
Leon terus berkaca dan membenahi letak Jasnya sambil bicara pada si sulung.
"Pamanmu dan Chris calon tunangan Zeyna sudah tiba......"
Caca kembali menutup pintu kamar mandi dari dalam agar suara putranya yang terdengar menyeramkan tak sampai di dengar David,apalagi Christian.
"apakah Daddy ingin masuk berita karna memiliki putra pembunuh sepupunya sendiri?"
Gemercik air dari dalam bak mandi bertanda anaknya itu telah berdiri keluar dari sana dan suara datar Deuz melenyapkan senyum Leon,pria itu telah membangunkan anak singa yang kelaparan rupanya.
"hey.....tenanglah.....,Dad hanya bercanda,yang saat ini kami harapkan adalah Zeyna harus tahu jika dirinya memiliki orangtua kandung dan kamu harus terima keputusannya ,paham kan maksud Daddy?"
"keputusan Zeyna?" tanya Deus dengan bingung lalu tak menunggu jawaban pun ia paham bahwa sang ayah benar,jika esok lusa Zeyna mengetahui dirinya siapa dan juga mengetahui alasan ia berada di keluarga napoleon,tentu gadis itu punya hak untuk mengambil keputusan.
"berjanjilah.....,hadapi ini semua dengan kepala dingin dan penuh perasaan,Dad sesungguhnya ingin Zeyna mencintaimu dulu baru kamu melakukan apapun yang selama ini sudah menjadi hakmu,tapi sekarang sudah terlambat.....,hari ini Mom dan Dad akan ke Dubai...."
"jangan dulu....ini menyakitkan jika Dad dan mom tidak ada di saat Zeyna mengetahui bahwa dirinya bukan adik kami....."
"hei....bukankah ini yang kamu inginkan?"
"tapi Dad dan mom harus di sini untuk menjelaskan secara langsung,aku tak bisa mengatakan semuanya Dad....."
"sekarang kamu bisa takut juga bukan?"
"ya.....,aku takut Zeyna memilih pergi dariku Dad...."
"maka dari itu kami harus ke Dubai untuk garis merah yang selama ini telah kamu ungkap,karna tak sabaran" Leon berjongkok mengusap kepala putranya yang terduduk di bawah shower,lalu berbisik pelan.
Deuz
"Pastikan sebelum kami kembali,Zeyna telah jatuh cinta padamu" kata Daddy
Leon tak mendapat jawaban,dan ia berdiri sambil bicara parau.
__ADS_1
"Buat apa kamu selalu menang di gurun pasir saat perang,jika kamu sama saja dengan adikmu yang bisa menaklukkan semudera sebagai Perenang tercepat jika kalian tak bisa konsisten sebagai pria sejati"
"ini masalah perasaan Dad,stop!"
Deuz kesal jika dirinya dan Zeus selalu di ejek bukan laki-laki sejati oleh ayah mereka sendiri yang kembali mengejek sambil melangkah keluar kamar mandi.
"Dad akan sungguh-sungguh mengirim Zeyna jauh darimu jika terjadi sesuatu sebelum kau bawa dirinya di atas Altar pernikahan!" Leon pura-pura tak berbalik dan pergi begitu saja tak peduli pada sosok putranya yang duduk basah kuyub.
"Dad.....hentikan....,sayang kemarilah....biar mom mengeringkan tubuhmu"
Caca meraih lengan putranya yang telah berdiri dengan tatapan penuh amarah pada suaminya yang berbalik mengamati raut kesal Deuz,persis seperti dirinya batin Leon yang terkekeh.
"Mom.....,biarkan aku sendirian dulu"
Caca tak tega tapi jika putranya telah begini maka ia harus mundur,sebelum pergi Caca mengecup puncak kepala Deuz yang hanya terdiam.
"maafkan mommy nak,Zeyna memang milikmu,tapi perlakukan dia sewajarnya mulai sekarang...."
"mom merestuiku kan?"
"tentu saja,tapi kamu lebih tahu dahulu saat baru lahir Zeyna adalah bayi prematur yang mengalami kelainan pada mentalnya,jadi mom dan Dad harap tidak sia-sia kami membesarkannya dengan penuh hati-hati demi kebahagiaan kamu...."
"tidak!!,ini dress mahal dan kami harus pergi beberapa menit lagi,dasar anak nakal....!"
Caca berlalu setelah sekali lagi mengecup pipi putranya yang kesal "mommy jangan mencium pipiku,please aku sudah dewasa"
Caca terkekeh di balik pintu dan berteriak menggoda putranya
"kalian masih tetap Baby Deuz dan My Zeus yang lucu!!!"
David dan Leon terbahak-bahak saat raut wajah Zeus bersemu merah mendengar candaan Caca pada kedua putranya yang gengsi jika masih di katai baby yang lucu.
