Diana Dan Boneka Anabelle

Diana Dan Boneka Anabelle
Part 7


__ADS_3

🥀Diana dan boneka Annabelle 🥀


"Aneh"


( Ucap Diana sambil melihat kado tersebut.)


" Di buka aja deh"


( Ucap Diana sambil membuka kadonya.)


Dengan perlahan lahan dia mulai merobek kertas kadonya dan...


Dan terlihat sebuah boneka wanita yang berada di dalam kaca.diana pun mengeluarkan nya, sebelum dia mengeluarkan boneka itu.ada sebuah tulisan kecil di kertas yang di tempel di samping kaca.


Isi tulisan itu.


"Hadiah ini untuk Diana Putri ayah."


Begitulah isi tulisan itu.diana pun menitih kan air mata nya.


"Makasih yah,"


( Ucap Diana sambil membuka kaca yang berisi boneka itu.)


Saat hendak terbuka tiba tiba suasana dalam gudang itu menjadi gelap dan mencengkam.


Lampu di gudang pun mulai berkedip kedip.


"Kok aku merinding yah?"


( Gumgam Diana)


"Bukaaaaaa dianaaaa"


( Bisik anak kecil di telinga Diana)


Seperti sudah di rasuki Diana langsung membuka kaca itu Daan keluar lah cahaya yang membuat Diana tidak bisa melihat.


Setelah beberapa menit kemudian suasana di ruangan itu kembali ke sedia kala.


Diana melihat sebuah boneka dengan rambut di kepang dua, yang di ikat mengunah kan ikatan merah memakai baju putih seperti gaun tidur pada zaman dulu.dan memiliki sebuah pita raksasa berbentuk bunga mawar merah yang di ikat di pinggangnya.dan tidak lupa sebuah senyuman manis yang sangat ngerii.


"Cantik banget"


( Ucap Diana melihat boneka yang di berikan oleh ayahnya.)


Diana pun memeluk boneka itu,Tampa dia sadari boneka yang dia peluk membalas pelukannya.


" Kok aku ngerasa nih boneka,peluk aku yah?."


( Ucap Diana dalam hatinya.)


Diana pun melepaskan pelukannya dan menduduki boneka itu di hadapannya.


" Siapa namanya yah?"


( Ucap Diana)


Entah dari mana tiba tiba Diana menemukan 2 gelang yang berisi nama di dalamnya.


Gelang yang pertama bertuliskan nama"ana"


Gelang yang kedua bertuliskan nama"Annabelle"


" Ana kan nama gue,jadi pasti Annabelle itu nama boneka ini."


( Ucap Diana sambil memasangkan gelang itu ke tangan boneka nya.)


" Annabelle mulai hari ini kamu sahabat aku sampai mati."


( Ucap Diana tampa sadar)


Seketika boneka Annabelle tersenyum sangat lebar, ketika mendengar ucapan Diana.


Diana pun tidur di gudang itu bersama bonekanya.malam yang larut di kamar kakanya Diana yaitu dian dia merasa haus dan pergi ke dapur untuk minum.


"Diannnnnnnnn"


(Suara bisik seseorang)


"Siapa itu?"


(Tanya dian)


Tapi semuanya hening tidak ada siapapun selain dia.


"Mungkin halusinasi ku aja,"


( Ucap Dian sambil berjalan ke arah dapur)


Dian mulai mengambil gelas dan menuangkan air dingin.dan mulai meminumnya saat sedang asyik minum dia melihat minumannya berubah menjadi darah.


"Uwekkkk"


( Diana seketika memuntahkan cairan merah itu.)


Saat dia melihat kembali ternyata itu hanya sebuah air biasa.


"Aneh? perasaan tadi itu darah."


( Ucap Dian dalam hatinya.)


"Dian"


( Bisik seseorang di telinga dian)


Dengan perlahan lahan Dian berbalik ke belakang dan....


"Haaa"


( Teriak maminya mengagetkan Dian.)


"Ih mami ngagetin aja deh,"


( Ucap Dian cemberut)


" Habisnya kamu ngapain di sini?"


( Tanya maminya)


" Mau minum mih."


