Diary Vahira

Diary Vahira
Diary vahira


__ADS_3

sesuai janjinya rayen mengantarkan bundanya ke pasar.


"bun ayu kita berangkat keburu kesiangan"teriak rayen.


"iya bentar"teriak bunda yng menjawab ucapan ray.


1menit.


"nah udah semua ayu"datang bunda yng menghampiri ray.rayen dan bundanya akan kepasar katanya bundanya mau bikin brownis mangkanya bundanya kepasar untuk belanja adonan brownis.


"bunda aku disitu ya"tunjuk rayen ke bangku yng kosong.


"oh iya tunggu ya"sambil menunggu bundanya rayen mengecek hp ada notif dari teman2nya.


📩elang:oy.


yustin:paan dah nih boca.


📩elang:hhh gkpp gabut biasa.


yustin:yaelah,ngomong aja kalau lu mau ngumbar kemersaan lu.


📩elang:hhhh tau aja lu saodah.


yustin:ya iyalah terus mau apalagi kalau tujuan lu gitu marpuah.


📩elang:mangkanya buru nikah woi. jangan lu anak orang gantung,kalau ada tarik aja.


yustin:kira anak orang layangan main tarik aja lu.


📩elang:hhhh,ni mana lagi jamila.


yustin:entahlah.


📨waalaikum'salam,ada apa lu berdua nyari gue kangen lu.


📩elang:haha iy lupa maap assalamualaikum.

__ADS_1


yustin:assalamualaikum jamila dari mana aja lu.


📨lagi nganterin bunda ke pasar gue.


📩yustin:oh pantesan.


elang:pantesan apa.


📩yustin:ya lama bege.


elang:eh ngomong2 lu kan masih cinta sama adinda,yaudah sama dia aja noh.


📩yustin:yaelah lu mah gk usah di pikirin lagi.


📨emang kamu masih cinta sama dia tin.


📩yustin:cinta sih cinta tapi gue takut kalau dia nolak gue.


elang:hhhh kasian sono ke mak mintak diulapin air mata lu biar gk kebanjiran rumah lu hhhh.


📨udah2 kalian ini kok,coba aja tin.


selesai dari chattingan sama teman2nya rayen melihat kearah kiri dia nampak kenal dengan perempuan yng sedang bersama anak kecil.


'tidak mungkinkah dia apakah dia'batin rayen.


"hai ayu kok malah bengong"lambai tangan bunda ke wajahku.


"ah..iya bun"rayen mengambil barang belanja dari tangan bundanya.


brukk.


aku melihat bunda ketabrak dengan seorang perempuan.


"maaf saya tidak sengaja"ujar bunda ke ibu itu.


"ah tidak apa2 bu"aku membantu ibu itu yng memberesi barang belanjaanya yng sedang berserakan.

__ADS_1


"ibu apa ibu tidak apa2"suara yng tiba2 datang.aku melihatnya.


"vahira"ujar aku.


"rayen,kok kamu disini"


"loh kalian saling kenal"ujar bunda ku.


"iya bun,bun kenalin ini vahira"kukenalkan vahira kepada bundku.


"assalamualaikum tante".


"waalaikum'salam,kamu cantik sekali"


"ohya tante,ray ini ibu aku"vahira memperkenalkan ibunya kepada kita.


bunda berjabat tangan.


"maaf ya bu saua tidak sengaja"


"tidak apa2 bu yaudah saya permisi dulu y assalamualaikum"senyum ibu vahira kepadaku dan bunda ku jawab dengan angukan.


"waalaikum'salam"kompak aku dan bunda.aku menatap vahira dan ibunya mulai menjauh aku tersenyum.


"kayaknya kamu cinta dia ya"tebak bundaku aku kaget yng diucapkan bundaku.


"enggak bun apaansih"elak aku.


"bunda setuju anaknya baik dia sayng sama ibunya bunda sudah menebak dari sorot mukanya dia gadis baik2,dan juga bunda kayaknya mennyayanginya entah kenapa"jelas bunda yng panjang lebar.


"bun udah yu pulang:aku menggalihkan pembicaraan.


"calon menantu"celtus bunda.


"bun,udah ah mau pulang"bunda tertawa sedangkan ray masih cemberut.


mau tau kisah selanjutnya yuk dukung diary vahira.sampai ketemu berikutnya bye bye.

__ADS_1


assalamualaikum.


__ADS_2