Diana Dan Boneka Anabelle

Diana Dan Boneka Anabelle
Part 11


__ADS_3

🥀Diana dan boneka Annabelle 🥀


Tringgggggg


Suara jam Diana mengema di kamar bernuansa pink itu,


"Huahhhh"


( Nguap Diana)


"Yah ampun gue telat"


( Ucap Diana sambil pergi ke dapur)


Dengan cepat Diana menyiapkan sarapan untuk Kaka dan ibunya itu.


Setelah selesai Diana pergi ke kamarnya lalu menuju ke kamar mandi.


Setelah selesai dengan ritual mandi nya,Diana menulis sesuatu di kertas lalu pergi ke sekolah dluan.


"Huammm"


( Ucap Dian yang bau bangun dari tidurnya.)


Dian pergi ke kamar Diana tapi tak menemukan adiknya itu.


"Mana tuh sih anak sial?"


( Gumgam Dian)


Tampa basa-basi Dian pergi ke kamarnya untuk bersiap ke sekolah.


Setelah selesai Dian pergi ke bawah untuk sarapan,di sana dia melihat sarapan sudah tersaji di atas meja.bahka ada sebuah secarik kertas di samping piring,


"Aku udah buatin makanan untuk Kaka dan ibu,maaf Diana dluan ke sekolah soalnya ada yang penting.dan yah Diana ngk sarapan kok makanan itu cuman khusus Kaka sama ibu aja,Diana nanti maknya di jalan."


"Diana"


Begitu lah isi surat yang ditulis Diana.


"Sayang kmu kenapa?"


( Ucap seseorang dari belakang Dian)


"Eh mami,ngk ppa kok"


( Ucap Dinan berbohong)


Dengan cepat Dian menyembunyikan kertas tadi.


"Oh yaudah nih sarapan yuk"


( Ajal dian kepada maminya)


"Yuk mami juga lapar"


( Ucap maminya.)


Skipp sekolah


Di sisi lain Diana terburu-buru ke sekolah untuk menemui seseorang,


"Woy dodol mau kemana?"


( Tanya Rahel yang melihat Diana )


"Mau belajar Kun Fu"


( Ucap Diana malas)


"Widih mau dong"


( Ucap Rahel)


"Tunggu panda nya lagi BAB,"


( Ucap Diana cekikan)


"Jorok Luh"


( Ucap Rahel)


"Udh deh gue ada sesuatu yang penting."


( Ucap Diana sambil pergi dari hadapan Rahel)


"Tuh anak kenapa?"


( Gumgam Rahel)


Diana pergi menuju ke ruangan pak Han.


"Pak Han"


(Teriak Diana tampa mengucapkan salam.)


"Eh murid kurang ajar, brani beraninya kamu teriak di ruangan saya."


( Ucap pak Han marah)


"Mendingan bapak ikut saya ke kantor polisi,"


( Ucap Diana sambil menarik tangan pak Han.)


"Hey apa yang kau lakukan hah?"


( Teriak pak Han sambil menghempaskan kuat tangan Diana)


"Apa bapak lupa sama Lia"


( Ucap Diana sambil tersenyum remeh)


"Deg"


Seketika wajah pak Han memucat.


"Kenapa? Apa bapak takut?"


( Ucap Diana sinis)


"Hey bocah, jangan ikut campur urusan ku"


( Ucap pak Han dengan emosi)


"Saya harus ikut campur, karena Lia adalah sahabat saya."


( Ucap Diana tak kalah sinis)


"Whahahha tau apa.kamu"


( Tanya pak Han )


"Saya tau semuanya pak"


( Bisik Diana di telinga pak Han)

__ADS_1


Seketika pak.han terdiam.


"Keluar kamu dari ruangan saya"


( Teriak pak Han)


"Saya akan keluar tapi saya ngk akan tinggal diam "


( Ucap Diana sambil keluar dari ruangan pak Han.)


Setelah Diana keluar dengan cepat pk Han menelpon seseorang,


🌷Via telepon 🌷


"Hallo sayang"


"......................."


"Iyh Dian tau semuanya!"


"......................"


"Kamu yakin mau nyuruh orang?"


"........................"


"Yaudah aku nurut aja"


"......................."


"Bye sayang"


Tittttttttttt


Pak Han pun menutup telponnya sambil tersenyum licik.


"Bocah ingusan lihat saja nanti"


( Ucap pak Han sambil tersenyum miring.)


Diana pun keluar dengan wajah emosi.


"Lia kok ngak kelihatan yah?"


( Ucap Diana sambil duduk di bangku taman)


"Dorrrr"


(Teriak seseorang)


"Eh ayam ayam"


( Ucap Diana sambil meloncat.)


"Whahahahah"


( Tawa Rahel tanpa berdosa)


"Rahel,Luh mau gue jantungan apa!"


