
"wah enak sekali nih masakan para wanita"seru elang.di senyumin semua yg ada disitu
"ayuk makan"ajak zahra kepada semuanya.
"ohya tin kapan kamu menikah?"tanya zahra yg inggin tau yustin menikah dengan siapa.
semua menatap zahra dengan heran
"kenapa?"zahra yg ditatap pun menatap balik
"gkpp sayang,yustin ditanya istriku kapan menikah"seru elang yg mengedipkan mata kepada yustin.
'siala lu lan'maki yusti dalam hati
vahira yg sedari tadi melihat itu hanya diam tetapi pas elang mengedipkan matanya kepada yusti dia langsung tersenyum lebar kara baginya itu lucu luput dari perhatian rayen melihat vahira tersenyum pun dia langsung tersenyum menatap wajah cantik vahira.
"secepatnya za"yustin tersenyum kepada semua orang.
uhk
uhk
uhk
__ADS_1
adindan tersedak mendengar yustin bicara bahwa dia akan menikan itu membuat hati adinda tergores.
"hati" din kok kamu bisa nyelek gitu"vahira mengembil minum dan memberikan kepada adinda.
yustin melihatnya tersenyum kecil dia tau adinda pasti cemburu dan dia mau memanas"i adinda.
"gkpp kok va aku aja yg makan gk hati"adinda mengeleng memberitau bahawa dirinya tidakapa".
'kenapa hatiku sakit sekali mendengar dia akan menikah ya allah jika engkau menjadikanny sebagai suamiku aku akan bersyukur jika tidak pasti engkau akan memberikan yg terbaik'batin adinda
setelah makan mereka ke pantai.
yustin merencanakan sesuatu di pantai dan dibantu kedua sahabatnya dan juga pesuru mereka.
"sudah pak"seru orng yg ditelfon
sedangkan vahira dan juga adinda ke kedai penjual makanan,zahra dan juga elang sedang romantis bersama elang memilih untuk membawa zahra ke toko perlengkapan bayi yg sedang di kandung oleh zahra.
awalnya zahra tidak tau akan yustin melamar adinda zahra sempat kaget diberitau suaminya tetapi elang meminta zahra supaya merahasiakannya.
zahra mengajak adinda dan vahira ke pantai awlnya mereka menolak karna zahra sedang hamil mereka tidak tau kalau elang dan lainya mempersiapkan semuanya.
"loh kok sepi sih mana mereka"zahra menarik tangan vahira untuk bersembunyi.
__ADS_1
"ini lagi kok ada pantainya dihiasi segala"bingung adinda sedari tadi mencari kedua sahabatnya.
tiba-tiba lampu menyala dengan terang ada beberapa kelopak mawar di pasir dengan bentiluk love yg tengahnya di hiasi lilin,adinda lahet apa yg terjadi lalu ada yg mendekat yg menggunakan set kemeja dan menghampiri adinda.
"bagai bintang menyinari bumi sebagai enkau menyinar hati kau pujaan hati yg ada dihati sajak dulu sekarang nanti dan selamanya,adinda maukah kau menikah denganku, menjadi ibu dari anak-anakku nanti?"yustin menghampiri adinda memegang tangannya,dirinya berjongkok.
adinda bagitu terkejut apa yg dilakukan yustin.
"aku mau"seru adinda disertai tepuk tanggan dari teman-temanya,yustin mendapatkan lampu hijau pun menyematkan cicinnya kpn jari adinda.
"jado kalian merencanaka ini semua"diangguki semua orng.
"jadi kapan kalian menikah"tanya rayen kepada mereka.
"secepatnya"senyum yustin kpn adinda.
"cie sahabatku nih mau nikah,jadi va kapan nyusul kita"cekikikmereka berdua yg dipanggi cemberut tak luput dari rayen memperhatikan muka vahira yg cemberut akibat kedua temanya itu.
'cantiknya meski wajahmu seperti itu cantik sekali ingginku memelukmu dan menciummu...ahhh kenapa aku sampai kepikiran itu sih'geleng rayen yg bicara dlm hati.
semua menujuke restoran untuk merayakan hari bahagia ini.
hai semua gomana yg ini penasaran ya yuk lanjutt
__ADS_1