
π₯Diana dan boneka Annabelle π₯
"Yuk ke UKS,"
( Ucap rahel sambil menarik tangan Diana)
Sedangkan Diana hanya menurut saja.
π·Ruang UKS π·
" Darah nya banyak banget,ngk sakit apa?"
( tanya Rahel sambil membersihkan darah di tangan Diana.)
" Ngk"
( Jawab Diana dingin)
" Eh Luh dingin banget.kek nenek lampir eh mksdnya Elsa."
( Ucap Rahel sambil tertawa terbahak-bahak)
" Ogah"
(Jawab Diana)
" Eh Luh mau ngk sahabatan sama gue?"
( Tanya Rahel)
" Apa?"
( Ucap Diana tak percaya)
" Kok kaget sih"
( Tanya Rahel binggung)
" Soalnya di sekolah ini gue ngk pernah di ajak sahabatan."
( Jawab Diana sedih)
" What? OMG kasihan banget"
( Ucap Rahel sambil mengelus rambut Diana)
Seketika hati Diana tenang melihat sikap dewasa Rahel.)
" Jadi Gimana? Hmmm..."
( Tnya Rahel)
" Gue mau kok"
( Ucap Diana)
" Yeahhhhhh"
( Teriak Rahel sambil memeluk erat tubuh Diana.)
" Mksih udh mau jadi sahabat gue"
( Bisik Diana)
" Dalam persahabatan ngk ada kata maaf dan terima kasih."
( Ucap rahel sambil memeluk erat Diana.)
" Rahel ke kelas yuk."
( Ajak Diana)
" Eh iyh gue kan anak baru"
( Ucap Rahel memukul kepala nya pelan.)
" Emangnya kamu kelas berapa?"
( Tanya Diana)
" Kelas XI IPA 1"
( Ucap rahel)
" Lah itu kan kelas aku"
( Ucap.diana tak percaya)
" Gue udh tau kles, karna Luh masuk ke kelas itu jadi gue harus masuk juga."
( Ucap Rahel dalam hatinya)
π Flksonn π
"Bu kepala Sekolah"
(Pangil Rahel)
" Kenapa keponakan ku yang cantik,"
( Tanya ibu kepala sekolah)
" Di sekolah ini.ada yang namanya Diana ngk?"
( Tanya Rahel)
" Ada"
( Ucap ibu kepala sekolah)
" Dia kelas berapa Bu?'
(.tanya Rahel)
" XI IPA 1"
( Ucap ibu kepala sekolah)
" Klau gitu Rahel ngk mau tau,Rahel masuk ke kelas itu titik."
( Ucap Rahel sinis)
" Ih ngk suka gelay"
( Ucap ibu kepala sekolah)
" Whahahahah ibu Mirip Mak Bety,"
( Tawa Rahel pecah)
" Apa?"
( Terik ibu kepala sekolah)
" Eh ibu tau ngk hewan apa yang paling cerewet?"
( Tanya Rahel sambil tersenyum licik)
" Ayam?"
( Jawab ibu kepala sekolah)
" Salah"
( Ucap Rahel)
" Kucing?"
( Ucap ibu kepala sekolah lagi)
" Salah"
( Ucap Rahel sambil cekikikan)
" Lah terus apa dong?"
( Tanya nya lagi)
" Jawabannya adalah monyet,"
( Ucap Rahel)
" Kok monyet?"
( Tanya ibu kepala sekolah)
" Ini buktinya cerewet bnget"
( Ucap Rahel sambil tertawa terbahak-bahak.)
" Jadi kamu katain saya monyet?"
( Tanya ibu kepala sekolah sinis.)
" Eh ngk kok Bu"
( Ucap Rahel sambil hendak keluar dari ruangan kepala sekolah.)
" Bagus lah "
( Jawab ibu kepala sekolah)
Saat sudah di depan pintu Rahel dengan wajah jahilnya mulai berbalik.
" Bu..."
