
🥀Diana dan boneka Annabelle 🥀
"Aaaaaa"
(Teriak Dian)
"Aaaaaaa"
(Teriak Diana)
"Luh ngapain dalam lemari gue hah?"
(Teriak Dian sambil menarik Diana keluar.)
"Aku lagi main kak"
(Ucap Diana)
"Hah? Luh main sama setan apa"
(Ucap Dian sambil tertawa terbahak-bahak.)
"Syuttt Kaka Jangan ngomong kek gitu yah!!"
(Ucap Diana membengkap mulut Dian.)
"Lepasin"
(Ucap Dian sambil melepaskan tangan Diana.)
"Emangnya kenapa?"
(Tanya dian sinis)
"Karena chucky sama Ding dong ngk suka."
(Ucap Diana)
"Whahahah, nama apaan tuh!"
(Tawa Dian)
"Bener kak"
(Ucap Diana dengan serius)
Bukkk
Seketika buku jatuh dari rak milik dian,
Hening itulah yang di rasakan Dian dan ibunya.
"Tuh mereka marah"
(Ucap Diana sambil keluar dari kamar Dian.)
"Eh dasar anak sialan"
(Bentak maminya)
"Udah mih, mendingan mami tidur aja."
(Ucap Dian yang di anguki oleh maminya.)
"Yaudh good night Beby"
(Ucap maminya Dian yang langsung mengecup pucuk kepalanya.)
"Good night mami"
(Ucap Dian yang langsung pergi ke kasur nya untuk tidur.)
Malam pun tiba,tapi diana masih sibuk bermain dengan ketiga sahabatnya.
"Mau main apa lagi nih?"
(Tanya diana bosan)
"Gimana kalau kita makan dlu"
(Ucap Annabelle)
"Iyh aku laper"
(Ucap ding dong)
"Apalgi aku"
(Ucap chucky)
"Hah kalian bisa makan?"
(Tanya Diana melotot)
"Bisa kok ana,ada daging mentah ngk?"
(Tanya Annabelle)
"Ada deh tapi di kulkas."
(Ucap Diana)
"Yaudh yuk ke dapur"
( Ucap ding dong)
Mereka pun setuju pertama Diana duluan yang keluar ke dapur lalu di susul Ding dong yang merayap chucky yang memegang pisau lalu Annabelle yang mengawasi.
Skipp dapur
Diana langsung mengambil daging mentah dan menaruhnya di piring ke tiga sahabat nya itu.
Dengan cepat mereka bertiga makan dengan lahap.sedangkan Diana mengoreng punya nya.
Saat sedang asyik makan bersama ke tiga sahabat nya tiba tiba ibunya datang,
"Hey sialan apa yang kau lahkukan hah?"
(Bentak ibunya)
"Menari Bu,apa ibu ngk lihat aku lagi makan."
(Ucap Diana sinis)
"Kau sudah berani hah menatap ku seperti itu."
(Bentak ibunya)
"Habisnya ibu ngeselin,jahat,pilih kasih,dan suka nyiksa aku."
(Ucap Diana sambil terus makan.)
"Apa?"
(Teriak ibunya)
"Diamlah Bu,kau tidak lihat kami sedang makan."
(Ucap Diana sinis)
"Kami hahahah hello,kau hanya sendiri."
(Ucap ibunya)
"Ibu salah ada mereka di sini"
(Ucap Diana)
Seketika bulu kuduk ibunya berdiri,
"Kau jangan bercanda sialan!"
(Bentak ibunya.)
"Ibu tak percaya"
(Ucap Diana sambil meletakkan pisau dan garpu nya.)
"Untuk apa aku percaya sama anak sialan kayak kamu."
(Umpat ibunya)
"Baiklah, Kalian bertiga bisa nunjukin ke ibu aku ngk?"
(Ucap Diana ke pada sahabat nya itu.)
"Aku duluan yah"
(Ucap ding dong)
"Silahkan"
(Ucap Diana)
"Dasar gila"
(Bentak ibunya)
Tiba tiba ibunya merasa sangat merinding,
"Ibuuuuuu"
(Ucap seseorang)
Sedangkan Diana sibuk menonton ibu dan Ding dong.
__ADS_1
"Suara apa itu"
(Ucap ibunya)
"Oh itu sahabat aku,ibu lihat aja."
(Ucap Diana)
"Kau jangan mengerjai ku bang**t"
(Bentak ibunya)
Tiba tiba dia merasa sesuatu menetes di hidung nya,
"Iww apa ini?"
