Diana Dan Boneka Anabelle

Diana Dan Boneka Anabelle
Part 12


__ADS_3

🥀Diana dan boneka Annabelle 🥀


Setelah selesai mengobati luka Diana. Rahel mengajak Diana ke kantin untuk makan,


"Eh Din,ke kantin yuk!"


(Ajak Diana)


"Luh aja gue ngk lapar."


( Ucap Diana)


"Yakin?"


( Tanya Rahel)


"Iyah yakin"


(Ucap Diana malas)


"Ayoklah Din"


(Bujuk Rahel sambil memayun kan bibir nya.)


"Yaudah deh"


(Ucap Diana yang ngk tega lihat wajah Rahel.)


Skipp kantin.


"Luh pesan apa?"


(Tanya Rahel)


"Bakso sama es jeruk aja"


(Ucap Diana)


"Wokey"


(Ucap Rahel sambil pergi memesan makanan.)


Tiba tiba datang squad girls.


Brukkk


"Hey miskin"


(Ucap alin sambil mengebrak meja.)


Sedangkan Diana hanya menatap datar ke arah alin dan lainnya.


"Luh cuekin kami hah?"


(Teriak Dian)


"Wah harus di kasih pelajaran nih"


(Sambung Andin)


Sedangkan Diana msih tetap sabar,saat ini Diana msih fokus pada misinya.


"Guys tau kan apa yang harus kita lakuin"


(Ucap Dian)


"Iyh dong"


(Ucap alin dan Andin)


Seketika mereka berdua memegang tangan Diana.


Semua orang di kantin berteriak histeris.


"Hajar hajar"


"Mampus Luh"


"Matiin aja sekalian"


"Dasar miskin"


"Kok Diana diam aj"


(Gumgam Rafa yang sedang menonton diana di buly)


Plakkk


Satu tamparan keras mendarat di pipi Diana.


Diana masih diam, membuat seisi kantin terheran heran,


Plakk


Alin langsung menampar Diana dengan keras, membuat sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah segar.


Dengan ekspresi yang sama,Diana hanya diam sambil tersenyum.


"Sih miskin itu kok diam aja"


"Iyh aneh"


"Dia ngk sakit apa"


"Makin seru nih"


"Hajar terus"


"Hajarr dia squad girls"


(Begitulah ucapan para siswa siswi di kantin, bukanya membantu malah menyemangati yang salah.)


"Sialan"


(Umpat alin lalu menarik rambut Diana,dan menendang perut Diana hingga dia terhempas ke belakang,)


"Whahahha"


(Tawa Dian dan Andin pecah)


Sedangkan Diana masih diam dengan perlahan Diana berdiri sambil tersenyum manis,)


"Eh miskin Jangan sok kuat deh"


(Ucap Andin)


"Mau lagi rupanya"


(Ucap Dian sambil tersenyum miring.)


Seketika mereka bertiga pun langsung menghajar Diana hingga Diana babak belur.


Rahel pun sedang memesan makanan, Karena memakai headset Rahel tidak mendengarkan perkelahian di belakang,


Tiba tiba ibu kantin itu mengatakan kepada Rahel,


"Kasihan anak itu slalu saja di buly"


(Ucap bu inem)


Seketika Rahel berbalik ke belakang.


"Diana"

__ADS_1


(Teriak Rahel)


Seketika semua orang menatap ke arah Rahel yang sudah emosi.


"Bang**t "


teriak Rahel sambil mengepalkan tangannya.


Saat ingin menghajar mereka diana langsung berdiri,


"Berhenti Rahel"


(Teriak Diana)


"Gue harus kasih pelajaran sama mereka Din,"


(Ucap Rahel yang sudah emosi)


"Ngk perlu gue nggak ppa kok"


(Ucap Diana sambil tersenyum manis.)


"Luh babak belur,tapi masih bilang ngk ppa!"


(Teriak Rahel yang emosi kepada Diana)


"Luh tenang aja, Jangan kotorinTangan loh gue yang akan menghajar mereka."


(Ucap Diana sambil tersenyum miring)


Seketika seisi kantin merinding,


"Kok gue merinding yah"


(Ucap Andin)


"Hah penakut loh"


(Ucap.alin)


"Iyh hanya sih miskin itu aja Luh takut"


(Ucap Dian sinis)


"Kok gue ngerasa Diana ada sesuatu yh"


(Gumgam Rafa)


"Balas balas"


"Hajar Dia Diana"


"Tambah seru nih"


"Sih miskin sok jagoan"


"Halah sol.kuat"


"Palingan nanti pingsan"


Mereka tidak tau bahwa dari tadi Diana mendengar kan semua ucapan mereka,


Plakkk


(Satu tamparan keras mendarat di pipi Diana lagi)


"Gimana seru kan"


(Ucap alin sambil tersenyum licik,)


"Ngk seru kok,mau yang seru"


(Ucap Diana sinis)


"Rahel Luh keluar dari kantin sekarang juga"


(Teriak diana)


"Tapi!"


