
Tanpa di duga daus mengecup singkat bibir istrinya, nurul masih diam mencerna semua perlakuan suaminya itu yang sangat tiba-tiba.
" ini kecupan singkat dariku, bersiaplah untuk ciuman yg lebih dalam nanti malam sayang" ucap daus sambil membelai bibir istrinya
" ka, tidak bisakah kita melakukan itu nanti saja?" tanya nurul setelah semua yg terjadi padanya beberapa menit lalu
" sekarang atau nanti sama saja sayang, bukan kah kita tetap akan melakukan itu bukan?" jawab daus
" tapi aku takut kak, aku juga belum siap" sahut nurul dengan menundukkan kepalanya
" hei lihat aku sayang" ujar daus sambil menuntun nurul melihatnya
" bukan kah ini sudah kita bicarakan? sayang aku ini suamimu, pasti aku akan melakukannya dengan lembut, kamu tau kan dosa jika menolak keinginan suami mu ini" biar lah daus dibilang egois karena terlalu menuntut itu dengan istrinya, jujur saja daus ingin mengikat nurul dengan secepatnya hamil, supaya istrinya yg masih labil itu tetap disisinya. Sebenarnya daus mengetahui hubungan nurul dan ryan, saat itu dia tidak sengaja melihat nurul dan ryan duduk berdua di taman.
Hal itu sedikit mengusik pikiran daus, ia khawatir istrinya itu lebih memilih masa lalunya daripada suaminya, apalagi kan mereka menikah karena di jodohkan, karena menurutnya sejauh ini hanya dia yang mempunyai perasaan. Jadi lelaki itu bertekad untuk membuat istrinya segera hamil agar wanitanya tidak berani meninggalkannya.
" ya sudah aku bersih-bersih dulu ya kak" ujar nurul sambil mengambil handuknya
__ADS_1
" mau mandi bareng?" tanya daus menggoda istrinya
" apaan si kak... ga, aku mandi sendiri aja" jawab wanita itu dengan sedikit salah tingkah
" sunah lo sayang mandi berdua" sahut daus lagi
" ga, nanti aja mandi berduanya, sekarang mandinya gantian dulu" jawab nurul malu sembari berlari ke kamar mandi
" lucu banget sih sayang tingkah kamu" gumam daus sambil tertawa
Setelah mereka selesai mandi dan sholat isya berjamaah, mereka mengisi perut dulu karena satupun di antara mereka hanya makan siang tadi saja. Mereka makan sambil mengobrol jdi suasananya terlihat harmonis.
" sholat? sholat apa kak?" tanya wanitanya yang tidak paham maksudnya
" kita sholat sunah dulu sebelum melakukan hubungan suami istri" jawab daus
" kak..kakak serius ingin melakukannya malam ini?"
__ADS_1
" iya" jawab daus singkat
" tapi aku capek kak, seharian lo kita di pelaminan" nurul mencoba mencari alasan sambil mengayun-ayunkan tangan suaminya mencoba untuk membujuk daus.
" ini pahala buat kita sayang, apalagi buat kamu karena sudah menyenangkan suaminya, itu pahala besar"
" ayo kita wudhu dulu" ujar lelaki itu
Nurul terpaksa menurut saja, karena membantahpun percuma suaminya itu akan tetap melakukannya. Ia hanya bisa pasrah menyerahkan dirinya malam ini, dan mencoba ikhlas.
Setelah selesai sholat sunah 2 rakaat, daus membalikkan badannya menghadap istrinya, dan mengulurkan tangannya untuk di cium istrinya, lalu dia mencium kening istrinya, dan dia melepaskan mukena nurul, wanita itu hanya diam dengan degup jantung yg berdebar menantikan kelanjutan dari suaminya.
Lelaki itu menuntun istrinya ke atas ranjang mereka
" sayang jangan gugup, aku akan melakukannya dengan lembut dan perlahan" lelaki itu bersuara menenangkan istrinya
Nurul hanya bisa menganggukkan kepalanya menjawab perkataan suaminya
__ADS_1
Terlebih dahulu daus membacakan doa sebelum memulai hubungan mereka, dengan harapan mereka segera di beri keturunan yang sholeh ataupun sholehah.