Diary Vahira

Diary Vahira
Diary vahira


__ADS_3

"gimana Ray yustin udah ada nih sekarang tinggal lu aja nih"goda elang yustin tertawa akibat biasanya godaan elang dilontarkan ke dia sekarang ke rayen.


"sama vahira saja ray dia juga sendiri"vahira melototi zahra dan menginjak kaki sahabatnya itu.


"adih knp di inhek si va,gimana pak rayen bersediahkah engkau dengan sahabat saya yg satu ini,meski di luar dia pendiam tapi didalam banyak tinggkah ya gk din hahah"tawa semua orang kecuali vahira yg di lontarkan itu.


'ya allah suami sama istri gk beda jauh'batin rayen.


"udah-udah jangan di goda terus mereka manding makan"bela adinda.


selepas makan yustin mengajak adinda untuk keluar.


"kamu suka"yustin menggandeng tangan adinda


"iya aku suka"senyum adinda.


"terimah kasih sudah menerimaku akan ku jaga engkau dengan sebaik-baiknya"yustin memegang kedua pundak adinda dengan menatap matanya,adinda mengganguk.


"gimana soal ayah aku,aku takut kalau dia gk setuju"sedih adinda


"kamu gk usah takut ada aku yg jagain kamu"yustin memegang erat tangan adinda supaya tidak usah takut.


yustin menangkup kedua pipi adinda wajah mereka bagitu dekat...


Cup


yustin menabrakan bibir ke bibir adinda dengan lembut adinda membelalakkan matanya yg mendapatkan ciuman dari seorang yg ia cintai...yustin memasuk ki mulut adinda dengan lembut,********** dengan penuh gairah adinda memejamkan mata merasahkan bibirnya di akses oleh yustin.


adinda mendorong dada yustin memberitau bahwa dia sudah gk tahan lagi ia inggin berbapas lagi.


ha

__ADS_1


ha


ha


akhirnya ciuman pun berhenti adinda menghirup udara sebanyak mungkin.


yustin menempelkan dahinya kepada dahi adinda...dia mengusap bibir adinda...pipi adinda beruba merah.


"ayuk kita kembali"ajak adinda menetralkan detak jantungya...yustin mengandeng tangan adinda.


<><><><><><><><><><><><><><><><>


di dalam kamar nenampakkankedua orng yng bru menyelesaikn kegiatan panas...zahra bersandar ke dada bidang suaminya.


"sayank cocok gk vahira dan rayen"tanya zahra yg tangannya ke dada suaminya


"iya aku tau vahira baik dia cocok untuk rayen tetapi apa mereka mempunyai perasaan kita gk bisa memaksa mereka"elang memejamkan matanya merasahkan tangan zahra membuatnya adik elang berdiri lagi tangan elang dijadikan bantal oleh zahra satunya dia letak kan ke perut zahra yg mulai membuncit.


"yah mulai lagi"elang menghelai napasnya.


"gk mau yaudah aku pergi sendiri saja ketemu mas penjual es pasti tampan"ancam zahra yg turun memakai baju


"jangan waiss istriku ini gemes deh"elang mencekal tangan istrinya dan mengigit pipinya yg begitu gemas.


"aww sakit tau,kenapa digigit sih"zahra mengusap pipinya yg digigit elang.


"soalnya gemas dh yaudah kamu disini dulu ya aku akan belikan awas aja kalau keluar,gk akan kubiarin akan ku makan lagi mau"ancam elang yg langsung keluar,zahra cuma mangguk saja.


vahira berjalan jalan dan duduk di sekitar villa,dia mencoba menelfon ibunya.


"assalamualaikum bu"sapa vahira

__ADS_1


"waalaikum salam nak,giamana kbarnya"ujar ibu


"alhamdulillah bu baik,ibu sendiri gimana,ohya bu gimana adik"


"ibu baik nih adek kamu sama ib"


"halo kaka ku"cengir lita


"gimana kabarnya,jangan nyusahin ibu loh"


"iya lita baik dan lita gk akan nyusahin ibu,kaka jangan lupa oleh-olehnya ya"minta lita


"iya adik kaka yg bawel,yaudah ya kaka pamit salam buat ibu assalamualaikum"pamit vahira yg ditutup olehnya


"waalaikum salam"


/^/^/^/^/^/^/^/^/^/^/^/^/^/^/^/^


suara burung berkicau ketiga gadis itu bersiap untuk pulang


"ohya udah dimasukkan ke dalam mobil kan"ujar elang dianggukin semua orang.


"ohya lang aku bawa mobil sendiri aku sama adinda"kata yustin


"ohiya terus rayen sama lu giaman"tanya elang yg meletakkan barang bawahanya.


"aku bawa sendiri,ohya va kamu sama aku saja"rayen menggandeng koper milik vahira.


"ehkmm...ehkmm iya deh kalau gitu hati"ya ray jangan di nabrak kasihan loh vahira jangan di culik ya"goda elang menepuk bahu rayen.


ayu gais jangan lupa nonton lagi yaaa

__ADS_1


hehehe


__ADS_2