tapi karna banyak penumpang seperti sekarang tempatnya jadi tidak luas tentunya ya iyalah pengap iya....


kembali ke ibu dan para wanita itu dan disusul petugas seperti polisi berbaju hitam entah jabatan di kereta apa hahaha masa bodolah, petugas itu ternyata menggiring para wanita untuk duduk digerbong 1 betapa bahagianya diriku hahaha aku langsung membantu ibu itu berdiri dan berjalan beriringan dengan dinda untuk duduk digerbong 1 leganya. waktu masuk kulihat kursi banyak yang kosong kenapa tidak dari tadi pikirku karna aku sudah mengantuk sangat, ah leganya ketika aku duduk dikursi paling depan bersama dinda.


ketika aku dan dinda duduk tiba tiba dari arah depan seperti ada yang menatapku dan dinda otomatis aku langsung melihat kearah atas karna posisiku yang duduk dan orang yang melihatku berdiri.

__ADS_1


.......


jangan lupa coment and like bestieh


__ADS_2