( Pangil Rahel)
" Ada apalgi Najwa Shihab"
( Tanya ibu kepala sekolah sinis)
" Tapi boong π"
( Ucap Rahel sambil lari terbirit-birit.)
" Rahelllllll"
( Teriak ibu kepala sekolah.)
" Whahahahahha"
( Tawa Rahel yang hendak pergi ke kelas dan tidak sengaja melihat seorang gadi cantik duduk di bangku taman.
" Ngk nyangka yh kita sekelas,"
__ADS_1
( Ucap Diana)
" Iyh jodoh mah ngk ke mana"
( Jawab Rahel sambil mengedipkan matanya genit.)
" Ih gue masih normal yh."
( Ucap Diana sinis)
" Hehehe becanda ngap.luh klau gitu cepat baperan yh."
( Ucap Rahel sambil tertawa terbahak-bahak)
" Ih mendingan kita berangkat sekarang yuk"
( Pangil Diana)
" Wogey π"
( Ucap Rahel sambil menggandeng tangan Diana menuju ke kelas.)
Dalam perjalanan menuju kelas,di setiap koridor sekolah menatap kagum kepada kecantikan Rahel. sedangkan Diana mereka menatap benci dan jijik padanya.
" Ngapain sih anak baru temenan sama sih miskin?"
" Iyh pasti mau borosin sih anak baru"
" Ckk dasar murahan"
( Ucap salah satu siswi,yang bernama alin)
Seketika Rahel berhenti karena mendengar ucapan alin.
Dengan langkah santai dia mendekati alin.
" Apa Luh bilang tadi?"
( Tanya Rahel santai tapi mencengkam.)
" Ngk usah dengerin dia rel,kita ke kelas yah"
( Bujuk Diana)
" Gak gue harus kasih pelajaran.sama orang yang udh ngehina sahabat gue,"
( Ucap Rahel sambil tersenyum licik ke arah alin)
" Luh bilang apa tadi?"
( Tanya Rahel sekali lagi)
" Emang sih Diana murahan."
( Jawab alin santai)
Plakkkkk
Satu tamparan keras mendarat di pipi mulus alin, membuat semua orang menatap ke arah Rahel.
" Sial berani beraninya Luh namp a"
Plakkk
( Belum sempat alin berbicara dengan cepat Rahel kembali menampar pipi mulus alin.)
" Dasar muka monyet"
( Ucap Rahel sambil tersenyum sinis)
" Loh udh berani nampar gue,Luh tau gue primadona sekolah ini"
( Teriak alin)
" Terus gue harus bilang wow gitu,"
( Ucap Rahel sinis)
" Luh akan berurusan sama gue"
( Ucap alin sambil memegang sudut bibirnya yang robek.)
" Oh yah gue pastiin loh bakalan jatuh dari jabatan primadona loh"
( Ucap Rahel sambil menarik tangan Diana ke kelas.)
" Widih Rahel keren banget"
" Belum ada yang menampar primadona,apa dia tidak tau geng girls alin dan Dian"
" Ckk pasti dia bakalan di bully,"
( Begitulah ucapan semua siswa siswi yang melihat kejadian itu.)
" Coba aja buly gue,tapi Kalian siap koma atau patah tulang."
( Gumgam rahel sambil tersenyum manis ke arah alin.)
" Rahel Luh ngk ppa kan?"
( Tanya diana cemas)
" Ngk ppa ko ana"
( Ucap rahel kecoplosan)
( Tanya Diana soalnya nama itu hanya sahabat massa kecilnya dan ayahnya saja yang tau.)
" Eh itu gue singkat aja"
( Jawab Rahel berbohong)
" Oh bdw Luh ngapain lawan mereka?"
( Tanya Diana)
" Emangnya kenapa?"
( Tanya balik Rahel)
" Alin itu anggota dari geng squad girls"
( Ucap Diana)
" Terus"
( Tanya Rahel santai)
" Mereka itu di sini di sebuah singa betina, mereka suka membuly,di squad itu beranggotakan 3 orang. Anggota alim dan Andin, ketua nya..."
