Diam Diam Menghayutkan

Diam Diam Menghayutkan
ep 9. Drama kang sayur


__ADS_3

"ica saputri bangun sudah siang"


suara terikan itu seolah membangunkan aku dari alam mimpi yang indah, kubangkitkan badan ini yang sekarang baru terasa remuk redam entah lah apa memang badanku yang kurang bersahabat hingga mengakibatkan rasanya seperti ini.


"iya bu suabarr ini" sambil kubuka pintu kamarku.


"cepet itu liat mataharinya udah mau nongol kesiangan nanti kepasarnya"


...kulirik jam dinding didekat kamarku dan sekarang sudah pukul 5, estimasi waktu mandi akan membuat aku semakin kesingan alhasil aku hanya mencuci muka, wudu, sholat dan ganti baju dengan waktu 15 menit semua beres langsung tancap gas membantu pekerjaan ibu membeli sayuran untuk dijual dirumah....


...pukul setengah 6 pagi dagangan dirumah sudah ditata tinggal menunggu orang datang untuk belanja. dalam hatiku selalu berdoa semoga daganganku habis laris mnis hari ini dan mendpt rizki yang barokah amin....

__ADS_1


"lo mbak ica katanya di kota y" kata bu Jum


( author: kota tempat kampus ica ya biar singkat hahaha)


" iya bu Jum kemaren langsung pulang, silahkan dipilih bu sayurannya"


" iya, masak apa ya biar gak bosen, dirumah itu kalau masak takut slah nanti gak dimakan sampek bingung saya kalau mau belanja"


...Pembeli mulai ramai Alhamdulillah hari ini banyak orang yang datang, jika seperti ini maka aku dna ibuku siap siaga dalam berjualan, ada banyak hal positif yang didapat jika banyak pembeli yang berkumpul seperti ini salah satu hal positifnya adalah daganganku laris terjual habis, tapi hal negatif🤗 tentu aja ada, salah satunya yang terjadi saat ini...


" belanja kok ngirit sekali hari ini bu sri"

__ADS_1


" iya bu Jum engko enek becek an ponak anne bojoku ( iya bu jum nanti ada kondangan keponakan suamiku).


" iyo bu sri saya aja juga gitu, habis ini ada hajatan juga ya didesa kita, itu anaknya bu sarmi mau nikah katanya calon suaminya pegawai bank, kata bu sarmi gajinya gede"


" iyo bu kemaren calonnya kesini masak udah mepet mepet gitu duduknya padahal didepannya ada orang tuanya, ya gak ditegur" kata bu jamilah


" iya ya bu anak muda sekarang kayak gak ada sopan santunnya lagi, mana kemaren katanya bu sarmi anaknya juga mau acaranya di buat megah ada tontonannya, tapi saya gak terlalu percaya soalnya dia kan suka mangkir kalau ngomong"


......Behh acara beli sayur ini akan jadi ajang ghibah masal jika seperti ini, mau mencegah mereka malah nanti aku dan ibuku yang jadi sasaran, sok alim lah, jangan lurus lurusla dan ujungnya mereka tidak belanja di tokoku lagi, yang bisa aku dan ibuku lakukan hanyalah berserah diri, hiya bukan berserah diri sih hahaha tapi iku mendengarkan tanpa menimpali, karna jujur acara ghibah ini seru untuk disimak hahaha seperti acara berita yang masih trending topik yang mencakup lingkungan sekitar. ditemha riuh rempong ghibah masal tiba tiba datanglah orang yang digibah hahah, dan yang terjadi mereka saling lirik dan mencolek satu sama lain ingin ku tertawa keras dan bilang mampus tu hahaha jahat sekali diriku"......


lanjut perrghibahan di bab selanjutnya ya hahaha...

__ADS_1


__ADS_2