Diary Vahira

Diary Vahira
Diary vahira


__ADS_3

Didalam mobil rayen


hening


keduanya diam dalam mobil tampa bicara


"ah iya kamu mau mampir dulu untuk makan"tanya rayen memecah keheningan


"ehm...aku mau pulang saja mas"unjar vahira dengan senyum.


rayen menghentikan mobilnya dengan dadakan karana dia baru saja di panggil dengan sebutan'mas'dia melongo.


"ah kenapa mas kanapa gkpp kan"khawatir karna mobilnya berhenti dadakan


"ah i-iya gkpp tadi kamu ngomong apa"gugup rayen.


"kenapa mas kok berhenti mendadak"ulang vahira.


"kamu manggil m-mas"vahira bingung dengan sikap rayen emang ada yg salah dengan kata"ny


"emangnya knp gk boleh ya ehm.. yaudah aku mangil...:ucapan vahira dipotong dengan rayen.


"ah tidakapa kok aku malas suka tapi kenapa pangil mas"


"ya gkpp kan mas rayen lebih tua dari saya"


"saya tua-tua gini masih gantengloh"dijawab tawa oleh vahira.


"eh gk percaya sama saya,saya ini saudaranya lee min ho loh"


"iya deh iya"vahira masih tertawa atas kelucuan rayen.


setelah berjam-jam akhirnya samai rumah vahira.

__ADS_1


"kamu mau masuk dulu"tawar vahira yg akan segerah turun.


"apa tidakapa-apa"tanya rayen sedikit kikuk.vahira mengganguk.


"yaudah ayuk"akhirnya rayen iku turun.


"assalamualaikum,kok gk ada orang ya"vahira melangkah masuk dan mengetok pintu.


"apa ibu kamu pergi"vahira mengedikkan bahunya tanda dia tidak tau.


"nak vahira ha...ha..ha"pak rt memanggil vahira dengan suara ngosgosan.


"pak rt knp kok lari-lari"tanya vahira yg melihat pak rtnya dengan raut wajah yg gk enak.


"ibu nak vahira di rumah sakit,dan di bawa ke rumah sakit terdekat"mendengar itu vahira kaget dan langsung berlari kerumah sakit diikuti rayen dan pak rt.


sesampai di rumah sakit vahira menuju ibunya yg dirawat.


"ibu ibu gkpp kan"vahira melihat ibunya terbaring tidak berdaya.dia melihat lita adeknya sedari tadi nangis terseduh-seduh.


"iya bu va ada disini ibu mau apa"tanya vahira sembari menggosok tangan ibunya.


"va ibu mau satu dari kamu menikahlah nak dan jaga adekmu"ibu vahira mengenggam tangan vahira.


"ibu va tidak punya bua''sedih vahira.


"saya yg akan menikahi putri ada"


tiba-tiba ada suara orng sedari tadi melihat itu.


vahira menoleh asal suara itu.


"ma-mas ra...rayen kamu kok ada disini,dan kenapa kamu mau menikahi ku"tanya vahira disenyumi oleh rayen.

__ADS_1


"karna saya cinta sama kamu va,saya cinta dan saya sudah cinta sama kamu sejak hari itu,dari dimana kamu ke masjid,entah kenapa hati saya berdebar setiap melihatmu...dan setiap sepertiga malam pun saya meminta supaya jodoh saya didekatkan oleh allah...allah mengabulkan permintaanku,dan tertulis nama yg didepanya 'V' itulah alasan saya"rayen menjelaskan setiapnya.


"alhamdulillah...ibu senang rasanya,va ibu rasa kamu harus menerimahnya...ibu melihat bahwa anak itu bersungguh-sungguh tolonglah va ibu gk bisa lama"berbagai rayuan itu vahira menerima lamaran rayen.


"baiklah va menerimanya"dengan hati-hati vahira mengucapkanya.


"alhamdulillah terimah kasih nak...dan nak rayen ibu harap engkau menjadi iman yg baik buat anak ibu sayangi dia dan cintai dia...ibu harap va bisa menerimah nak rayen sebagai suami...jalankan tugas yg baik sebagai istri... ibu harap kalian akan menjadi suami istri seterusnya sampai mau memisahkan kalian"tutur ibu vahira kepada vahira dan rayen.


pak rt memanggil penghulu sedangkan rayen mehubungi ibunya.


dengan rayen yg sudah menghubungi ibunya dan mendapat restu juga dan pak penghulu sudah datang


dengan tarikan nafas rayen mengucapkan ijab kabul dan para dokter dan suster pun menyaksikan acara haru itu.SAH dengan itu dinyatakan bahwa kedua orang itu sudah menjadi suami istri.


rayen mengulurkan tanganya dan diambil oleh vahira setelah itu rayen memegang kedua pipi vahira yg menandakan keduanya bertatap mata rayen mengecup kening vahira dengan lembut.


suara ibu vahira terengah-engah membuat semua orang kepanika dokter memeriksa dan dinyatakan innalillahi wainnalilahirojiun itu membuat vahira menangis.


"ibu ibu bangun ibu gk boleh tinggalin va sama lita ibu bangun ibua"va mengoyangkan badan ibunya.melihat itu mebuat rayen terisir karna melihat istrinya menangis dia mengampiri va dan memegang pundaknya.


"va ibu sudah tenang disama kamu harus ikhlas"iya memeluk va yg sudah menjadi istrinya dia mengusap kelapa va dengan lembut.


vahira semakin menjadi-jadi dia membalas pelukan suaminya.


"kenapa...kenapa ini tidak adil pertama ayah va diambil dmsekarang ibu va hati va sakit...kenapa hiks..hiks..hiks"


"ibu sedang tenang disana"jenaza ibu va dimakamkan semua orang datang termaksud ibu rayen.


"sayang kamu gk usah sedih masih ada mama...mama akan menjaga kalian mama janji akan mencintai kalian"mama rayen memeluk lita dan vahira iya sudah tau semua...rayen menjelskan semuanya pada mamanya dengan senang hati mamanya menerima vahira dan lita.


"terimah kasih mama sudah menerima va dan lita,terutama menerima va menjadi menantu mama"mama rayen mengganguk.


sahabat vahira berdatangan dia turut berduka.

__ADS_1


mau kisah selanjutnya jangan lupa like dulu


__ADS_2