( Diana menjeda ucapnya)
" Ketuanya sebenarnya Kaka gue Dian"
( Ucap Diana sedih)
" Apa? Kaka macam apa membuly adiknya sendiri"
( Tanya Rahel sambil mengepalkan tangannya.)
".kak Dian benci sama aku, makanya dia nyuruh aku buat rahasian identitas klau aku adiknya."
(Jawab Diana sedih)
" Dasar Kaka Luh ngak ada hati yah"
( Ucap Rahel dengan emosi)
" Eh lupain aja,bdw ayok ke kelas."
( Ucap Diana sambil menarik tangan Rahel.)
Sedangkan Rahel hanya mengangguk.
"Skipp kelas"
" Assalamualaikum Bu"
( Ucap Diana dan Rahel)
" Waalaikumslm, dari mana aja kamu Diana?"
( Tanya ibu Sinta)
" A a anu Bu itu"
( Ucap Diana gugup)
" Dia dari UKS Bu soalnya tangannya terluka,"
( Ucap Rahel sambil menatap tajam ke arah Rafa)
" Ngapain tuh anak baru natap gue kek gitu"
( Gumgam Rafa)
" Udh di obatin?"
( Tanya ibu sinta)
" Udh kok Bu maknya kami lama"
( Lagi lagi Rahel yang menjawab)
" Apa kamu anak baru?"
( Tanya ibu Sinta)
" Bukan anak dedemit"
( Jawab Rahel malas)
Whahahhahaha tawa semua orang.
" Hadeh, sekarang perkenalkan nama kamu,"
( Ucap ibu Sinta)
" Dan kamu Diana silahkan duduk"
( Ucap ibu sinta kembali.)
" Baik Bu"
( Ucap Diana sambil pergi ke kursi nya)
__ADS_1
Diana pun berjalan dengan wajah datar ke semua orang.dan kembali duduk di kursi paling belakang.
" Baik perkenalkan nama saya Rahel,saya pindahan dari Jerman senang bertemu dengan kalian"
( Ucap.rahel datar)
" Baik Rahel kamu duduk di samping Andin"
( Ucap ibu sinta)
" Ogah Bu"
( Jawab rahel spontan)
" Terus kamu mau duduk di mana, semua sudah penuh."
( Ucap ibu sinta)
" Kayaknya semua guru di sekolah ini rabun deh,"
( Ucap Rahel sinis)
" Apa maksudmu?"
( Tanya ibu Sinta)
" Kan ada sahbat gue, Ngapain duduk sama orang orang yang ngk punya hati."
( Ucap Rahel sambil pergi ke kursi belakang tempat duduk Diana.)
Seketika semua orang melotot tidak percaya.rahel sih cantik itu duduk di samping Diana yang miskin.
" Rahel Ngapain kamu duduk di samping siswa miskin itu"
( Tanya ibu sinta)
" Sekali lagi ibu katain sahabat aku,aku jamin ibu nyesel seumur hidup."
( Tunjuk Rahel sambil memeluk Diana)
Seketika ibu Sinta terdiam.mendengar ucapan Rahel.
" Dasar Diana miskin."
( Ucap Andin yang emosi)
" Ckkk dasar wanita ******"
( Ucap Dian)
" Dasar udh miskin kutu buku sok soan jadi primadona"
( Sinis alin)
" Rahel mendingan kamu jauhin Diana?kalau tidak kamu akan di buly oleh squad girls"
( Ucap ibu sinta)
" Diammmm"
( Teriak rahel sekencang mungkin)
Seketika sekelas menjadi diam tak bergeming.
" Di sekolah ini ngak ada peraturan menghargai apa? Masa guru takut sama squad girls yang norak itu"
( Ucap Rahel membuat ke tiga wanita itu menahan emosi)
" Dan yah seorang Rahel ngk pernah takut Ama Siapa pun,klau mau maju sekarang kita lihat siapa yang lebih hebat."