(Ucap Dian cengesan.)


"Oh yaudh cepetan tidur sana."

__ADS_1


(Ucap maminya.)


" Iyh mih tapi Ngapain mami di sini?"


( Tnya Dian balik)


"Mami laper mau makan"


(Ucap maminya datar)


"Kok mami dingin banget yah?"


(Gumgam Dian)


"Yaudah dian ke kamar duluan yah mih"


(Ucap Dian yang di balas angukan oleh maminya.)


Dian pun mulai melangkah menuju kamarnya saat dia berbalik dia melihat maminya sedang menyantap makanan di meja,dia makan membelakangi Dian.


"Sejak kapan mami suka makan di tengah malam kek gini?.."


( Ucap dian pelan)


Sat hendak naik ke tangga tiba tiba telpon rumah nya berdering.


"Siapa sih? Tengah malam nelpon."


(Ucap Dian sambil pergi untuk mengangkat telponnya.)


Dian Kembali melihat ke arah belakang di sana maminya masih makan Dengan lahap.


🌷Via telepon 🌷


"Hallo siapa ini?"


( Tanya dian malas)


"Hallo sayang ini mami, soryy kayaknya mami pulang pagi deh.ada perkejaan yang harus mami selesaikan.dan yah jaga sih anak pembawa sial itu dan kamu mami udh taruh sarapan pagi di kulkas okey, mami udh telpon hp kamu tapi ngak aktif, yaudah mami telpon rumah aja.okey nanti mami telpon lagi bye sayang."


( Ucap maminya menyudahi telponnya.)


Tittttttttttt


Telpon rumah pun terputus, seketika keringat dingin bercucuran di dahi dian.dengan sekuat tenaga dia mulai berbalik ke belakang di sana maminya masih sibuk makan dengan lahap.


"Kalau mami di kantor,siapa di meja makan?"


( Ucap Dian dalam hatinya)


Kaki dian kini menjadi lemas.jantung nya kini berdetak lebih cepat,di saat seperti itu wanita itupun berbalik.


Di sana dia melihat seorang anak kecil Dengan gaun putih selutut, rambut di kepang dua,yang sedang memakan kucing peliharaan dian yang mulutnya berlumuran darah segar.,mata yang merah sedang menatap Dian dengan sejuta kebencian.


"Diannnnn"


( Pangil anak itu)


Seketika anak kecil itu mengambil pisau lipat dan berlari ke arah Dian.


Dengan sekuat tenaga Dian berlari menaiki tangga,tiba tiba kakinya di tarik oleh anak kecil itu.dengan cepat anak kecil itu mengoreskan sedikit pisau lipat di betis mulus Dian.


"Awwww"


Tapi Dian tidak menyerah dia kembali menendang anak kecil itu dan berlari ke kamar nya dengan berjalan pincang.


"Skipp kamar"


Dengan cepat Dian mengunci pintu kamar nya lalu menutupi tubuhnya dengan selimut.


"Hiks hiks mami Dian takut,"


(Ucap Dian dalam selimut nya.)


Dorrr dorrr


Suar pintu yang di paksa untuk terbuka.


Tiba tiba Dian mendengar suara pintu di buka.


Krekkkkk


"Diannnnnnn"


( Suara serak seseorang memanggil nama Dian)


"Kau tak bisa sembunyi dari ku"


( Ucapnya lagi)


Dian semakin katakutan dan pergi bersembunyi di bawah kolong kasurnya.


"Kau ingin bermain Patak umpet Dengan ku, baiklah kau sembunyi aku yang cari."


Anak kecil itu pun berjalan mendekati lemari pakaian Dian.


Brukkkk


Pintu lemari itu terbuka tapi tidak ada siapapun di dalam nya.


Pada saat itu,kamar Dian dalam keadaan gelap.hingga suasana menjadi mencengkam.


"Diannnnn kau di manaaaaa"


( Pangil suara serak itu)


Seketika Dian melihat sebuah kaki kecil dengan lumuran darah sedang mendekati ranjang nya.


Dengan cepat Dian mengekap mulut nya agar menahan diri untuk tidak berteriak.