(Ucap ibunya)
Dengan cepat dia mencium bau itu.
"Apa darah"
(Ucap ibunya)
"Lihat ke atas Bu"
(Ucap Diana yang asyik makan)
Dengan cepat ibunya melihat ke atas,dan....
"Aaaaaaa"
(Teriak ibunya yang langsung lari ke kamar nya )
"Whahahhaah"
(Tawa mereka)
"Keren kamu"
(Ucap Diana)
"Habisnya ibu kamu bikin kesel."
(Ucap ding dong)
"Begitulah gue juga udh terbiasa"
(Ucap Diana sedih)
Mereka pun memeluk Diana,
"Udah yah Kalian bau anyir,okey yuk balik ke kamar."
(Ucap Diana sambil pergi ke kamar nya.)
03:00
Diana telah tertidur dengan lelap, sedangkan ketiga sahabatnya masih setia bermain krayon diana.
"Hey Annabelle gimana klau kita kerjain sih dian?"
(Ucap chucky)
"Iyh bener tuh,gue kesel banget sama dia"
(Ucap ding dong)
"Ide bagus"
(Ucap Annabelle)
"Yaudh tau kan rencna nya!"
(Tanya dong dong)
"Tau dong"
(Ucap Annabelle sambil tersenyum mengerikan.)
Skipp kamar Dian.
Di sana terbaring Seorang wanita dengan perban di hidung nya sedang terlelap dalam mimpi indahnya,
Brukkkk
Seketika Dian bangun dari tempat tidur nya.
"Huh suara apa itu"
(Gumgam Dian)
"Krekk krekk"
(Suara aneh yang berasal dari lemari nya.)
Semakin mendekat......
Semakin mendekat.....
Semakin mendekat.....
Dan...
"Aaaaaa"
(Teriak Dian)
"Sayang kamu kenapa"
(Tanya maminya yang baru datang)
"Tadi Dian lihat hantu wajah nya hancur, kulit wajah nya mengelupas, banyak belatung dan cacing,dan darah segar keluar dari mulutnya."
(Ucap Dian ketakutan)
"Yaudah yuk tidur di kamar mami."
(Ucap maminya)
"Iyah mih"
(Ucap Dian)
Mereka berdua pun pergi ke kamar maminya Dian.
"Sekarang kamu tidur yah sayang"
(Ucap maminya)
"Iyah mih"
(Ucap Dian yang langsung tidur di samping maminya.)
Malam semakin larut Diana tidak bisa tidur karena suara bising dari tempat tidur nya.
"Suara ap sih? Bikin sebel deh"
(Ucap Dian )
Dengan malas Dian mengecek kolong tempat tidur maminya itu,
Saat Dian mengecek dan menengok nya Dian sangat terkejut.karena di bawah kolong tempat tidur itu adalah maminya yang sedang terikat dan sedang memukul kolong tempat tidur.untuk meminta bantuan.
"Mami"
(Gumgam Dian.)
Dengan keringat dingin bercucuran di dahi Dian,Dian kembali mengecek di atas ranjang.
Di sana maminya masih setia dalam tidur nya.
Saat Dian kembali mengecek kolong tempat tidur,di sana maminya masih terikat dengan mulut tertutup,
"Apa ini semua"
(Ucap Dian binggung)
Tiba tiba sebuah gelang di lemparkan ke Dian, ternyata itu adalah kode dari maminya yang di bawah kolong.
"Jadi dia mami gue,terus yang di atas siapa."
(Ucap Dian pelan)
Saat Dian melihat ke atas ranjang di sana sudah berdiri seorang wanita dengan rambut panjang,isi perut yang keluar, wajah hancur yang mengeluarkan belatung,dan darah segar.
Hantu itu terus tersenyum lebar ke arah Dian.
"Mami sudah bilang, Jangan bangun dari tidur bukan."
(Ucap wanita itu.)
Sedangkan Dian masih terpaku dengan apa yang dia lihat.
"Sayangg ayok tidur di samping mami."
(Ucap wanita itu)
"Aaaaaaaa"
(Teriak Dian)
Seketika Dian jatuh pingsan.
Brukkkk
__ADS_1
"Whahahahha"
(Tawa ketiga hantu itu.)
"Balik ke kamar Dina yuk?"
(Ajak Annabelle)
"Yuk"
(Ucap ke dua sahabatnya.)
Pagi pun tiba kini Diana sudah selesai menyiapkan sarapan pagi,Diana juga telah menaruh sarapan nya di kotak makan secara diam-diam.