( Ucap Diana sinis)


"Soryy, Luh sih melamun Mulu"


( Ucap Rahel cengesan.)


"Ih gue lagi emosi banget"


( Ucap Diana)


( Ucap Rahel sambil tertawa terbahak-bahak.)


"Sih tikus tadi yang lewat"


( Ucap Diana malas)


"Emangnya Luh Kenapa?"


( Tanya Rahel)


"Gue itu l a a agi"


(Ucap Diana terbata bata karena mendengar suara wanita.)


"Apa?"


(Tanya Rahel penasaran.)


"Eh bentar Luh dengar suara cewek nangis ngk?"


( Tanya Diana)


Dengan cepat Rahel menajamkan Indra pendengaran nya.


"Ngk gue cuman bisa denger suara pencetakan uang,biasa anak sultan."


( Ucap Rahel polos)


"Ih gelayy".


(Ucap Diana malas)


Tiba tiba Diana tak sengaja melihat seorang wanita sedang duduk di bawah pohon yang tak jauh dari tempat nya.


"Eh Diana ke kantin yuk?"


(Ajak Rahel)


"Dluan ntr gue nyusul"


(Ucap Diana.)


"Awas Luh klau ngk nyusul"


(Ancam Rahel)


"Asiyap sahabat ku anak sultan."


(Ucap Diana sambil memberi hormat)


"Hah serasa hati gue berbunga bunga,"


( Ucap rahel sambil melangkah pergi ke kantin.)


"Tapi boong"


( Ucap Diana pelan.)


Setelah Rahel pergi Diana mendekati wanita itu,


"Hay"


( Sapa Diana)


"Hiks hiks hiks hiks".

__ADS_1


(Tangis wanita itu)


"Kamu kenapa?"


(Tany Diana)


"Kamu bisa lihat aku?"


(Tanya wanita itu)


"Pertanyaan apaan nih?"


(Ucap Diana dalam hatinya.)


"Bisa kok"


(Ucap Diana sambil tersenyum manis.)


"Yakin?"


(Tanya wanita itu lagi)


"Iyh yakin,bdw nama kamu siapa,dan ngapain nangis?"


(Tanya Diana)


"Perut aku sakit"


(Ucap wanita itu sambil memegang perutnya.)


"Sakit kenapa"


(Tanya Diana)


"Sakit soalnya pas bunuh diri aku ketikam di pagar besi "


(Ucap wanita itu polos)


Seketika perut wanita itu mengeluarkan darah segar wajahnya kini menjadi hancur.mata yang hampir keluar,dan aroma busuk keluar dari tubuhnya.


X


"Aaaaaaa"


(Teriak Diana karena terkejut.)


"Hihihihih"


(Tawa wanita itu)


"Setannnnnnn"


( Teriak Diana sambil berlari ke arah kantin)


Saat sedang berlari Diana tidak melihat ke depan dan....


Brukkkk


"Klau jalan lihat lihat"


(Ucap seorang pria)


"Maaf"


(Ucap Diana)


"Udh minggir".


(Ucap pria itu sambil menghempaskan tubuh Diana.)


"Ngk usah kasar kales"


(Ucap seorang wanita.)


"Rahel?"


(Ucap pria itu)


"Eh Luh tau juga nama gue"


(Ucap Rahel sinis)


"Diana Luh ngak ppa kan?"


(Tanya rahel sambil memeriksa semua tubuh Diana)


"Ngk kok"


(Ucap Diana sambil tersenyum manis.)


"Ngk ada gimana,tuh tangan loh berdarah.".


(Ucap Rahel sambil memegang tangan Diana.)


"Akhirnya gue ketemu sama loh".


(Ucap pria itu sambil memegang dagu Rahel.)


"Diana Luh harus jauhin Rahel sama cwok itu."


( Bisik Annabelle di telinga Diana)


"Eh Luh Jangan coba coba sentuh sahabat gue."


(Ucap Diana sambil melepaskan tangan laki laki itu dari dagu Rahel )


"Diana ada kuman ngk"


(Ucap Rahel sambil menyuruh Diana melihat dagunya.)


"Banyak banget kita ke UKS yuk, alergi gue di sini"


(Ucap Diana sambil menarik tangan rahel)


Sedangkan dari jauh Rahel menjulurkan lidahnya ke pria itu.


"Wleeee"


(Ucap Rahel.)


"Manis".


(Ucap pria itu sambil pergi.)


Mereka berdua pun pergi ke UKS untuk mengobati tangan Diana.


"Rahel Luh kenal ngk sama cowok itu?"


(Tanya Diana)


"Gue ngk kenal, mungkin vens gue kali."


(Ucap Rahel sambil membersihkan tangan Diana.)


"Gue harus berusaha jauhin Rahel sama cowok itu,tapi sebelum itu gue harus selesai kan masalah Lia."

__ADS_1


(Gumgam Diana)


__ADS_2