"Diannnnn kau di mana"


( Teriak suara itu dengan marah karena tidak menemukan Dian di dalam selimut.)


Langkah kaki itu pun hendak keluar dengan sialnya hp.dian berdering.


"Sial"


( Upat Dian)


" Diannn kau di bawah situ"


( Ucap suara serak itu)


Seketika kaki itu melangkah menuju ranjang dian.dan kaki nya mulai di tekuk untuk melihat kebawah.

__ADS_1


" Aku menemukan mu"


(Ucapnya)


"Aaaaaaa"


(Teriak Dian karena tangannya di tarik oleh anak kecil itu)


Tiba tiba pintu Dian terbuka.


"Kak Dian?"


( Ucap Diana)


Saat Dian mendengar suara Diana, dengan cepat dia berlari lalu memeluk nya.


"Diana gue takut hiks hiks hiks"


( Ucap Dian gemetaran)


" Kak Dian kenapa?"


( Tanya Diana gemetaran)


Dian pun menceritakan semua kejadian yang dia alami.


"Mungkin Kaka halusinasi kali"


( Ucap Diana tak percaya)


" Ngk ada buktinya dia ngelukai betis gue."


( Ucap Dian sambil menunjuk kan kakinya)


Tapi nihil tidak ada luka apa pun di situ.


"Udh kaka tidur lagi yah"


( Ucap Diana menenangkan kakany)


"I Iyah"


(Ucap Dian sambil naik ke ranjang nya da mulai tidur.)


Saat Diana Hendak pergi dia menginjak sesuatu. Diana pun menengok ke bawah kasur kakanya di sana dia menemukan boneka Annabelle nya di situ.


"Aneh,kok bisa ada di sini"


( Ucap Diana sambil mengambil boneka nya.)


Prov diana


"Suara apa itu?"


(Gumgam Diana)


Saat dia melihat kesamping boneka Annabelle nya sudah tidak ada.


"Hey, kemana boneka ku"


( Ucap Diana sambil melihat sekeliling nya.)


Diana pun keluar dari gudang dengan hati hati.tiba tiba dia mendengar suara.aneh dari kamar kakanya.


Saat dia masuk ke kamar kakanya di sana sangat gelap.diana pun menyalakan lampu.


"Kak Dian?"


( Ucap Diana yang melihat Dian di berteriak)


Dengan cepat Dian bangun dan memeluk dirinya.


"Baru kali ini Dian memeluk gue setelah sekian lama"


( Ucap Diana dalam hatinya.)


"Diana gue takut hiks hiks"


(.ucap Dian gemetaran)


"Kak Dian kenapa?"


( Tanya Diana)


Dian pun menceritakan semua kejadian yang dia alami.


"Mungkin Kaka halusinasi kali,"


(Ucap diana tak percaya)


"Ngak ada buktinya,dia ngelukai betis gue"


( Ucap Dian sambil menunjukan kakinya)


Tapi nihil tidak ada luka apapun di situ


"Kak tidur lagi yah"


( Ucap Diana menenangkan kakanya)


"I Iyah"


(Ucap Dian sambil naik ke ranjang nya dan mulai tidur)


Saat gue mau pergi gue ngerasa ngeinjak sesuatu seperti tangan akhirnya gue memutuskan untuk mengeceknya di bawah kolong ranjang Kaka gue,saat gue cek ternyata boneka Annabelle gue ada di sini.


"Aneh"


( Ucap ku sambil mengambil boneka Annabelle itu)


🌷Prov diana🌷


Setelah dari kamar kak Dian Dian kembali ke kamarnya.dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, setelah itu dia mengobati luka akibat cambukan Kaka dan ibunya.


"Awww paruh juga"


( Gumgam Diana)


Seketika boneka Annabelle mengeluarkan air mata melihat luka Diana


Diana pun kembali tidur karena besok harus sekolah.


Saat sudah tidur Boneka Annabelle kembali hidup lalu menyentuh luka Diana seperti sihir luka Diana hilang seperti di telang bumi.


Annabelle pun tidur di samping Diana dengan keadaan memeluk Diana dari samping.

__ADS_1


__ADS_2