( Ucap Rahel menantang)
" Sialan"
( Teriak Andin)
Dengan cepat ke tiga wanita itu bangun dari kursinya.
" Luh berani nya udh ngatain squad kami norak?"
( Teriak Andin)
" Dan Luh berani udh nampar gue"
( Teriak alin)
" Luh harus dapat pelajaran"
( Ucap Dian sambil tersenyum licik)
" Eh keluarga monyet sini maju, jangan cuman bicara doang"
( Ucap Rahel sambil tersenyum miring)
Dengan cepat ke tiga wanita itu menyerang Rahel.)
Dengan mudahnya Rahel menginjak perut alin dan menendang Andin hingga dia tersungkur ke tembok, sedangkan Dian Rahel menamparnya membuat sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah segar keluar.
Semua orang hanya menonton kehebatan Rahel. Tidak ada yang memberhentikan perkelahian itu, hingga salah satu siswa melapor ke ibu kepala sekolah.
Dengan cepat ibu kepala sekolah datang ke kelas Rahel.
" Berhentiiiiiii"
( Teriak ibu kepala sekolah membuat kelas hampir roboh.)
" Rahell dan kalian bertiga ngapain berantem?"
( Tanya ibu kepala sekolah)
" Mereka ngehina sahabat aku Bu,ibu tau kan Rahel ngk suka jika yang dia sayang di hina dan di buly,"
( Ucap Rahel membuat ibu kepala sekolah bergidik ngerii)
" Rahel maaf yah atas perbuatan mereka bertiga,kalian bertiga ikut ibu ke kantor sekarang."
( Ucap ibu kepala sekolah sambil menarik ke tiga wanita itu yang sudah babak belur )
" Mampus Luh Sono pulang operasi plastik,"
( Ucap Rahel sambil tertawa terbahak-bahak.)
Seketika semua orang tak berkedip.
" Siapa sih anak baru itu?"
" Iyh ibu kepala sekolah aja takut"
" Rahel kerennn"
" Udh cantik baik lagi"
" Akhirnya squad girls dihajar juga"
( Begitulah ucapan semua orang sedang kan Rahel tersenyum manis ke arah Diana)
" Ngapain senyum ke gue?"
( Tanya Diana)
" Cantik"
( Ucap Rahel kecoplosan)
" Apa?"
( Teriak Diana)
" Becanda,whahahah"
( Tawa Rahel sambil memeluk sahabatnya itu)
" Eh bentar gue harus ad sesuatu yang harus di lakukan."
( Ucap Rahel sambil menuju ke depan kelas.)
" Baik semuanya sekarang gue Rahel mengumumkan bahwa primadona telah berpindah tahta jatuh ke gue,dan sih alin udh bukan primadona lagi.karena sifatnya seperti manusia tidak punya hati maka mereka bertiga gue skorsing selama seminggu."
( Ucap Rahel sambil tersenyum manis)
Seketika semua orang kaget mendengar ucapan Rahel.
" Tau dari mana Luh klau mereka di skorsing?"
( Tanya salah satu siswi)
" Gampang dan segera mungkin kalian akan mengetahui nya."
( Ucap Rahel yang tak lepas dari senyumnya)
" Luh pikir kami percaya apa?"
( Ucap siswi lainnya)
" Okey kalau gitu....1.....2.....3...."
( Ucap rahel)
Seketika ibu Sinta datang dan langsung memberikan pengguguman.
" Baik anak-anak ada kabar bahwa squad girls telah di skorsing selama seminggu"
( Ucap ibu sinta sambil pergi keluar)
Seketika semua orang melotot tak percaya.
" Gimana udh percaya kan"
( Ucap Rahel sambil duduk di kursinya)
Skipp jam istirahat
" Rahel Luh temani gue ke rumah tua gue dlu yh"
( Ucap.diana)
" Mau ngapain?"
( Tanya rahel)
" Gue mau ambil sesuatu"
( Ucap Diana berbisik)
" Wogey."
__ADS_1
( Ucap Rahel sambil tersenyum manis.)