"mom.....dan Dad,stop!" Kedua orangtua itu tersenyum pamit pada Zeus dan akan di antar David ke airport siang ini sambil membicarakan sesuatu hal yang penting. saat Leon akan keluar dari pintu kantor,ia kembali ke arah sofa di mana Zeyna tertidur pulas setelah mendengar cerita Chris.
"Zeus......jaga adik dan kakakmu,berjanjilah jangan membuat ulah sampai Paman Luis tiba bersama kami"
__ADS_1
"oke Dad,selalu hubungi kami ya,untuk membujuk Zeyna,nanti saat dia bangun pasti akan mencari mom dan Dad...."
"Deuz Yang akan mengatasinya,gadis yang malang.....tentu kami ingin sekali mengajaknya jika saja dia tidak sedang dalam misi pencarian...."
Zeus melihat kasih sayang ayahnya sungguh luar biasa untuk Zeyna,pria paruh baya namun masih awet dan tampan itu bergantian dengan sang ibunda mengecup kedua pipi dan kening gadis nakal mereka.ada rasa haru terlintas di kedua mata tajam sang Ayah,karna baru kali ini ia tak mengajak Putri kandung dari Luis itu berlibur,keduanya sedang serius mencari keberadaan Luis yang di kabarkan hilang kontak di Dubai.
๐๐๐
Zeus menatap Chris yang sedang sibuk dengan buku bacaan,lalu Zeyna yang tidur pulas tak tahu tempat,setelah memastikan dari paman David bahwa Kedua orangtunya telah naik pesawat 1 jam yang lalu Zeus membangunkan Zeyna agar pindah ke kamar,karna Chris malah asik dengan buku bacaannya di sofa lain,hal itu kebiasaan sejak kecil sepupunya yang satu ini,setiap kali mendapat waktu luang ia akan ke kantor atau ke kamar Zeus untuk membaca.Chris adalah aktor muda yang terkenal sebagai penulis lirik,namun di balik senyum manisnya itu tersembunyi sosok iblisnya mengikuti jejak Deuz dan Zeus,sosok Chris mewarisi kecantikan ibunya yang keturunan Asia yaitu Mami Ariana,dan sikap manis Ayahnya David,tak lupa ia memiliki adik kembar perempuan yang cantik dan berperilaku unik,
Christofel(anak David dan Ariana)
Anabella dan Andrea Lee(adik kembar Chris)
Rui dan Riu (anak Deviz dan Riana)
"Bagaimana dengan syutingmu kemarin?"
Zeus mencairkan suasana dengan bertanya agar pria kurus itu tak hanya bisu terbuai dalam buku bacaannya.
"melelahkan apalagi beberapa kali aku harus ke Korea"
"bagaimana dengan Anabella? tadi siang aku sudah bertemu Andrea tapi ada yang aneh dengannya"
"tentu saja seperti biasa dia sungguh berisik dengan group bandnya,apalagi jika saja dia tahu bahwa kamu telah kembali,kalau Andrea sedang fokus pada penelitiannya dan tak ingin siapapun tahu bahwa dia adalah keluarga kita"
"ha ha....bagaimana jika kamu info saja pada Anabella bahwa aku sudah kembali?,ya benar sekali...dan Andrea sangat aneh sampai memanggilku Tuan tadi"
"aku tak ingin Starla dalam masalah jika Bella sudah bersekutu dengan Zeyna....dari dulu kita tahu sendiri bahwa mereka tak ingin berbagi dirimu dengan siapapun....,kecuali si cuek Andrea yang sangat susah di tebak malah pura-pura jadi gadis miskin"
__ADS_1
"Starla saat ini sedang di Indonesia.....masih beberapa hari baru dia akan kemari....,aku sedang mendiskusikan less privat Zeyna pada Andrea tadi agar sesekali di jadwalkan di saat di kantor agar aku mengawasinya,dan ternyata di luar rumah namanya sebagai Lily ya?"
Christofel sudah mulai membayangkan jika meja belajar akan kacau jika adik perempuannya bernama Anabella bermain bersama Zeyna.namun adiknya itu sekarang sedang mendapat hukuman diam di rumah karna ulahnya yang sering ngumpul di luar bersama group band Abal-abalnya,sedangkan adik yang satunya lagi sibuk dengan penelitiannya melalui tumbuh kembang Zeyna.di mana kedua anak kembar itu memiliki kepribadian dan hobby yang bertolak belakang,Bella yang feminim dan cerewet adalah seorang pemain drum dan menguasai beberapa musik,tapi terlalu santai,sedangkan Andrea gadis jenius namun keras kepala dan tamboy hampir menyelesaikan kuliah kedokteran spesialisnya.lalu sepupu kembar mereka anak dari Bibi Riana dan Paman Deviz yaitu Rui dan Riu sibuk mengikuti wajib militer di Korea atas kesepakatan keluarga besar,karna kedua kembar itu sangat membangkang dan tidak patuh kecuali pada Nenek dan kakek mereka tidak lain adalah Victoria dan Harry orangtua dari Bibi Casandra.dan ini adalah sepenggal garis merah keturunan Bessan keluarga Napoleon.