(Ucap Rahel)


"SEKARANG"


(Teriak Diana)


Dengan cepat Rahel menuruti permintaan Diana.


"Ckkk"


(Umpat Dian)


Tiba tiba mata Diana berubah menjadi warna biru ke abu abuan.


"Sekarang giliran gue yang main"


(Ucap Diana sambil tertawa terbahak-bahak)


"Dasar ja**Ng"


(Teriak Andin)


Plakkk


Satu tamparan keras di pipi Andin.


Seketika semua orang menatap ke arah diana yang tersenyum licik.


"Sialan"


(Umpat alin)


Dengan cepat alim ingin menarik rambut Diana,tiba tiba Diana memutar tangan alin ke belakang,lalu mematahkan tulang nya.


"Awwwww"


(Teriak alin yang langsung pingsan)


"Kau"


(Teriak Andin yang sudah emosi)


Sedangkan Diana hanya menatap santai ke arah Andin.


Andin berlari ingin menendang perut Diana,tapi dengan cepat Diana melempar kan gelas ke wajah Andin membuat wajah alin tergores dengan kaca,


"Wajah ku"


(Teriak andin histeris)


Sedangkan Dian menatap tajam ke arah Diana,


"Hay Kaka"


(Ucap Diana sambil membelai rambut pipi Dian)


"Sialan"


(Ucap dian yang ingin mematahkan tangan Diana, dengan cepat Diana menghajar Dian membuat tulang hidung Dian patah dan mengeluarkan darah segar,


Seketika pandangan Dian buram dan.


Brukkkk

__ADS_1


"Whahahahha"


(Tawa Diana pecah)


"Dia pasti bukan Diana)


(Ucap Rafa)


"Diana adik Kaka yh sama Dian?"


"Dia becanda kali"


"Kok Diana jadi brutal"


"Eh lihat matanya"


(Ucap seseorang)


Seketika semua orang menatap ke arah Diana,


"Eh sekarang giliran kalian"


(Ucap Diana sambil mengambil pisau dan garpu)


"Diana sadar"


(Teriak Rafa)


"Ckk siapa loh"


(Ucap Diana sinis)


"Gue tau Luh bukan Diana"


(Teriak Rafa)


"Ihh Kaka bener deh"


(Ucap Diana dengan suara anak kecil)


"Kamu siapa?"


(Tanya Rafa mendekati Diana)


"Hay kak ganteng,aku Annabelle"


(Ucap Diana)


"Annabelle umurnya berapa"


(Tanya Rafa)


"Lupa"


(Ucap.annabele)


"Ngapain masuk ke tubuh Diana"


(Tanya Rafa semanis mungkin)


"Dia sahbat aku"


(Ucap Annabelle sambil tertawa)


Sedangkan semua yang menyaksikan itu seketika pingsan.


"Hmm keluar yah"


(Ucap Rafa)


"Annabelle akan keluar kalau udh habisi mereka semua"


(Teriak Annabelle sambil tertawa)


"Jangan dong"


(Ucap Rafa membujuk Annabell)


"Kaka juga jahat sama ana,Kaka biarin dia di pukuli"


(Ucap Annabelle dengan wajah marah)


Seketika Rafa terdiam mendengar ucapan Annabell.)


"Kaka minta maaf"


(Ucap Rafa sambil menunduk)


"Ih Annabelle kesel sama kakak"


(Ucap Annabelle sambil menikam pisau itu ke perut Rafa)


"Arkhhhhhhhh"


(Teriak Rafa )


Seketika penglihatan rafa memudar, sebelum matanya tertutup dengan rapat Rafa melihat Diana berubah menjadi anak kecil yang sedang memegang boneka.


"Kalian harus mati, hihihihih!"


(Tawa Annabelle sambil mendekat ke mereka yang menyemangati Dian dan squad nya.)


Dengan brutal Annabelle menikam pisau ke Perut mereka semua.)


"Nah gini kan indah"


(Ucap Annabelle sambil pergi keluar Desi sekolah Dengan memanjat pagar belakang.)


Di sisi lain Rahel menjadi khawatir.


"Gue ke kantin deh"


(Ucap Rahel)


Setelah sampai di sana betapa terkejutnya Rahel melihat semua temannya termaksud Rafa, sedangkan berteriak kesakitan sambil memegang perut mereka masing masing.


Dengan cepat Rahel menelpon ambulance untuk membawa semua siswa siswi yang terluka,


"Apa ini ulah Diana? Tapi kemana dia!"


(Ucap Rahel)


"Hah gue tau"


(Ucap Rahel sambil pergi ke ibu inem yang baru sadar dari pingsannya.)


"Bu Diana pergi kemana?"


(Tanya Rahel)


"Bibi ngk lihat"


(Ucap bi inem)


"Yah mksih yah Bu"


(Ucap Rahel mayun)


"Gila gue harus urus kasus ini,kalau ngk Diana bisa masuk penjara."


(Ucap Rahel sambil pergi ke rumah sakit.)


Kira kira kemana perginya Diana yah.....?

__ADS_1


__ADS_2