Setelah selesai Diana langsung pergi ke sekolah dengan semangat,
"Awww"
(Ucap dian sambil memegang kepalanya.)
"Aaaaa"
(Teriak Dian)
Seketika maminya datang dan menghampiri Dian.
"Sayang kamu ngapain tidur di gudang?"
(Tanya maminya)
"Ngk mungkin semalam aku tidur di kamar mami"
(Ucap Dian menjelaskan.)
"Kamu ngaur yah,mami tidur sendiri kok"
(Ucap maminya)
Seketika wajah Dian memucat.
"Yaudh ayok keluar,di sini kotor"
((Ucap maminya)
Sedangkan Dian hanya mengangguk dan langsung keluar dari gudang itu dengan syok.
Setelah selesai Dian dan maminya langsung sarapan pagi,di sana sudah ada masakan yang di siap kan oleh Diana.
"Bagus deh sih anak sialan itu rajin masak"
(Ucap maminya)
"Iyh mih"
(Ucap Dian sambil memakan sarapannya.)
"Ngk tau terimakasih.udah di masakin juga.
,"
(Ucap Annabelle emosi)
"Gue kerjain ah"
(Ucap Annabell)
Di saat Dian hendak minum dia melihat air nya berubah menjadi darah.
Byurrrr
"Aaaaaa darahhh"
(Teriak Dian)
Sedangkan semburan Dian terkena pas di wajah maminya.
"Dian kamu jorok banget sih,"
(Ucap maminya sambil membersihkan wajahnya dengan tisu.)
"Tadi air Dian berubah jadi darah nih."
(Ucap Dian dengan wajah pucat)
"Mami percaya kok,tapi klau mau sembur ke arah lain yah"
(Ucap maminya sambil pamit untuk ke kantor.)
"Kok mami ngk percaya sih,itu kan air nya"
(Ucap Dian terpotong ketika melihat seorang datang menghampiri nya.)
"Deg"
"Morning sayng"
(Ucap maminya yang baru bangun)
"Mami?"
(Ucap Dian)
"Kamu kenapa sayang?"
(Tanya maminya)
"Barusan mami pergi kerja loh"
(Ucap Dian dengan keringat dingin.)
"Ah kamu bisa aja,mami baru aja bangun".
(Ucap maminya yang langsung duduk)
"Tapi barusan mami sarapan sama aku,dan itu piring nya udh ke"
(Seketika Dian melotot tak percaya.)
"Kok piring nya masih rapi!"
(Gumgam Dian)
"Mana hmm"
(Tanya maminya)
"Tapi tadi bener mih"
(Ucap Dian)
"Kamu ke kecapean kali"
(Ucap maminya)
Dian pun hanya diam dan melanjutkan makannya,
Tiba tiba Dian merasa maminya bertingkah aneh,wajah maminya kini menjadi pucat Dengan ekspresi datar.
"Mami ngk sakit kan?"
(Tanya dian)
"Ngk"
(Ucap maminya datar)
Seketika Dian merasa bulu kuduk nya berdiri
Saat dia melihat ke arah maminya.betapa terkejut dirinya saat di hadapan nya maminya sedang naik ke atas meja makan dengan merayap.
"Hah kau bukan mami ku".
(Ucap Dian sambil menjauh)
Sedangkan wanita itu langsung berubah wujud yang sangat mengerikan.
"Aaaaaaa"
(Ucap Dian sambil lari ketakutan.)
"Hihihihih"
(Tawa wanita itu.)
Di sisi lain Diana telah sampai di sekolah dengan polisi,
Setelah Diana berbicara dengan kepala sekolah akhirnya mereka mendapatkan izin untuk membongkar tembok yang ada di gudang.
Mereka pun pergi ke gudang dan langsung menghancurkan tembok itu, seperti apa yang di katakan Diana di dalam terdapat tubuh Lia yang sudah tak terbentuk bau busuk dan anyir menyengat di gudang itu.
Sedangkan Diana hanya menangis melihat kondisi mayat Lia.
.
Polisi pun membawa mayat Lia ke rumah sakit, untuk di periksa dan ternyata benar pak Han dan sasa di temukan sidik jari mereka.
"Diana makasih".
(Ucap Lia yang langsung menghilang dengan senyuman manis di wajah nya.)
"Bye Lia"
(Ucap Diana sambil menangis.)
Tiba tiba datang seorang dan..
__ADS_1
"Woy"