
...setelah melaksanakan kewajibanku terhadap sang Khaliq tiba tiba aku teringat sosok laki laki tampan di kereta, geraldi wajahnya selalu terngiang diingatanku. aku masih di masjid untuk sekedar berteduh dari teriknya matahari. setelah itu aku dan dinda ingin melanjutkan dengan membeli makan dikantin perut dicacing dinda sedang main drub band katanya ada ada saja dia....
"ca kamu tau ngak pas dikereta tadi mas geraldi liatin kamu terus" aku tersenyum sebelum menjawabnya
" hehehe aku juga merasakannya karna aku juga curi-curi pandang😁" dinda melirikku
"dasar , kalau aku jadi kamu langsung kuminta nomer telfonnya"
"ngawur aku ngak seberani Superwoman buat gerak cepet alias gercep mendekatinya din malulah masak cewek nyosor duluan walaupun dalam hati mau". kataku dibarengi dengan cengiran dan dibalas dengan tonyoran dikepalaku "aduh " aduku sambil mengusap bekas tonyorannya.
"ya sekarang zamannya emansipasi wanita jadi kalau wanita yang mau kenapa tidak. jawabanya seenaknya."
...Obrolan kami berakhir ketika makanan sudah tiba. perutku rasanya juga meronta dan ingin cepat cepat menghabiskannya. ...
"Alhamdulillah "kataku
__ADS_1
"habis ini mau kemana lagi ca? ke perpustakaan enak kayaknya sambil revisi yang tadi kalau selesai langsung nemuin dospem (dosen pembimbing) 2"
"iya kita keperpus saja biar waktunya gak terbuang sia sia masih ada waktu 3 jam untuk siap siap pergi ke statiun karna jam 4 kereta api lokal yang aku tumpangi sudah berangkat"
"sumpah ca aku masih kepikiran mas geraldi terus gak bis hilang dari bayanganku hus hus bayangan pria tanpan leyamlah" aku hanya tertawa mendengarkan dinda berbicara sembari berjalan ber iringan menuju perpustakaan fakultas.
......setibanya di perpustakaan aku dan dinda langsung membuka laptobe kami dan fokus mengerjakan tugas kami masing masing. hingga tak terasa adzan ashar berkumandang memanggil ummat islam untuk senantia mengingat Allah. aku dan dinda segera menuju ke masjid fakultas. pukul 15.00 aku berangkat menuju ke stasiun kereta api ......
...Setibanya disana aku harus menunggu dituang tunggu karna pintu masuk belum dibuka, jelas saja belum dibuka karna waktunya masih kurang 45 menit keberangkatan kutunggu sendiri pasti kalian berfikir dimanakah dinda sahabat bestieku itu, sayang sekali dinda tidak ikut pulnag dia akan menginap karna masih ada urusan yang harus dia selesaikan. jadilah aku sendiri menunggu di ruang tunggu keberangkatan detik demi detik terasa lama karna aku hanya bermain handphone dan sesekali melihat orang berlalu lalang, di stasiun bau Roti O selalu membuat perut keroncongan dan itu adalah godaan terbesarku karna saat ini aku harus bisa menghemat uangku demi kebutuhan lain....
...kereta yang kutumpangi mulai melaju dan tak kusangka yang duduk disebelahku adalah laki-laki yang tak pernah kukenal dan mencoba mengakrabkan dirinya padaku alhasil karna menghargainya aku menimpali setiap pertanyaannya hitung hitung ibadah dan hiburan lelahku....
"mbaknya sendirian?"
"iya mas"
__ADS_1
"ini perjalanan pertama apa sering disini"
"kebetulan sering mas tapi paling sering berkendara"
"oh sekolah disini? di SMA man?"
aku kaget dengan pertanyaannnya hahaha apakah aku terlihat seperti gadis- gadis SMA? aku tersenyum dan menjawab pertanyaannya
" saya sudah lulus SMA mas, malah udah mau lulus kuliah" jawabku
"hahaha saya kira masih SMA terlihat karna lugu dan polos jawabnya" aku menyerngit ini pujian atau hinaan batinku . dan tiba tiba dia memeperkenalkan dirinya.
"kenalin namaku...
.....
__ADS_1
lanjut ya bestie