Dijodohkan Dengan Sepupu Sendiri

Dijodohkan Dengan Sepupu Sendiri
D-day


__ADS_3

Hari berganti hari, dan minggu berganti minggu tepat hari ini pernikahan nurul dan daus berlangsung. Semua sanak saudara keluarga berkumpul untuk menyaksikan pernikahan mereka, sesuai permintaan nurul pernikahan mereka hanya di hadiri oleh keluarga besar, tidak ada satu orang pun dari luar yg menghadiri pernikahannya.


Akad nikah mereka berjalan dengan khidmat dan lancar satu jam yg lalu, walaupun tadi daus sempat gugup dan nervous tapi pada akhirnya dia berhasil mengucapkannya dengan lantang.


" ciee yang udah sah" ledek ayah daus alias mertua nurul sambil terkekeh, sontak membuat kedua mempelai tersipu malu


" karena acaranya sudah selesai kami pulang dulu ya sayang" ujar mama sanah kepada anak dan menantunya


" kalau begitu nurul ikut mama juga deh pulang ya"


" tidak bisa sayang, kamu kan sudah punya suami, berarti kamu pulang ke rumah suami kamu sayang" jawab mama sanah


" tapi ma.." gadis itu ingin protes tapi langsung di sela mamanya

__ADS_1


" tidak ada tapi tapian, kamu itu sekarang sudah jadi istri, pesan mama kamu jangan membantah apa kata suami turuti kemauan suami kamu, ingat itu" ucap mama riska memberi petuah kepada anaknya yang bisa dibilang masih belum dewasa itu


" nah dengar itu sayang kata mama" ujar daus menyaut pembicaraan mereka sambil merangkul wanita yg sudah sah menjadi istrinya itu.


" apaan si kak" sahut nurul dengan cemberut


" ya sudah mama dan abah hati-hati di jalan ya, mama tenang aja daus akan menjaga nurul" ujar daus


" baiklah.. mama titip anak bungsu mama ini ya bimbing dia agar menjadi istri yg sholehah dan sayangi dia terus" mama riska sebenarnya sedih melepas anak bungsunya itu, apalagi nurul masih belum terlalu dewasa untuk membina rumah tangga, tapi mau bagaimana lagi, menurutnya itu jalan terbaik untuk kehidupan anaknya nanti.


Setelah mama sanah dan keluarga yg lain pulang, daus dan nurul juga pulang kerumah pribadi lelaki itu, yaa daus sudah punya rumah sendiri yg cukup mewah, tapi rumah itu tidak pernah dia tinggali lagi setelah berpisah dengan mantan istrinya, ia lebih memilih tinggal dengan orangtuanya.


Karena sekarang dia sudah menikah lagi, jadi dia menyuruh orang membersihkan rumah itu untuk mereka tinggali, bahkan dia sedikit merenovasinya untuk kenyamanan istrinya itu.

__ADS_1


" Selamat datang di rumah kita sayang" ucap daus dengan tersenyum sambil membuka pintu utama, dan sudah ia putuskan mulai sekarang ia akan memanggil istrinya itu dengan sebutan 'sayang'.


Nurul hanya diam dan tersenyum menanggapi suaminya itu


" kaka panggil aku sayang?" tanya nurul dengan tersenyum lucu


" iya, emang kenapa sayaang?" ujar daus sambim memegang pipi wanitanya


" emang kaka ga canggung gitu, kan kita di jodohin" sahut nurul


Sebenarnya nurul sudah mulai nyaman dengan daus, dan dia juga suka dengan panggilan sayang itu, hanya saja dia malu mengakuinya.


" ga canggung tuh, emang kenapa klo kita di jodohin? lagi pula aku suka di jodohin sama kamu" ujar daus dengan mencubit manis hidung istrinya

__ADS_1


Perlakuan kecil seperti itu berhasil membuat detak jantung nurul berpacu dengan cepat, dia merasa di sayang jika bersama dengan lelaki itu.


__ADS_2