Dijodohkan Dengan Sepupu Sendiri

Dijodohkan Dengan Sepupu Sendiri
eps 14


__ADS_3

" tidak bisa, aku tidak bisa diam di sini saja, aku harus menemui nurul" ucapnya sambil berdiri dan mengemas beberapa bajunya untuk ia bawa pulang, ryan berniat pulang sebentar untuk mengetahui keadaan nurul, juga ia tidak lupa mengganti nomornya supaya bisa menghubungi wanitanya itu.


Nurul dan daus saat ini sedang berada di supermarket, mereka membeli beberapa keperluan rumah tangga.


" sayang beli ini boleh?" nurul sambil memegang cemilan dan mie instan bertanya kepada suaminya


" Noo" daus menjawab dengan menggelengkan kepalanya serta langsung meletakkan barang tersebut ke tempat asalnya


" ih kenapa, kan enak buat nyemil di rumah" dengan kesal wanita itu menjawab ketus suaminya


" tidak boleh" sahut lelaki itu dengan tegas


" pleasee...sedikit deh ya sayang, boleh?" nurul sambil mengatupkan kedua tangannya memohon kepada daus


" tidak boleh" kekeh daus


" dokter muhammad firdaus aku benci kamu!" ucap nurul dengan suara lantang dan dengan tatapan tajam kepada suaminya serta menyebut lengkap nama daus saking kesalnya ia dengan suaminya itu, dan sambil berjalan kedepan


Daus hanya mengernyitkan dahinya melihat istri kecilnya yang terlihat marah, dan ia juga kesal dengan istrinya itu yang menyebutnya dengan nama lengkap, lalu kemudian ia berjalan menyusul wanitanya yang berjalan lebih dulu


" hei kenapa panggil suaminya begitu?" tanya daus sambil berjalan di samping nurul

__ADS_1


" biarin, abisnya ngeselin mau beli cemilan aja di larang" sahut wanita itu dengan ketus


" ya udah boleh beli, tapi sedikit aja, dan jangan pernah panggil suaminya begitu lagi oke" sambil memegang tangan wanitanya supaya berhenti dulu


" oke" nurul langsung menjawab dengan tersenyum


" maaf ya sayang, janji ga panggil begitu lagi" sahutnya lagi sambil bergelayut di lengan suaminya


" pinter" jawab daus sambil mengelus kepala wanitanya yang berbalut hijab


" makasih ya sayang" sambil mengecup pipi suaminya


" sayang nakal banget si, ini di tempat umum, kalo mau nakal nanti di rumah aja, biar kita bisa sepuasnya" tegur daus dengan sedikit menggoda istrinya


Sedangkan yang di goda hanya nyengir tanpa merasa malu


****


Malam hari


Nurul dan daus sedang santai berdua sambil rebahan di atas kasur, dengan nurul yang bersandar di dada bidang suaminya sambil melihat suaminya yang terlihat sibuk dengan laptop di atas pahanya. Tiba-tiba terdengar dering ponsel yang berada di atas nakas, berasal dari hp nurul. Nurul mengernyitkan dahinya karena nomor yang tidak dikenal menelponnya malam-malam begini

__ADS_1


" halo siapa ini?" nurul memutuskan untuk menjawab telpon tersebut dan bertanya siapa gerangan orang tersebut


" halo nurul, ini aku ryan, kenapa nomorku di blok rul?" tanya ryan yang di seberang dengan to the point


Nurul membelalakkan matanya terkejut setelah tau siapa yang menghubungi malam², ternyata seseorang yang pernah ada di hatinya, seseorang yang pernah singgah di hidupnya.


Daus yang melihat keanehan tingkah istrinya memutuskan untuk bertanya


" siapa yang telepon sayang?" tanyanya dengan nada pelan


" teman semasa sekolah dulu yank" jawab wanita itu dengan berbohong, dan daus pun percaya saja dengan ucapan istrinya itu


Nurul turun dari ranjang dan memilih berbicara di luar


" halo rul, kamu masih disana?" tanya ryan karena tidak ada jawaban dari lawan bicaranya


" iya kak masih, kenapa kakak nelpon"


" aku hanya ingin tanya kenapa nomorku di blokir?"


" ga papa kak, aku hanya ingin melupakan kaka" jawab nurul berterus terang

__ADS_1


__ADS_2